{"id":3959,"date":"2026-06-03T10:03:40","date_gmt":"2026-06-03T10:03:40","guid":{"rendered":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959"},"modified":"2026-06-14T10:05:39","modified_gmt":"2026-06-14T10:05:39","slug":"brin-minta-maaf-usai-salah-tampilkan-jumlah-bulu-garuda-di-hari-pancasila-warganet-soroti-dugaan-penggunaan-ai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959","title":{"rendered":"BRIN Minta Maaf Usai Salah Tampilkan Jumlah Bulu Garuda di Hari Pancasila, Warganet Soroti Dugaan Penggunaan AI"},"content":{"rendered":"<p><strong>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA<\/strong> &#8211; Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan permohonan maaf kepada publik setelah unggahan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 yang menampilkan lambang Garuda Pancasila menuai kritik luas di media sosial. Kesalahan pada ilustrasi Garuda tersebut menjadi sorotan karena jumlah bulu pada sayap dan ekornya tidak sesuai dengan ketentuan resmi lambang negara.<\/p>\n<p>Kontroversi bermula ketika akun media sosial X (sebelumnya Twitter) resmi BRIN @brin_indonesia, mengunggah poster Hari Lahir Pancasila pada Senin (1\/6\/2026).<\/p>\n<p>Tidak lama setelah dipublikasikan, sejumlah warganet menemukan kejanggalan pada gambar Garuda yang digunakan dalam desain tersebut.<\/p>\n<p>Poster ucapan tersebut menampilkan sosok burung garuda yang diduga kuat merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).<\/p>\n<p>Mereka menilai jumlah bulu pada sayap kanan, sayap kiri, dan ekor tidak sesuai dengan filosofi yang melekat pada Lambang Negara Republik Indonesia.<\/p>\n<p>Merujuk pada standar resmi kenegaraan, desain Garuda Pancasila memiliki filosofi jumlah bulu yang merepresentasikan hari proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.<\/p>\n<p>Dalam lambang Garuda Pancasila yang resmi, masing-masing sayap memiliki 17 helai bulu, ekor terdiri atas 8 helai bulu, pangkal ekor 19 helai bulu, dan leher 45 helai bulu yang melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia, yakni 17 Agustus 1945.<\/p>\n<p>Namun, pada poster yang diunggah BRIN, jumlah bulu tersebut dinilai tidak lengkap dan tidak sesuai standar resmi negara.<\/p>\n<p>Kesalahan mencolok terlihat pada rincian jumlah bulu garuda yang sama sekali tidak sesuai dengan pakem sejarah negara. Pada sayap bagian kanan hanya terdapat 16 helai bulu, sayap kiri 15 helai, dan bagian ekor di bawah tulisan Bhinneka Tunggal Ika hanya berjumlah 7 helai.<\/p>\n<p>Selain BRIN, Satwapres dan Polri di akun media sosial resmi masing-masing juga diketahui salah dan tak mengikuti kaidah yang diatur UU.<\/p>\n<p>Kecerobohan ini sontak menjadi bulan-bulanan netizen. Publik menyoroti ironi sebuah lembaga berlabel &#8220;badan riset&#8221; yang justru dinilai tidak melakukan riset dasar sebelum mempublikasikan konten kenegaraan.<\/p>\n<p>Akun X @ButuhAquaX menyindir langsung dengan melampirkan pedoman gambar garuda yang benar. \u201cIni gambar garuda yg benar ya min, kalo nggak tahu riset dulu biar sama dengan namanya \u2018badan riset\u2019\u2026.\u201d tulisnya mengkritik pihak BRIN.<\/p>\n<p>Kekecewaan serupa juga dilontarkan oleh akun @saiful457574 yang menyoroti kelalaian instansi tersebut akibat terlalu mengandalkan teknologi instan seperti AI tanpa proses pengecekan ulang.<\/p>\n<p>Lebih jauh, polemik ini rupanya menyinggung ranah hukum.<\/p>\n<p>Akun @azkacoy membalas unggahan BRIN dengan melampirkan tangkapan layar Pasal 69 dari Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009.<\/p>\n<p>Dalam dokumen perundang-undangan tersebut, ditegaskan sanksi pidana yang jelas terkait penyalahgunaan lambang negara.<\/p>\n<p>Pasal 69 huruf (a) menyebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja menggunakan Lambang Negara yang rusak dan tidak sesuai dengan bentuk, warna, dan perbandingan ukuran dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).<\/p>\n<p><strong>BRIN Secara Resmi Meminta Maaf<\/strong><\/p>\n<p>Menanggapi polemik yang berkembang, BRIN segera menghapus unggahan yang dipermasalahkan dan menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang terjadi kepada Masyarakat.<\/p>\n<p>BRIN Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dalam tayangan konten peringatan Hari Lahir Pancasila yang telah kami bagikan,&#8221; kata BRIN, lewat akun X resminya, @brin_indonesia, Senin (1\/6).<\/p>\n<p>Mereka mengakui kesalahan tersebut, dan berjanji akan lebih berhati-hati terkait kreasi konten ke depan. Mereka juga mengevaluasi produksi konten itu dan memperbaikinya.<\/p>\n<p>&#8220;Sebagai bentuk tanggung jawab dan evaluasi internal, konten tersebut telah kami perbaiki,&#8221; kata BRIN.<\/p>\n<p>&#8220;Sebagai bentuk tanggung jawab dan evaluasi internal, konten tersebut telah kami perbaiki,&#8221; kata BRIN.<\/p>\n<p>BRIN awalnya mengunggah konten pada 1 Juni 2026 pada pukul 08.07 WIB, lalu unggahan itu hilang dan BRIN mengunggah lagi konten baru berupa foto Patung Garuda Pancasila yang diambil dari sudut bawah, pada 10.50 WIB.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan permohonan maaf kepada publik setelah unggahan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 yang menampilkan lambang Garuda Pancasila menuai kritik luas di media sosial. Kesalahan pada ilustrasi Garuda tersebut menjadi sorotan karena jumlah bulu pada sayap dan ekornya tidak sesuai dengan ketentuan resmi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3960,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,7],"tags":[],"class_list":["post-3959","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-headline-news","category-megapolitan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>BRIN Minta Maaf Usai Salah Tampilkan Jumlah Bulu Garuda di Hari Pancasila, Warganet Soroti Dugaan Penggunaan AI - Petisi Brawijaya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"BRIN Minta Maaf Usai Salah Tampilkan Jumlah Bulu Garuda di Hari Pancasila, Warganet Soroti Dugaan Penggunaan AI - Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan permohonan maaf kepada publik setelah unggahan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 yang menampilkan lambang Garuda Pancasila menuai kritik luas di media sosial. Kesalahan pada ilustrasi Garuda tersebut menjadi sorotan karena jumlah bulu pada sayap dan ekornya tidak sesuai dengan ketentuan resmi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-03T10:03:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-14T10:05:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-14.17.44.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"650\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1044\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petisiadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"petisiadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3959#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3959\"},\"author\":{\"name\":\"petisiadm\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\"},\"headline\":\"BRIN Minta Maaf Usai Salah Tampilkan Jumlah Bulu Garuda di Hari Pancasila, Warganet Soroti Dugaan Penggunaan AI\",\"datePublished\":\"2026-06-03T10:03:40+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-14T10:05:39+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3959\"},\"wordCount\":572,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3959#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-14.17.44.jpeg\",\"articleSection\":[\"Headline News\",\"Megapolitan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3959#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3959\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3959\",\"name\":\"BRIN Minta Maaf Usai Salah Tampilkan Jumlah Bulu Garuda di Hari Pancasila, Warganet Soroti Dugaan Penggunaan AI - Petisi Brawijaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3959#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3959#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-14.17.44.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-06-03T10:03:40+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-14T10:05:39+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3959#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3959\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3959#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-14.17.44.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-14.17.44.jpeg\",\"width\":650,\"height\":1044,\"caption\":\"Unggahan Garuda BRIN yang dikritik netizen. (Foto X)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=3959#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"BRIN Minta Maaf Usai Salah Tampilkan Jumlah Bulu Garuda di Hari Pancasila, Warganet Soroti Dugaan Penggunaan AI\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"description\":\"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"width\":545,\"height\":181,\"caption\":\"Petisi Brawijaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/petisi.brawijaya\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\",\"name\":\"petisiadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"petisiadm\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"BRIN Minta Maaf Usai Salah Tampilkan Jumlah Bulu Garuda di Hari Pancasila, Warganet Soroti Dugaan Penggunaan AI - Petisi Brawijaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"BRIN Minta Maaf Usai Salah Tampilkan Jumlah Bulu Garuda di Hari Pancasila, Warganet Soroti Dugaan Penggunaan AI - Petisi Brawijaya","og_description":"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan permohonan maaf kepada publik setelah unggahan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 yang menampilkan lambang Garuda Pancasila menuai kritik luas di media sosial. Kesalahan pada ilustrasi Garuda tersebut menjadi sorotan karena jumlah bulu pada sayap dan ekornya tidak sesuai dengan ketentuan resmi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959","og_site_name":"Petisi Brawijaya","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/","article_published_time":"2026-06-03T10:03:40+00:00","article_modified_time":"2026-06-14T10:05:39+00:00","og_image":[{"width":650,"height":1044,"url":"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-14.17.44.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petisiadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"petisiadm","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959"},"author":{"name":"petisiadm","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b"},"headline":"BRIN Minta Maaf Usai Salah Tampilkan Jumlah Bulu Garuda di Hari Pancasila, Warganet Soroti Dugaan Penggunaan AI","datePublished":"2026-06-03T10:03:40+00:00","dateModified":"2026-06-14T10:05:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959"},"wordCount":572,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-14.17.44.jpeg","articleSection":["Headline News","Megapolitan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959","name":"BRIN Minta Maaf Usai Salah Tampilkan Jumlah Bulu Garuda di Hari Pancasila, Warganet Soroti Dugaan Penggunaan AI - Petisi Brawijaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-14.17.44.jpeg","datePublished":"2026-06-03T10:03:40+00:00","dateModified":"2026-06-14T10:05:39+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959#primaryimage","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-14.17.44.jpeg","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-14.17.44.jpeg","width":650,"height":1044,"caption":"Unggahan Garuda BRIN yang dikritik netizen. (Foto X)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=3959#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"BRIN Minta Maaf Usai Salah Tampilkan Jumlah Bulu Garuda di Hari Pancasila, Warganet Soroti Dugaan Penggunaan AI"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","name":"Petisi Brawijaya","description":"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi","publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization","name":"Petisi Brawijaya","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","width":545,"height":181,"caption":"Petisi Brawijaya"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b","name":"petisiadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","caption":"petisiadm"},"sameAs":["http:\/\/petisibrawijaya.or.id"],"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3959","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3959"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3959\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3961,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3959\/revisions\/3961"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3960"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3959"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3959"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3959"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}