{"id":3317,"date":"2026-05-02T12:04:53","date_gmt":"2026-05-02T12:04:53","guid":{"rendered":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317"},"modified":"2026-05-08T12:06:41","modified_gmt":"2026-05-08T12:06:41","slug":"megawati-tekankan-penguatan-demokrasi-lewat-lembaga-hukum-yang-independen-dan-akuntabel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317","title":{"rendered":"Megawati Tekankan Penguatan Demokrasi Lewat Lembaga Hukum yang Independen dan Akuntabel"},"content":{"rendered":"<p><strong>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA<\/strong> &#8211; Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menegaskan pentingnya penguatan demokrasi melalui keberadaan lembaga-lembaga hukum yang independen dan akuntabel. Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah orasi kebangsaan pada acara pengukuhan Profesor Emeritus bidang Hukum Tata Negara di Universitas Borobudur, Jakarta, pada Sabtu, (2\/5\/2026).<\/p>\n<p>Dalam pidatonya, Megawati mengingatkan bahwa fondasi demokrasi Indonesia tidak dapat dilepaskan dari peran institusi hukum yang kuat.<\/p>\n<p>Ia menyebut, sejumlah lembaga yang dibentuk pada masa pemerintahannya seperti Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Yudisial (KY), BNN (Badan Narkotika Nasional), KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), hingga Densus-88, merupakan bagian dari desain besar untuk memperkuat tata kelola negara.<\/p>\n<p>\u201cPembentukan lembaga-lembaga tersebut adalah langkah strategis untuk memastikan hukum berjalan secara independen dan akuntabel,\u201d ujar Megawati.<\/p>\n<p>Megawati menekankan bahwa keberadaan lembaga hukum tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap sistem negara, melainkan sebagai pilar utama dalam menjaga demokrasi yang sehat.<\/p>\n<p>Menurutnya, sistem hukum yang kuat akan memberikan legitimasi terhadap kekuasaan sekaligus melindungi kepentingan rakyat.<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti pentingnya sistem demokrasi yang memberikan mandat langsung kepada rakyat, seperti pemilihan presiden secara langsung.<\/p>\n<p>Namun, ia mengingatkan bahwa legitimasi tersebut harus dibarengi dengan komitmen tegas dari pemimpin untuk tidak mentolerir pelanggaran hukum.<\/p>\n<p>Selain itu, Megawati mendorong kalangan akademisi untuk berperan aktif menjaga kualitas demokrasi dengan keberanian menyuarakan kebenaran.<\/p>\n<p>Ia menilai ilmu hukum harus dimanfaatkan sebagai instrumen pembebasan yang berpihak pada keadilan.<\/p>\n<p>&#8220;Gunakan ilmu hukum sebagai alat pembebasan. Ingat prinsip Satyam Eva Jayate, pada akhirnya kebenaranlah yang akan menang,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Megawati turut mengingatkan pentingnya peran \u201cintelektual organik\u201d yang tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga terlibat dalam mengawal nilai keadilan di tengah dinamika sosial dan politik.<\/p>\n<p>Ia mengapresiasi pemikiran Arief Hidayat yang memandang negara hukum sebagai sistem yang hidup dan harus terus berpihak kepada rakyat.<\/p>\n<p>&#8220;Selamat kepada Prof. Arief Hidayat. Semoga kita semua mampu menjaga api Pancasila dan api keadilan agar tetap menyala menuju masa depan bangsa yang bermartabat,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Megawati juga menekankan pentingnya mengembalikan Pancasila sebagai dasar utama dalam pembentukan hukum nasional di tengah fenomena hiper regulasi yang dinilai menjauhkan hukum dari keadilan substantif.<\/p>\n<p>Megawati menilai praktik hukum saat ini cenderung terjebak pada penumpukan regulasi tanpa ruh nilai.<\/p>\n<p>\u201cPancasila harus menjadi sumber dari segala sumber hukum. Kita terlalu lama terjebak dalam anggapan seolah-olah negara hukum cukup ditegakkan dengan memperbanyak undang-undang. Padahal, tumpukan regulasi tersebut seringkali justru menjauhkan hukum dari nilai keadilan, moral, dan kemanusiaan,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Dia mengkritik kecenderungan legalisme yang berlebihan atau hyper regulation yang membuat hukum kehilangan fungsi utamanya sebagai alat keadilan.<\/p>\n<p>\u201cHukum akhirnya hanya menjadi tumpukan teks, bukan lagi cerminan nurani bangsa,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Megawati mengapresiasi pidato Arief Hidayat yang menegaskan bahwa negara hukum Indonesia bukan sekadar \u2018negara undang-undang\u2019, melainkan harus berakar pada nilai dasar kebangsaan.<\/p>\n<p>Dia juga mengingatkan pemikiran Presiden pertama RI Soekarno yang menempatkan hukum sebagai instrumen hidup yang berpihak pada manusia.<\/p>\n<p>Menurutnya, hukum harus dipandang sebagai \u2018kata kerja\u2019 yang dinamis, bukan sekadar pasal-pasal normatif.<\/p>\n<p>\u201cPancasila adalah saripati cita-cita kemerdekaan yang digali Bung Karno. Dari aspek historis, Pancasila melekat dengan narasi pembebasan. Artinya, hukum yang bersumber dari Pancasila harus membebaskan rakyat dari penyalahgunaan kekuasaan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Megawati menegaskan bahwa orientasi hukum harus diarahkan pada keadilan substantif, bukan sekadar kepatuhan prosedural. Jika prosedur formal tidak menghadirkan keadilan maka nilai keadilan hakiki harus menjadi rujukan utama.<\/p>\n<p>Pandangan ini dinilai sebagai dorongan untuk melakukan pembenahan sistem hukum nasional agar tidak terjebak pada kuantitas regulasi, tetapi lebih pada kualitas dan keberpihakan terhadap masyarakat.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, hadir sejumlah guru besar dari berbagai universitas dan tokoh dalam acara pengukuhan Profesor Emeritus bidang Hukum Tata Negara Prof. Arief Hidayat oleh Universitas Borobudur.<\/p>\n<p>Diantaranya, para Profesor dan guru besar diantaranya, Saldi Isra, Mahfud MD, Yasonna Laoly hingga Zudan Arif Fakrulloh.<\/p>\n<p>Lalu, Ketua MK Dr. Suhartoyo, Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto; Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo dan Bintang Puspayoga.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menegaskan pentingnya penguatan demokrasi melalui keberadaan lembaga-lembaga hukum yang independen dan akuntabel. Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah orasi kebangsaan pada acara pengukuhan Profesor Emeritus bidang Hukum Tata Negara di Universitas Borobudur, Jakarta, pada Sabtu, (2\/5\/2026). Dalam pidatonya, Megawati mengingatkan bahwa fondasi demokrasi Indonesia tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3318,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[],"class_list":{"0":"post-3317","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-headline-news","8":"category-politik"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Megawati Tekankan Penguatan Demokrasi Lewat Lembaga Hukum yang Independen dan Akuntabel - Petisi Brawijaya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Megawati Tekankan Penguatan Demokrasi Lewat Lembaga Hukum yang Independen dan Akuntabel - Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menegaskan pentingnya penguatan demokrasi melalui keberadaan lembaga-lembaga hukum yang independen dan akuntabel. Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah orasi kebangsaan pada acara pengukuhan Profesor Emeritus bidang Hukum Tata Negara di Universitas Borobudur, Jakarta, pada Sabtu, (2\/5\/2026). Dalam pidatonya, Megawati mengingatkan bahwa fondasi demokrasi Indonesia tidak [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-02T12:04:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-08T12:06:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-03-at-17.10.13.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"916\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"532\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petisiadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"petisiadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3317#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3317\"},\"author\":{\"name\":\"petisiadm\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\"},\"headline\":\"Megawati Tekankan Penguatan Demokrasi Lewat Lembaga Hukum yang Independen dan Akuntabel\",\"datePublished\":\"2026-05-02T12:04:53+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-08T12:06:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3317\"},\"wordCount\":624,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3317#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-03-at-17.10.13.jpeg\",\"articleSection\":[\"Headline News\",\"Politik\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3317#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3317\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3317\",\"name\":\"Megawati Tekankan Penguatan Demokrasi Lewat Lembaga Hukum yang Independen dan Akuntabel - Petisi Brawijaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3317#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3317#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-03-at-17.10.13.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-05-02T12:04:53+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-08T12:06:41+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3317#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3317\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3317#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-03-at-17.10.13.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-03-at-17.10.13.jpeg\",\"width\":916,\"height\":532,\"caption\":\"Foto: Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam orasi kebangsaan pada pengukuhan Arief Hidayat sebagai Profesor Emeritus bidang Hukum Tata Negara di Universitas Borobudur, Jakarta, Sabtu 2\\\/5\\\/2026 (sumber: DPP PDIP)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3317#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Megawati Tekankan Penguatan Demokrasi Lewat Lembaga Hukum yang Independen dan Akuntabel\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"description\":\"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"width\":545,\"height\":181,\"caption\":\"Petisi Brawijaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/petisi.brawijaya\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\",\"name\":\"petisiadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"petisiadm\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Megawati Tekankan Penguatan Demokrasi Lewat Lembaga Hukum yang Independen dan Akuntabel - Petisi Brawijaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Megawati Tekankan Penguatan Demokrasi Lewat Lembaga Hukum yang Independen dan Akuntabel - Petisi Brawijaya","og_description":"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menegaskan pentingnya penguatan demokrasi melalui keberadaan lembaga-lembaga hukum yang independen dan akuntabel. Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah orasi kebangsaan pada acara pengukuhan Profesor Emeritus bidang Hukum Tata Negara di Universitas Borobudur, Jakarta, pada Sabtu, (2\/5\/2026). Dalam pidatonya, Megawati mengingatkan bahwa fondasi demokrasi Indonesia tidak [&hellip;]","og_url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317","og_site_name":"Petisi Brawijaya","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/","article_published_time":"2026-05-02T12:04:53+00:00","article_modified_time":"2026-05-08T12:06:41+00:00","og_image":[{"width":916,"height":532,"url":"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-03-at-17.10.13.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petisiadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"petisiadm","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317"},"author":{"name":"petisiadm","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b"},"headline":"Megawati Tekankan Penguatan Demokrasi Lewat Lembaga Hukum yang Independen dan Akuntabel","datePublished":"2026-05-02T12:04:53+00:00","dateModified":"2026-05-08T12:06:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317"},"wordCount":624,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-03-at-17.10.13.jpeg","articleSection":["Headline News","Politik"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317","name":"Megawati Tekankan Penguatan Demokrasi Lewat Lembaga Hukum yang Independen dan Akuntabel - Petisi Brawijaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-03-at-17.10.13.jpeg","datePublished":"2026-05-02T12:04:53+00:00","dateModified":"2026-05-08T12:06:41+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317#primaryimage","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-03-at-17.10.13.jpeg","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-03-at-17.10.13.jpeg","width":916,"height":532,"caption":"Foto: Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam orasi kebangsaan pada pengukuhan Arief Hidayat sebagai Profesor Emeritus bidang Hukum Tata Negara di Universitas Borobudur, Jakarta, Sabtu 2\/5\/2026 (sumber: DPP PDIP)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3317#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Megawati Tekankan Penguatan Demokrasi Lewat Lembaga Hukum yang Independen dan Akuntabel"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","name":"Petisi Brawijaya","description":"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi","publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization","name":"Petisi Brawijaya","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","width":545,"height":181,"caption":"Petisi Brawijaya"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b","name":"petisiadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","caption":"petisiadm"},"sameAs":["http:\/\/petisibrawijaya.or.id"],"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3317","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3317"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3317\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3319,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3317\/revisions\/3319"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3318"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3317"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3317"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3317"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}