{"id":3233,"date":"2026-04-27T23:37:18","date_gmt":"2026-04-27T23:37:18","guid":{"rendered":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233"},"modified":"2026-05-05T23:38:52","modified_gmt":"2026-05-05T23:38:52","slug":"mui-sebut-fenomena-wna-yang-menjadi-mualaf-di-karawang-meningkat-hingga-30-persen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233","title":{"rendered":"MUI Sebut Fenomena WNA yang Menjadi Mualaf di Karawang Meningkat Hingga 30 Persen"},"content":{"rendered":"<p><strong>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA<\/strong> &#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengungkapkan fenomena peningkatan jumlah mualaf dalam satu tahun terakhir, dengan sekitar 30 persen di antaranya merupakan warga negara asing (WNA) dari berbagai negara.<\/p>\n<p>Sekretaris I MUI Karawang, Yayan Sofian, menyampaikan bahwa tren perpindahan keyakinan ke Islam di wilayah tersebut tergolong tinggi. Hal ini terlihat dari rutin datangnya masyarakat yang ingin mengucapkan ikrar dua kalimat syahadat di kantor MUI setempat.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau setiap bulan, hampir selalu ada mualaf. Bahkan sering kali dalam seminggu ada dua sampai tiga mualaf yang datang ke kantor MUI Karawang untuk memohon bimbingan ikrar dua kalimat syahadat,&#8221; kata Yayan, Minggu (26\/4\/2026), dikutip Antara.<\/p>\n<p>Yayan menyebut, para mualaf berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pekerja, pengusaha, pejabat, hingga akademisi. Menariknya, tren ini tidak hanya didominasi warga lokal, tetapi juga warga negara asing (WNA).<\/p>\n<p>&#8220;Sekitar 30 persen mualaf yang berikrar masuk Islam di kantor MUI Karawang adalah warga negara asing. Mereka ada yang dari China, Jepang, Korea Selatan, dan Thailand. Selain itu, ada pula yang dari negara Eropa seperti dari Jerman dan Finlandia,&#8221; kata Yayan.<\/p>\n<p>Temuan ini juga diperkuat laporan sejumlah media yang menyebut meningkatnya jumlah WNA yang memeluk Islam di Karawang sebagai bagian dari tren globalisasi dan interaksi lintas budaya di kawasan industri tersebut.<\/p>\n<p>Motivasi para mualaf untuk memeluk Islam beragam. MUI Karawang mencatat beberapa faktor utama, di antaranya karena pernikahan, ketertarikan terhadap budaya Islam, hasil kajian pribadi, hingga pengalaman spiritual.<\/p>\n<p>Selain itu, ada pula yang mengaku tersentuh setelah mendengar azan atau mengikuti kegiatan keagamaan di lingkungan tempat tinggalnya.<\/p>\n<p>MUI menyambut positif fenomena ini dan terus memberikan pendampingan kepada para mualaf, baik dalam bentuk pembinaan keagamaan maupun bantuan administrasi seperti penerbitan sertifikat mualaf.<\/p>\n<p>Selama setahun terakhir, katanya, MUI Karawang mengeluarkan puluhan sertifikat masuk Islam atau sertifikat mualaf. Sedangkan sebelumnya paling banyak hanya 20-an sertifikat. Sertifikat ini yang bisa menjadi dasar untuk keperluan administrasi kependudukan.<\/p>\n<p>Bagi masyarakat yang ingin berikrar masuk Islam, MUI Karawang menetapkan sejumlah syarat. Syarat utama adalah kemantapan hati dan yakin. Kemudian fotokopi KTP\/KK, meterai, pas foto, dan surat pernyataan.<\/p>\n<p>Bagi yang masih di bawah umur, wajib menyertakan izin orang tua dan menghadirkan saksi. Setelah itu, ada ketentuan khusus bagi mualaf laki-laki. Mereka diwajibkan menjalani khitan (sunat) sebagai syarat penerbitan sertifikat.<\/p>\n<p>&#8220;Jika belum dikhitan dan telah berikrar dua kalimat syahadat, kami belum bisa mengeluarkan sertifikat mualaf,&#8221; tegas Yayan.<\/p>\n<p>Selain proses ikrar, MUI Karawang juga menyiapkan mekanisme pembinaan lanjutan agar para mualaf dapat memahami ajaran Islam secara lebih mendalam.<\/p>\n<p>Dengan meningkatnya jumlah mualaf, MUI berharap dapat terus memperkuat layanan pembinaan serta memperluas jangkauan dakwah yang inklusif di tengah masyarakat multikultural.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengungkapkan fenomena peningkatan jumlah mualaf dalam satu tahun terakhir, dengan sekitar 30 persen di antaranya merupakan warga negara asing (WNA) dari berbagai negara. Sekretaris I MUI Karawang, Yayan Sofian, menyampaikan bahwa tren perpindahan keyakinan ke Islam di wilayah tersebut tergolong tinggi. Hal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3234,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,7],"tags":[],"class_list":{"0":"post-3233","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-headline-news","8":"category-megapolitan"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>MUI Sebut Fenomena WNA yang Menjadi Mualaf di Karawang Meningkat Hingga 30 Persen - Petisi Brawijaya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"MUI Sebut Fenomena WNA yang Menjadi Mualaf di Karawang Meningkat Hingga 30 Persen - Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengungkapkan fenomena peningkatan jumlah mualaf dalam satu tahun terakhir, dengan sekitar 30 persen di antaranya merupakan warga negara asing (WNA) dari berbagai negara. Sekretaris I MUI Karawang, Yayan Sofian, menyampaikan bahwa tren perpindahan keyakinan ke Islam di wilayah tersebut tergolong tinggi. Hal [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-27T23:37:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-05T23:38:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-13.12.59.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petisiadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"petisiadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3233#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3233\"},\"author\":{\"name\":\"petisiadm\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\"},\"headline\":\"MUI Sebut Fenomena WNA yang Menjadi Mualaf di Karawang Meningkat Hingga 30 Persen\",\"datePublished\":\"2026-04-27T23:37:18+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-05T23:38:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3233\"},\"wordCount\":435,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3233#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-13.12.59.jpeg\",\"articleSection\":[\"Headline News\",\"Megapolitan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3233#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3233\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3233\",\"name\":\"MUI Sebut Fenomena WNA yang Menjadi Mualaf di Karawang Meningkat Hingga 30 Persen - Petisi Brawijaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3233#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3233#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-13.12.59.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-04-27T23:37:18+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-05T23:38:52+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3233#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3233\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3233#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-13.12.59.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-13.12.59.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":720,\"caption\":\"Ilustrasi - Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI), (Foto: bimasislam.kemenag.go.id)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3233#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"MUI Sebut Fenomena WNA yang Menjadi Mualaf di Karawang Meningkat Hingga 30 Persen\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"description\":\"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"width\":545,\"height\":181,\"caption\":\"Petisi Brawijaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/petisi.brawijaya\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\",\"name\":\"petisiadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"petisiadm\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"MUI Sebut Fenomena WNA yang Menjadi Mualaf di Karawang Meningkat Hingga 30 Persen - Petisi Brawijaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"MUI Sebut Fenomena WNA yang Menjadi Mualaf di Karawang Meningkat Hingga 30 Persen - Petisi Brawijaya","og_description":"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengungkapkan fenomena peningkatan jumlah mualaf dalam satu tahun terakhir, dengan sekitar 30 persen di antaranya merupakan warga negara asing (WNA) dari berbagai negara. Sekretaris I MUI Karawang, Yayan Sofian, menyampaikan bahwa tren perpindahan keyakinan ke Islam di wilayah tersebut tergolong tinggi. Hal [&hellip;]","og_url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233","og_site_name":"Petisi Brawijaya","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/","article_published_time":"2026-04-27T23:37:18+00:00","article_modified_time":"2026-05-05T23:38:52+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-13.12.59.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petisiadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"petisiadm","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233"},"author":{"name":"petisiadm","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b"},"headline":"MUI Sebut Fenomena WNA yang Menjadi Mualaf di Karawang Meningkat Hingga 30 Persen","datePublished":"2026-04-27T23:37:18+00:00","dateModified":"2026-05-05T23:38:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233"},"wordCount":435,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-13.12.59.jpeg","articleSection":["Headline News","Megapolitan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233","name":"MUI Sebut Fenomena WNA yang Menjadi Mualaf di Karawang Meningkat Hingga 30 Persen - Petisi Brawijaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-13.12.59.jpeg","datePublished":"2026-04-27T23:37:18+00:00","dateModified":"2026-05-05T23:38:52+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233#primaryimage","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-13.12.59.jpeg","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-13.12.59.jpeg","width":1280,"height":720,"caption":"Ilustrasi - Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI), (Foto: bimasislam.kemenag.go.id)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3233#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"MUI Sebut Fenomena WNA yang Menjadi Mualaf di Karawang Meningkat Hingga 30 Persen"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","name":"Petisi Brawijaya","description":"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi","publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization","name":"Petisi Brawijaya","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","width":545,"height":181,"caption":"Petisi Brawijaya"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b","name":"petisiadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","caption":"petisiadm"},"sameAs":["http:\/\/petisibrawijaya.or.id"],"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3233","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3233"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3233\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3235,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3233\/revisions\/3235"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3234"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}