31 C
Jakarta
Monday, October 12, 2026
spot_img

Kebakaran Hebat Melanda Lahan di Tol Palembang–Indralaya, HK Pastikan Tol Aman Dilintasi Meski Api Dekat Badan Jalan

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda area dekat KM 06+200 jalur B Tol Palembang-Indralaya (Palindra), Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Sabtu (10/10/2026) malam.

Api mulai terlihat sekitar pukul 20.25 WIB dan menghasilkan kobaran besar serta asap tebal. Kobaran api melalap pepohonan dan rerumputan kering yang hanya berjarak sekitar 3 meter dari badan jalan tol, memicu kekhawatiran terhadap keselamatan pengguna jalan.

Tim gabungan diterjunkan untuk penanganan, terdiri dari Satgas Polres Ogan Ilir, Sat Lantas, personel Polsek Pemulutan, BKO Polda Sumsel, dan Manggala Agni. Kendaraan Armored Water Cannon (AWC) Sat Samapta Polres Ogan Ilir dikerahkan masuk melalui akses tol untuk melakukan penyemprotan langsung di titik api bersama tim darat.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H. memantau langsung proses pemadaman dari malam hingga pagi.

Kapolres menyampaikan api sudah berhasil dipadamkan total pagi ini dan tidak ada lagi titik api yang menyala.

“Alhamdulillah berkat kerja keras tim gabungan dari malam hingga pagi ini, karhutla di KM 06.200 B sudah padam total. Kita masih lakukan monitoring dan pendinginan untuk antisipasi api muncul kembali,” ujar AKBP Rizka Aprianti.

Polres Ogan Ilir mengimbau warga agar tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apapun.

Sementara itu, PT Hutama Karya (Persero) memastikan Jalan Tol Palembang-Indralaya (Tol Palindra) masih aman dilintasi di tengah kepungan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepala Regional Sumatra Bagian Selatan PT Hutama Karya (Persero), Arief Yeri Krisnanto, mengatakan sejauh ini kabut asap tidak mempengaruhi operasional jalan tol.

“Jalan Tol Palembang-Indralaya masih aman untuk dilalui,” ujarnya, Minggu (11/10/2026).

Untuk mengantisipasi potensi gangguan akibat karhutla di sekitar jalan tol, Hutama Karya terus menyampaikan imbauan kepada pengguna jalan melalui berbagai saluran informasi.

Imbauan tersebut disampaikan melalui media sosial, media luar ruang seperti spanduk dan variable message sign (VMS), serta pengeras suara atau public address di gerbang tol maupun tempat istirahat (rest area).

Arief menyampaikan, petugas pun selalu standby jika terdapat kebakaran hutan dan lahan di sekitar ruang milik jalan (ROW) tol bersangkutan, sembari bekerjasama dengan pihak kepolisian, BPBD, dan Damkar setempat.

Patroli karhutla akan terus digencarkan dan pelaku pembakaran akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku, mengingat karhutla dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan membahayakan keselamatan pengguna jalan tol.

Karhutla di Sumatera Selatan masih menjadi perhatian serius. Secara total, berdasarkan data Kamis, (8/10/2026) pukul 06.00 WIB, BPBD Sumsel mencatat sebanyak 3.311 titik panas atau hotspot di terdeteksi di wilayah tersebut.

Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi daerah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni mencapai 2.063 titik.

Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumatera Selatan, Sudirman, mengatakan data tersebut merupakan hasil pemantauan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Sumsel.

“Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Sumsel total ada 3.311 titik panas (hotspot) di wilayah Sumsel,” kata Sudirman, Jumat (9/10/2026).

Berdasarkan data BPBD Sumsel untuk periode 24 jam hingga Kamis pagi, sebaran titik panas di sejumlah kabupaten dan kota menunjukkan perbedaan yang cukup besar.

OKI berada di urutan pertama dengan 2.063 hotspot, disusul Musi Banyuasin dengan 643 titik.

Berikut sebaran hotspot yang dilaporkan BPBD Sumsel:

• Ogan Komering Ilir (OKI): 2.063 titik.
• Musi Banyuasin: 643 titik.
• Muara Enim: 200 titik.
• Banyuasin: 195 titik.
• Ogan Ilir: 88 titik.
• Ogan Komering Ulu (OKU) Timur: 63 titik.
• Musi Rawas Utara: 19 titik.
• Penukal Abab Lematang Ilir (PALI): 12 titik.
• Musi Rawas: 8 titik.
• Ogan Komering Ulu (OKU): 8 titik.
• Lahat: 5 titik.
• Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan: 5 titik.
• Kota Palembang: 2 titik.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles