{"id":361,"date":"2025-10-06T13:20:16","date_gmt":"2025-10-06T13:20:16","guid":{"rendered":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361"},"modified":"2025-10-06T13:20:16","modified_gmt":"2025-10-06T13:20:16","slug":"prabowo-saksikan-rampasan-aset-tambang-rp7-triliun-termasuk-uang-asing-dan-tanah-jarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361","title":{"rendered":"Prabowo Saksikan Rampasan Aset Tambang Rp7 Triliun, Termasuk Uang Asing dan Tanah Jarang"},"content":{"rendered":"<p><strong>Petisi Brawijaya Media<\/strong> &#8211; Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan aset barang rampasan negara dari aktivitas tambang ilegal kepada PT Timah Tbk. Penyerahan ini berlangsung di Smelter PT Tinindo Internusa, Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan menjadi momen bersejarah dalam penegakan hukum terhadap mafia tambang.<\/p>\n<p>Dalam acara tersebut, Kejaksaan Agung menyerahkan aset senilai Rp6\u20137 triliun kepada negara. Aset rampasan mencakup:<\/p>\n<p>\u2022 Uang tunai senilai Rp202.701.078.370<br \/>\n\u2022 Mata uang asing:<br \/>\n&#8211; USD 3.156.053<br \/>\n&#8211; JPY 53.036.000<br \/>\n&#8211; EUR 524.501<br \/>\n&#8211; SGD 765<br \/>\n&#8211; KRW 100.000<br \/>\n&#8211; AUD 1.840<\/p>\n<p>Selain uang, aset fisik yang disita meliputi:<\/p>\n<p>\u2022 6 unit smelter<br \/>\n\u2022 108 unit alat berat<br \/>\n\u2022 99 ton kristal Sn (cristalyzer)<br \/>\n\u2022 94 ton crude tin<br \/>\n\u2022 29 ton logam timah<br \/>\n\u2022 15 ton aluminium<br \/>\n\u2022 53 unit kendaraan<br \/>\n\u2022 195 alat pertambangan<br \/>\n\u2022 22 bidang tanah seluas 238.848 m\u00b2<br \/>\n\u2022 1 unit mess karyawan<\/p>\n<p>Presiden Prabowo menyoroti bahwa nilai rampasan bisa jauh lebih besar jika kandungan tanah jarang (rare earth) seperti monasit turut dihitung.<\/p>\n<p>\u201cTanah jarang itu satu ton bisa bernilai 200 ribu dolar. Nilainya sangat besar dan belum sepenuhnya diurai,\u201d ujar Prabowo.<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa tanah jarang merupakan aset strategis yang dapat memperkuat industri nasional, terutama dalam teknologi tinggi dan energi terbarukan.<\/p>\n<p>Presiden Prabowo juga menambahkan bahwa total kerugian negara akibat kegiatan tambang ilegal di kawasan PT Timah ini telah mencapai sekitar 300 triliun rupiah.<\/p>\n<p>\u201cKita bisa bayangkan kerugian negara dari enam perusahaan ini saja, kerugian negara total Rp300 triliun. Kerugian negara sudah berjalan Rp300 triliun, ini kita berhentikan,\u201d kata Presiden menegaskan.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa pihak-pihak yang terlibat telah dihukum dan proses hukum akan terus berjalan.<\/p>\n<p>Adapun penyerahan aset dilakukan secara berjenjang, dimulai dari Jaksa Agung kepada Wakil Menteri Keuangan, dilanjutkan dari Wakil Menteri Keuangan kepada CEO Danantara, dan akhirnya dari CEO Danantara kepada Direktur Utama PT Timah Tbk.<\/p>\n<p>Langkah ini menunjukkan sinergi antar lembaga dalam memulihkan kerugian negara akibat praktik tambang ilegal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petisi Brawijaya Media &#8211; Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan aset barang rampasan negara dari aktivitas tambang ilegal kepada PT Timah Tbk. Penyerahan ini berlangsung di Smelter PT Tinindo Internusa, Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan menjadi momen bersejarah dalam penegakan hukum terhadap mafia tambang. Dalam acara tersebut, Kejaksaan Agung menyerahkan aset [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":362,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,4,33],"tags":[84,78,83,80,79,59,82,81],"class_list":{"0":"post-361","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-headline-news","8":"category-hukum","9":"category-rilis-pers","10":"tag-300-triliun","11":"tag-aset-tambang-7-triliun","12":"tag-bangka-belitung","13":"tag-kejagung","14":"tag-perampasan-aset","15":"tag-presiden-prabowo-subianto","16":"tag-pt-timah-tbk","17":"tag-tambang-ilegal"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Prabowo Saksikan Rampasan Aset Tambang Rp7 Triliun, Termasuk Uang Asing dan Tanah Jarang - Petisi Brawijaya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Prabowo Saksikan Rampasan Aset Tambang Rp7 Triliun, Termasuk Uang Asing dan Tanah Jarang - Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Petisi Brawijaya Media &#8211; Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan aset barang rampasan negara dari aktivitas tambang ilegal kepada PT Timah Tbk. Penyerahan ini berlangsung di Smelter PT Tinindo Internusa, Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan menjadi momen bersejarah dalam penegakan hukum terhadap mafia tambang. Dalam acara tersebut, Kejaksaan Agung menyerahkan aset [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-06T13:20:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/aset-tambang-ilegal.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petisiadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"petisiadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=361#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=361\"},\"author\":{\"name\":\"petisiadm\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\"},\"headline\":\"Prabowo Saksikan Rampasan Aset Tambang Rp7 Triliun, Termasuk Uang Asing dan Tanah Jarang\",\"datePublished\":\"2025-10-06T13:20:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=361\"},\"wordCount\":298,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=361#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/aset-tambang-ilegal.jpeg\",\"keywords\":[\"300 Triliun\",\"Aset Tambang 7 Triliun\",\"Bangka Belitung\",\"Kejagung\",\"Perampasan Aset\",\"Presiden Prabowo Subianto\",\"PT Timah Tbk\",\"Tambang Ilegal\"],\"articleSection\":[\"Headline News\",\"Hukum\",\"Rilis\u00a0Pers\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=361#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=361\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=361\",\"name\":\"Prabowo Saksikan Rampasan Aset Tambang Rp7 Triliun, Termasuk Uang Asing dan Tanah Jarang - Petisi Brawijaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=361#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=361#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/aset-tambang-ilegal.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-10-06T13:20:16+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=361#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=361\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=361#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/aset-tambang-ilegal.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/aset-tambang-ilegal.jpeg\",\"width\":1200,\"height\":675,\"caption\":\"Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan enam smelter ke negara dari perusahaan tambang timah ilegal di Bangka Belitung (dok. Istimewa)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=361#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Prabowo Saksikan Rampasan Aset Tambang Rp7 Triliun, Termasuk Uang Asing dan Tanah Jarang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"description\":\"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"width\":545,\"height\":181,\"caption\":\"Petisi Brawijaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/petisi.brawijaya\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\",\"name\":\"petisiadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"petisiadm\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Prabowo Saksikan Rampasan Aset Tambang Rp7 Triliun, Termasuk Uang Asing dan Tanah Jarang - Petisi Brawijaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Prabowo Saksikan Rampasan Aset Tambang Rp7 Triliun, Termasuk Uang Asing dan Tanah Jarang - Petisi Brawijaya","og_description":"Petisi Brawijaya Media &#8211; Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan aset barang rampasan negara dari aktivitas tambang ilegal kepada PT Timah Tbk. Penyerahan ini berlangsung di Smelter PT Tinindo Internusa, Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan menjadi momen bersejarah dalam penegakan hukum terhadap mafia tambang. Dalam acara tersebut, Kejaksaan Agung menyerahkan aset [&hellip;]","og_url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361","og_site_name":"Petisi Brawijaya","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/","article_published_time":"2025-10-06T13:20:16+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":675,"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/aset-tambang-ilegal.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petisiadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"petisiadm","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361"},"author":{"name":"petisiadm","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b"},"headline":"Prabowo Saksikan Rampasan Aset Tambang Rp7 Triliun, Termasuk Uang Asing dan Tanah Jarang","datePublished":"2025-10-06T13:20:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361"},"wordCount":298,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/aset-tambang-ilegal.jpeg","keywords":["300 Triliun","Aset Tambang 7 Triliun","Bangka Belitung","Kejagung","Perampasan Aset","Presiden Prabowo Subianto","PT Timah Tbk","Tambang Ilegal"],"articleSection":["Headline News","Hukum","Rilis\u00a0Pers"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361","name":"Prabowo Saksikan Rampasan Aset Tambang Rp7 Triliun, Termasuk Uang Asing dan Tanah Jarang - Petisi Brawijaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/aset-tambang-ilegal.jpeg","datePublished":"2025-10-06T13:20:16+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361#primaryimage","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/aset-tambang-ilegal.jpeg","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/aset-tambang-ilegal.jpeg","width":1200,"height":675,"caption":"Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan enam smelter ke negara dari perusahaan tambang timah ilegal di Bangka Belitung (dok. Istimewa)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=361#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Prabowo Saksikan Rampasan Aset Tambang Rp7 Triliun, Termasuk Uang Asing dan Tanah Jarang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","name":"Petisi Brawijaya","description":"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi","publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization","name":"Petisi Brawijaya","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","width":545,"height":181,"caption":"Petisi Brawijaya"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b","name":"petisiadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","caption":"petisiadm"},"sameAs":["http:\/\/petisibrawijaya.or.id"],"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/361","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=361"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/361\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":363,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/361\/revisions\/363"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/362"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=361"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=361"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=361"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}