{"id":3800,"date":"2026-05-25T10:14:05","date_gmt":"2026-05-25T10:14:05","guid":{"rendered":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800"},"modified":"2026-06-07T10:19:17","modified_gmt":"2026-06-07T10:19:17","slug":"kasus-blackout-di-pulau-sumatera-kementerian-esdm-dan-bareskrim-turun-tangan-lakukan-investigasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800","title":{"rendered":"Kasus Blackout di Pulau Sumatera, Kementerian ESDM dan Bareskrim Turun Tangan Lakukan Investigasi"},"content":{"rendered":"<p><strong>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA<\/strong> &#8211; Pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera memicu perhatian serius pemerintah pusat. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Bareskrim Polri kini turun tangan melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti gangguan sistem kelistrikan tersebut.<\/p>\n<p>Adapun insiden blackout terjadi pada Jumat malam, 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.44 WIB di sejumlah daerah di Provinsi Riau. Dalam waktu hampir bersamaan, gangguan juga dirasakan di beberapa wilayah lain di Sumatera seperti Sumatera Utara, Aceh, Jambi, Sumatera Barat, Lampung, hingga sebagian Sumatera Selatan.<\/p>\n<p>Padamnya aliran listrik secara meluas membuat aktivitas masyarakat di berbagai provinsi di Sumatera menjadi terganggu. Sejumlah daerah dilaporkan mengalami lumpuhnya layanan publik, mulai dari padamnya lampu lalu lintas, terganggunya jaringan komunikasi, hingga operasional pusat perbelanjaan dan ATM.<\/p>\n<p>ESDM turunkan tim inspektur ketenagalistrikan<\/p>\n<p>Kementerian ESDM menyatakan telah menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan ke lapangan untuk melakukan investigasi teknis secara intensif.<\/p>\n<p>Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan untuk melakukan pemeriksaan lapangan segera setelah gangguan meluas terjadi.<\/p>\n<p>Dalam keterangan resmi yang dirilis Kementerian ESDM pada 23 Mei 2026, Tri menjelaskan investigasi dilakukan untuk memastikan akar permasalahan blackout serta mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.<\/p>\n<p>\u201cPada tahap awal pasca padam meluas kami telah menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan ke lapangan dan akan diperkuat tim berikutnya untuk melakukan investigasi lebih intensif untuk memastikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut dia, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga telah memberikan arahan kepada PLN agar meningkatkan keandalan sistem backbone kelistrikan Sumatera.<\/p>\n<p>Langkah tersebut dinilai penting mengingat sistem interkoneksi Sumatera menopang kebutuhan listrik lintas provinsi yang sangat besar.<\/p>\n<p>Selain melakukan investigasi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga disebut meminta PLN memperkuat backbone sistem kelistrikan Sumatera melalui pembangunan jaringan transmisi 500 kV dan 275 kV serta penguatan subsistem di tiap provinsi di Pulau Sumatera.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, PLN juga diminta menyiapkan pembangkit maupun infrastruktur blackstart, yakni sistem yang memungkinkan pembangkit dapat dihidupkan kembali secara mandiri ketika terjadi gangguan besar pada jaringan listrik nasional.<\/p>\n<p><strong>Bareskrim ungkap tidak ada sabotase dalam kasus blackout sumatera<\/strong><\/p>\n<p>Di sisi lain, Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri juga ikut melakukan penyelidikan terkait dugaan unsur pidana maupun sabotase dalam kasus blackout tersebut.<\/p>\n<p>Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Bareskrim Polri, mengungkapkan bahwa penyebab listrik padam atau blackout di sebagian Sumatera beberapa hari lalu. Bukan karena sabotase, hal itu disampaikan Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifudin dalam jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25\/5\/2026).<\/p>\n<p>Bareskrim menunjukkan kabel transmisi SUTET 275 kV yang putus hingga menyebabkan listrik padam di setidaknya lima provinsi di Pulau Sumatera tersebut.<\/p>\n<p>Nunung mengatakan kabel tersebut ditemukan tim gabungan di sekitar Tower 175 dan Tower 176, Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Dia mengatakan towernya masih berdiri, namun kabelnya putus.<\/p>\n<p>&#8220;Kondisi fisik tower transmisi secara umum masih dalam keadaan baik dan tidak ditemukan kerusakan signifikan pada struktur tower,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Kabel transmisi besar tersebut terlihat terputus. Bagian ujung kabel yang putus tampak terurai seperti serabut. Nunung menduga kabel putus karena faktor teknis dan cuaca ekstrem di lokasi.<\/p>\n<p>&#8220;Dugaan sementara mengarah pada faktor teknis dan cuaca yang ekstrem yang menyebabkan gangguan pada sistem transmisi kelistrikan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Nunung membantah narasi sabotase yang sempat beredar di media sosial. Dia menyebut kerusakan kabel yang ditemukan tidak rapi.<\/p>\n<p>&#8220;Kenapa kami bisa pastikan ini bukan faktor sabotase? Karena kerusakan atau putusnya kabel atau jaringan ini tidak rapi. Dia lebih bersifat atau berbentuk serabut, ya, seperti yang ada di depan kita rekan rekan. Jadi kalau itu sabotase, pasti potongan-potongannya lebih rapi,&#8221; jelas Nunung sambil menunjuk barang bukti kabel tersebut.<\/p>\n<p>Potongan kabel tersebut telah diamankan oleh Pusat Labiratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk analisis lebih lanjut. Nunung mengatakan kondisi kelistrikan di Sumatera sudah pulih.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini kondisi sistem kelistrikan di wilayah Sumatera telah berhasil dipulihkan sepenuhnya. Dan berdasarkan keterangan resmi dari PT PLN, pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatera telah kembali normal 100 persen serta beroperasi dengan aman dan stabil,&#8221; ucap Nunung.<\/p>\n<p><strong>PLN ungkap kronologi penyebab terjadinya blackout di Sumatera<\/strong><\/p>\n<p>Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pemadaman massal yang terjadi di berbagai wilayah Sumatera.<\/p>\n<p>&#8220;Kami dari PT PLN Persero menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya, terutama kepada masyarakat di wilayah daerah Riau, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga ke Aceh atas terjadinya gangguan listrik yang terjadi pada hari Jumat yang lalu,&#8221; kata Darmawan.<\/p>\n<p>Menurut Darmawan, PLN mengindikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV antara Muaro Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi yang diduga dipengaruhi kondisi cuaca.<\/p>\n<p>Gangguan tersebut kemudian memicu gangguan berantai pada sistem kelistrikan Sumatera sehingga berdampak pada sejumlah pembangkit di berbagai wilayah.<\/p>\n<p>Menyusul proses penormalan hingga Sabtu (23\/5) pukul 19.00 WIB, dari total 13,1 juta pelanggan terdampak, sebanyak lebih dari 8,5 juta pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik.<\/p>\n<p>Sementara itu, beban sistem yang telah berhasil dipulihkan mencapai 3.431,21 MW dari total 5.334 MW yang sebelumnya terdampak. Begitu juga 176 unit gardu induk yang terdampak telah berhasil beroperasi kembali.<\/p>\n<p>Direktur Transmisi PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra, membeberkan menjelaskan bahwa sistem kelistrikan Sumatera ditopang oleh dua jalur utama yakni Jalur Timur (500 kV) dan Jalur Barat (275 kV). Gangguan, menurut dia, bermula saat cuaca ekstrem melanda wilayah Jambi.<\/p>\n<p>&#8220;Terjadi gangguan pada transmisi 275 kV New Aur Duri ke arah Sumsel 5. Ini merupakan input-an menuju jalur 500 kV di bagian timur. Akibat hujan lebat dan angin kencang, kedua sirkuitnya trip sehingga jalur 500 kV keluar dari sistem,&#8221; jelas Edwin.<\/p>\n<p>Putusnya jalur timur menyebabkan aliran listrik dari selatan (Palembang-Lampung) berbalik arah dan berpindah secara mendadak ke jalur barat (275 kV). Perpindahan arus dalam jumlah masif ini, lanjut Edwin, memicu fenomena teknis power swing.<\/p>\n<p>&#8220;Perpindahan arus tadi tersebut, itu menyebabkan fenomena yang kami sebut power swing, atau biasanya kita kenal dengan osilasi. Jadi tegangan maupun frekuensi berosilasi sangat tinggi pada saat itu, karena berpindahnya ke arah 275 kV tadi,&#8221; jelas Edwin.<\/p>\n<p>&#8220;Nah, ketika osilasi tersebut sampai pada satu tahap teknikal tertentu, maka di jalur barat tadi, di jalur 275 kV tadi, itu juga perlu mengisolasikan diri agar jangan sampai power swing tadi itu menyebabkan gangguan yang lebih luas. Nah kemudian di titik tersebut, arah Muara Bungo ke Sungai Rumbai, dua sirkuit juga trip,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Edwin menerangkan bahwa terpisahnya jalur tersebut membuat sistem Sumatera terbelah dua. Wilayah selatan (Lampung dan Palembang) tetap normal karena memiliki pasokan pembangkit yang cukup. Namun wilayah utara (Jambi hingga Aceh) mengalami defisit pembangkit yang parah.<\/p>\n<p>&#8220;Apa yang terjadi di daerah utara adalah di sana kekurangan dari pembangkit, frekuensinya rendah. Karena frekuensi rendah, pembangkit-pembangkit ada yang tidak tahan, kemudian trip, lalu terjadi domino effect, trip satu,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kemudian, pembangkit-pembangkit lain frekuensinya semakin turun. Kemudian, akhirnya pembangkit-pembangkit di bagian utara trip semua, sehingga pelanggan-pelanggan kami di Jambi, di Riau, Sumbar, Sumut, dan Aceh mengalami pemadaman,&#8221; sambung Edwin.<\/p>\n<p>Edwin kemudian memaparkan bahwa proses pemulihan di masing-masing wilayah membutuhkan waktu yang berbeda-beda karena perbedaan jenis pembangkit. Pembangkit diesel dan gas (black start) menyala dalam 3-5 jam, namun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) membutuhkan waktu 20 hingga 30 jam untuk bisa sinkron kembali dengan sistem.<\/p>\n<p>&#8220;Insyaallah pada hari ini, pembangkit pembangkit besar sudah masuk, seperti di Pangkalan Susu dan beberapa tempat lainnya sudah masuk. Insyaallah pada hari ini dan sore ini tidak ada terjadi lagi pemadaman di sistem Sumatera,&#8221; tutur Edwin.<\/p>\n<p>Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, lanjut Edwin, PLN akan memperketat pengawasan infrastruktur transmisi. Edwin mengungkapkan pihaknya akan melakukan inspeksi ganda pada titik titik sambungan kabel yang rawan.<\/p>\n<p>&#8220;Tentunya kami melakukan inspeksi double. Kami menggunakan infrared untuk melihat apakah sambungan kabel mulai panas berlebih atau tidak. Jika ditemukan kenaikan suhu 10 hingga 15 derajat di atas normal, kami langsung lakukan pemeliharaan khusus,&#8221; jelasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera memicu perhatian serius pemerintah pusat. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Bareskrim Polri kini turun tangan melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti gangguan sistem kelistrikan tersebut. Adapun insiden blackout terjadi pada Jumat malam, 22 Mei [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3801,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,7],"tags":[],"class_list":["post-3800","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-headline-news","category-megapolitan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kasus Blackout di Pulau Sumatera, Kementerian ESDM dan Bareskrim Turun Tangan Lakukan Investigasi - Petisi Brawijaya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kasus Blackout di Pulau Sumatera, Kementerian ESDM dan Bareskrim Turun Tangan Lakukan Investigasi - Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera memicu perhatian serius pemerintah pusat. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Bareskrim Polri kini turun tangan melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti gangguan sistem kelistrikan tersebut. Adapun insiden blackout terjadi pada Jumat malam, 22 Mei [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-25T10:14:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-07T10:19:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-15.11.24.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"582\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petisiadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"petisiadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3800#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3800\"},\"author\":{\"name\":\"petisiadm\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\"},\"headline\":\"Kasus Blackout di Pulau Sumatera, Kementerian ESDM dan Bareskrim Turun Tangan Lakukan Investigasi\",\"datePublished\":\"2026-05-25T10:14:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-07T10:19:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3800\"},\"wordCount\":1240,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3800#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-15.11.24.jpeg\",\"articleSection\":[\"Headline News\",\"Megapolitan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3800#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3800\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3800\",\"name\":\"Kasus Blackout di Pulau Sumatera, Kementerian ESDM dan Bareskrim Turun Tangan Lakukan Investigasi - Petisi Brawijaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3800#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3800#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-15.11.24.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-05-25T10:14:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-07T10:19:17+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3800#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3800\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3800#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-15.11.24.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-15.11.24.jpeg\",\"width\":1000,\"height\":582,\"caption\":\"Ilustrasi- Kondisi di Pekanbaru gelap gulita akibat blackout di Pulau Sumatera. (Foto: Istimewa)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3800#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kasus Blackout di Pulau Sumatera, Kementerian ESDM dan Bareskrim Turun Tangan Lakukan Investigasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"description\":\"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"width\":545,\"height\":181,\"caption\":\"Petisi Brawijaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/petisi.brawijaya\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\",\"name\":\"petisiadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"petisiadm\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kasus Blackout di Pulau Sumatera, Kementerian ESDM dan Bareskrim Turun Tangan Lakukan Investigasi - Petisi Brawijaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kasus Blackout di Pulau Sumatera, Kementerian ESDM dan Bareskrim Turun Tangan Lakukan Investigasi - Petisi Brawijaya","og_description":"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera memicu perhatian serius pemerintah pusat. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Bareskrim Polri kini turun tangan melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti gangguan sistem kelistrikan tersebut. Adapun insiden blackout terjadi pada Jumat malam, 22 Mei [&hellip;]","og_url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800","og_site_name":"Petisi Brawijaya","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/","article_published_time":"2026-05-25T10:14:05+00:00","article_modified_time":"2026-06-07T10:19:17+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":582,"url":"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-15.11.24.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petisiadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"petisiadm","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800"},"author":{"name":"petisiadm","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b"},"headline":"Kasus Blackout di Pulau Sumatera, Kementerian ESDM dan Bareskrim Turun Tangan Lakukan Investigasi","datePublished":"2026-05-25T10:14:05+00:00","dateModified":"2026-06-07T10:19:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800"},"wordCount":1240,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-15.11.24.jpeg","articleSection":["Headline News","Megapolitan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800","name":"Kasus Blackout di Pulau Sumatera, Kementerian ESDM dan Bareskrim Turun Tangan Lakukan Investigasi - Petisi Brawijaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-15.11.24.jpeg","datePublished":"2026-05-25T10:14:05+00:00","dateModified":"2026-06-07T10:19:17+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800#primaryimage","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-15.11.24.jpeg","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-15.11.24.jpeg","width":1000,"height":582,"caption":"Ilustrasi- Kondisi di Pekanbaru gelap gulita akibat blackout di Pulau Sumatera. (Foto: Istimewa)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3800#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kasus Blackout di Pulau Sumatera, Kementerian ESDM dan Bareskrim Turun Tangan Lakukan Investigasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","name":"Petisi Brawijaya","description":"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi","publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization","name":"Petisi Brawijaya","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","width":545,"height":181,"caption":"Petisi Brawijaya"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b","name":"petisiadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","caption":"petisiadm"},"sameAs":["http:\/\/petisibrawijaya.or.id"],"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3800","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3800"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3800\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3802,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3800\/revisions\/3802"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3801"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}