{"id":3419,"date":"2026-05-06T18:37:54","date_gmt":"2026-05-06T18:37:54","guid":{"rendered":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419"},"modified":"2026-05-16T18:39:55","modified_gmt":"2026-05-16T18:39:55","slug":"kemhan-tegaskan-tidak-ada-pembelian-alutsista-dalam-kesepakatan-dca-dengan-jepang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419","title":{"rendered":"Kemhan Tegaskan Tidak Ada Pembelian Alutsista dalam Kesepakatan DCA dengan Jepang"},"content":{"rendered":"<p><strong>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA<\/strong> &#8211; Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia menegaskan bahwa tidak terdapat klausul pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam kesepakatan Defence Cooperation Arrangement (DCA) antara Indonesia dan Jepang yang baru saja ditandatangani pada Senin, 4 Mei 2026. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan berbagai spekulasi publik terkait isi kerja sama pertahanan kedua negara.<\/p>\n<p>Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan spesifik mengenai pengadaan alutsista dalam perjanjian tersebut.<\/p>\n<p>\u201cBelum ada kesepakatan spesifik terkait pengadaan tertentu,\u201d ujar Rico saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, (5\/5\/2026).<\/p>\n<p><strong>Fokus pada Kerja Sama Strategis<\/strong><\/p>\n<p>Kemhan menjelaskan bahwa kerja sama dalam DCA lebih difokuskan pada aspek strategis, seperti pengembangan teknologi militer dan penguatan pertahanan maritim. Kedua bidang tersebut dinilai penting dalam meningkatkan kapasitas pertahanan Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan keamanan kawasan.<\/p>\n<p>\u201cDCA ini mencakup berbagai bidang, antara lain peningkatan pertukaran personel, pendidikan dan penelitian, latihan bersama, kerja sama keamanan maritim, serta kerja sama dalam penanggulangan bencana,\u201d ujar Rico.<\/p>\n<p>Menurut Kemhan, pendekatan ini memberikan manfaat jangka panjang karena mendorong peningkatan kemampuan industri pertahanan dalam negeri serta memperkuat pengawasan wilayah laut Indonesia.<\/p>\n<p>Selain itu, DCA juga membuka ruang kerja sama di bidang peralatan pertahanan dan teknologi, yang akan dikembangkan secara bertahap melalui mekanisme dialog dan kajian di tingkat teknis.<\/p>\n<p>\u201c(Kerja sama) sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan nasional masing-masing negara dengan prinsip saling menghormati dan saling menguntungkan,\u201d kata Rico.<\/p>\n<p><strong>Peluang Pengadaan Tetap Terbuka<\/strong><\/p>\n<p>Meski tidak mencantumkan pembelian alutsista, Kemhan tidak menutup kemungkinan adanya kerja sama pengadaan di masa depan. Namun, setiap bentuk kerja sama akan tetap mempertimbangkan kepentingan nasional dan prinsip kedaulatan negara.<\/p>\n<p>\u201cSeluruh potensi kerja sama tetap mengedepankan amanah konstitusi, kepentingan nasional, serta kontribusi terhadap stabilitas kawasan,\u201d tegas Rico.<\/p>\n<p>Dia berharap kerja sama ini dapat terjalin dengan baik sehingga pertahanan kedua negara bisa semakin kuat dan saling menguntungkan satu sama lain.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi menandatangani DCA di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (4\/5\/2026).<\/p>\n<p>Diketahui, Indonesia dan Jepang menandatangani DCA setelah Jepang melonggarkan pembatasan ekspor senjata yang sebelumnya berlaku selama puluhan tahun.<\/p>\n<p>Berdasarkan laporan AFP, pelonggaran tersebut memungkinkan perusahaan senjata Jepang mengekspor senjata \u201cmematikan\u201d ke negara mitra yang memiliki perjanjian kerja sama pertahanan dengan Negeri Matahari Terbit.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia menegaskan bahwa tidak terdapat klausul pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam kesepakatan Defence Cooperation Arrangement (DCA) antara Indonesia dan Jepang yang baru saja ditandatangani pada Senin, 4 Mei 2026. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan berbagai spekulasi publik terkait isi kerja sama pertahanan kedua negara. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3420,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[],"class_list":{"0":"post-3419","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-headline-news","8":"category-politik"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kemhan Tegaskan Tidak Ada Pembelian Alutsista dalam Kesepakatan DCA dengan Jepang - Petisi Brawijaya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kemhan Tegaskan Tidak Ada Pembelian Alutsista dalam Kesepakatan DCA dengan Jepang - Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia menegaskan bahwa tidak terdapat klausul pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam kesepakatan Defence Cooperation Arrangement (DCA) antara Indonesia dan Jepang yang baru saja ditandatangani pada Senin, 4 Mei 2026. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan berbagai spekulasi publik terkait isi kerja sama pertahanan kedua negara. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-06T18:37:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-16T18:39:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-10.23.51.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"466\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petisiadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"petisiadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3419#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3419\"},\"author\":{\"name\":\"petisiadm\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\"},\"headline\":\"Kemhan Tegaskan Tidak Ada Pembelian Alutsista dalam Kesepakatan DCA dengan Jepang\",\"datePublished\":\"2026-05-06T18:37:54+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-16T18:39:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3419\"},\"wordCount\":379,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3419#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-10.23.51.jpeg\",\"articleSection\":[\"Headline News\",\"Politik\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3419#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3419\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3419\",\"name\":\"Kemhan Tegaskan Tidak Ada Pembelian Alutsista dalam Kesepakatan DCA dengan Jepang - Petisi Brawijaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3419#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3419#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-10.23.51.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-05-06T18:37:54+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-16T18:39:55+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3419#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3419\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3419#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-10.23.51.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-10.23.51.jpeg\",\"width\":700,\"height\":466,\"caption\":\"Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyambut Menteri Pertahanan Jepang lewat upacara jajar kehormatan di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, 4 Mei 2026. (Foto: Dok. Kemhan RI)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3419#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kemhan Tegaskan Tidak Ada Pembelian Alutsista dalam Kesepakatan DCA dengan Jepang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"description\":\"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"width\":545,\"height\":181,\"caption\":\"Petisi Brawijaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/petisi.brawijaya\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\",\"name\":\"petisiadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"petisiadm\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kemhan Tegaskan Tidak Ada Pembelian Alutsista dalam Kesepakatan DCA dengan Jepang - Petisi Brawijaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kemhan Tegaskan Tidak Ada Pembelian Alutsista dalam Kesepakatan DCA dengan Jepang - Petisi Brawijaya","og_description":"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia menegaskan bahwa tidak terdapat klausul pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam kesepakatan Defence Cooperation Arrangement (DCA) antara Indonesia dan Jepang yang baru saja ditandatangani pada Senin, 4 Mei 2026. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan berbagai spekulasi publik terkait isi kerja sama pertahanan kedua negara. [&hellip;]","og_url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419","og_site_name":"Petisi Brawijaya","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/","article_published_time":"2026-05-06T18:37:54+00:00","article_modified_time":"2026-05-16T18:39:55+00:00","og_image":[{"width":700,"height":466,"url":"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-10.23.51.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petisiadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"petisiadm","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419"},"author":{"name":"petisiadm","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b"},"headline":"Kemhan Tegaskan Tidak Ada Pembelian Alutsista dalam Kesepakatan DCA dengan Jepang","datePublished":"2026-05-06T18:37:54+00:00","dateModified":"2026-05-16T18:39:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419"},"wordCount":379,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-10.23.51.jpeg","articleSection":["Headline News","Politik"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419","name":"Kemhan Tegaskan Tidak Ada Pembelian Alutsista dalam Kesepakatan DCA dengan Jepang - Petisi Brawijaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-10.23.51.jpeg","datePublished":"2026-05-06T18:37:54+00:00","dateModified":"2026-05-16T18:39:55+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419#primaryimage","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-10.23.51.jpeg","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-10.23.51.jpeg","width":700,"height":466,"caption":"Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyambut Menteri Pertahanan Jepang lewat upacara jajar kehormatan di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, 4 Mei 2026. (Foto: Dok. Kemhan RI)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3419#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kemhan Tegaskan Tidak Ada Pembelian Alutsista dalam Kesepakatan DCA dengan Jepang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","name":"Petisi Brawijaya","description":"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi","publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization","name":"Petisi Brawijaya","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","width":545,"height":181,"caption":"Petisi Brawijaya"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b","name":"petisiadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","caption":"petisiadm"},"sameAs":["http:\/\/petisibrawijaya.or.id"],"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3419","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3419"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3419\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3421,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3419\/revisions\/3421"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3420"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3419"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3419"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3419"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}