{"id":4414,"date":"2026-07-03T19:02:04","date_gmt":"2026-07-03T19:02:04","guid":{"rendered":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414"},"modified":"2026-07-03T19:02:04","modified_gmt":"2026-07-03T19:02:04","slug":"viral-seekor-tapir-satwa-sumatra-yang-dilindungi-tewas-disembelih-warga-saat-melintas-di-jalan-mesuji-bksda-dan-polisi-turun-tangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414","title":{"rendered":"Viral! Seekor Tapir Satwa Sumatra yang Dilindungi Tewas Disembelih Warga Saat Melintas di Jalan Mesuji, BKSDA dan Polisi Turun Tangan"},"content":{"rendered":"<p><strong>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA<\/strong> &#8211; Seekor tapir (Tapirus indicus), salah satu satwa langka yang dilindungi di Indonesia, ditemukan tewas setelah diduga disembelih oleh sejumlah warga di kawasan Jalan Lintas Timur (Jalintim), Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung. Peristiwa yang terekam dalam video dan beredar luas di media sosial tersebut memicu kecaman publik serta mendorong aparat kepolisian dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk melakukan penyelidikan.<\/p>\n<p>Peristiwa bermula ketika seekor tapir keluar dari kawasan hutan dan melintas di badan Jalan Lintas Timur, Rabu (1\/7\/2026) sore. Kemunculan satwa bercorak hitam putih itu menarik perhatian pengguna jalan dan warga sekitar. Video yang memperlihatkan tapir berjalan santai di tengah jalan dengan cepat menjadi viral di berbagai platform media sosial.<\/p>\n<p>Tak lama setelah video kemunculan satwa tersebut beredar, muncul rekaman lain di media sosial yang memperlihatkan tapir tersebut telah mati akibat disembelih warga memicu reaksi keras dari masyarakat dan pegiat konservasi.<\/p>\n<p>Dalam video berdurasi 19 detik yang viral tersebut, terlihat bangkai tapir sudah dalam kondisi termutilasi. Kepalanya terpisah dari badan, sementara bagian tubuh lainnya telah dipotong dan diletakkan di atas daun pisang di sebuah lahan terbuka.<\/p>\n<p>Beberapa pria tampak berada di lokasi penyembelihan. Salah satunya terlihat menghadap kamera sambil tersenyum dan mengacungkan jari tengah. Tak jauh dari bangkai tapir, terlihat pula senjata tajam yang diduga digunakan untuk membunuh satwa tersebut.<\/p>\n<p>Terdengar pula suara seorang pria dalam video yang mengatakan, &#8220;Siapa yang mau makan ini.&#8221;<\/p>\n<p>Menanggapi beredarnya video ini, Kepala Seksi KSDA Wilayah III Lampung, Itno Itoyo, menyatakan telah menerima laporan sejak awal kemunculan tapir dan langsung melakukan pemantauan di lapangan. Namun sebelum proses evakuasi dapat dilakukan, petugas memperoleh informasi bahwa satwa tersebut telah dibunuh.<\/p>\n<p>Pihak BKSDA kemudian berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Mesuji untuk mengusut kasus tersebut. Bukti berupa rekaman video dan informasi dari masyarakat telah diserahkan kepada penyidik guna mengidentifikasi pelaku.<\/p>\n<p>&#8220;Terhadap informasi tersebut, kami melalui Seksi KSDA Wilayah III Lampung sudah berkoordinasi dengan Polres Mesuji untuk melakukan pendalaman lebih lanjut. Itu masih menjadi pernyataan awal dari kami,&#8221; ujar Itno dikonfirmasi, Jumat (3\/7\/2026).<\/p>\n<p>BKSDA menegaskan bahwa tapir atau tenuk merupakan satwa asli Sumatra yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan sebagai penyebar biji.<\/p>\n<p>Populasinya terus mengalami penurunan akibat perburuan dan hilangnya habitat, sehingga pemerintah menetapkannya sebagai satwa yang dilindungi berdasarkan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n<p>Status perlindungannya setara dengan satwa ikonik Sumatra lainnya seperti gajah, harimau, badak, dan beruang madu.<\/p>\n<p>&#8220;Tapir atau tenuk merupakan salah satu dari The Big Five Mammals di Pulau Sumatera. Selain tapir, ada gajah Sumatera, harimau Sumatera, badak Sumatera, dan beruang madu. Statusnya sama-sama satwa yang dilindungi,&#8221; imbuh Itno.<\/p>\n<p>Selain dilindungi di Indonesia, tapir juga berstatus Endangered (Terancam Punah) menurut daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN).<\/p>\n<p>Itno menjelaskan bahwa perilaku tapir yang terlihat diam atau bergerak perlahan sering kali disalahartikan sebagai tanda kebingungan.<\/p>\n<p>Padahal, tapir merupakan satwa nokturnal yang lebih aktif pada malam hari dan biasanya beristirahat pada siang hari.<\/p>\n<p>&#8220;Tapir lebih aktif pada malam hari. Jadi ketika terlihat pada siang hari, gerakannya memang cenderung lambat dan tampak tenang,&#8221; ujar Itno.<\/p>\n<p>Selain itu, tapir memiliki kemampuan penglihatan yang terbatas sehingga lebih mengandalkan penciuman dan pendengaran untuk mengenali lingkungan di sekitarnya.<\/p>\n<p>Karena itu, satwa tersebut kerap berhenti beberapa saat sebelum melanjutkan perjalanan.<\/p>\n<p>&#8220;Tapir sering berhenti untuk mengendus udara dan mendengarkan kondisi di sekitarnya. Perilaku itu merupakan cara satwa mengenali lingkungan, bukan karena kehilangan arah,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Itno menambahkan, secara alami tapir bukan satwa yang agresif terhadap manusia.<\/p>\n<p>&#8220;Karakter tapir cenderung tenang. Ketika bertemu manusia, satwa ini lebih memilih menghindar daripada menyerang,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Balai KSDA Bengkulu Agung Nugroho mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri apabila menemukan satwa liar berada di badan jalan ataupun mendekati permukiman.<\/p>\n<p>Mengejar, memberi makan, atau berusaha menangkap satwa justru dapat membuat hewan mengalami stres, bersikap defensif, bahkan berpindah ke lokasi yang lebih berbahaya.<\/p>\n<p>Pihak kepolisian bersama BKSDA mengimbau masyarakat agar tidak memburu, menangkap, maupun membunuh satwa liar yang keluar dari habitatnya.<\/p>\n<p>Warga diminta segera melaporkan kepada petugas konservasi atau aparat kepolisian apabila menemukan satwa dilindungi berada di sekitar permukiman atau jalan raya sehingga dapat dilakukan evakuasi secara aman.<\/p>\n<p>&#8220;Segera laporkan kepada petugas agar kami dapat melakukan mitigasi dan penanganan sesuai prosedur. Dengan begitu, keselamatan masyarakat maupun satwa dapat sama-sama terjaga,&#8221; ujar Agung.<\/p>\n<p>4 Pelaku Berhasil Ditangkap<\/p>\n<p>Sementara itu kurang dari 24 jam setelah video penyembelihan satwa dilindungi itu viral di media sosial, Polres Mesuji berhasil menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan seekor tapir (Tapirus indicus) tersebut.<\/p>\n<p>Para terduga pelaku masing-masing berinisial KS (50), WS (30), TS (45), dan MPY (43). Mereka memiliki peran berbeda, mulai dari mengejar, menombak, menyembelih hingga menyediakan senjata yang digunakan untuk membunuh tapir.<\/p>\n<p>Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan dugaan tindak pidana pembunuhan satwa yang dilindungi.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah menerima laporan, tim gabungan Polres Mesuji langsung bergerak melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan satwa dilindungi jenis tapir,&#8221; kata Yuni, Jumat (3\/7\/2026).<\/p>\n<p>Keempat terduga pelaku kini menjalani pemeriksaan lebih oleh penyidik di kepolisian sebelum melimpahkannya ke jaksa penuntut umum.<\/p>\n<p>Keempat terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 40A ayat (1) huruf d Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.<\/p>\n<p>Aturan tersebut melarang setiap orang menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki maupun memperniagakan satwa yang berstatus dilindungi.<\/p>\n<p>Yuni mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri apabila menemukan satwa liar keluar dari habitatnya.<\/p>\n<p>Menurut dia, langkah yang tepat adalah segera melapor kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur.<\/p>\n<p>&#8220;Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian satwa liar. Apabila menemukan satwa dilindungi di sekitar permukiman atau jalan raya, segera laporkan kepada petugas, jangan melakukan perburuan ataupun tindakan yang membahayakan satwa tersebut,&#8221; kata dia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Seekor tapir (Tapirus indicus), salah satu satwa langka yang dilindungi di Indonesia, ditemukan tewas setelah diduga disembelih oleh sejumlah warga di kawasan Jalan Lintas Timur (Jalintim), Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung. Peristiwa yang terekam dalam video dan beredar luas di media sosial tersebut memicu kecaman publik serta mendorong aparat kepolisian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4415,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,7],"tags":[],"class_list":["post-4414","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-headline-news","category-megapolitan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Viral! Seekor Tapir Satwa Sumatra yang Dilindungi Tewas Disembelih Warga Saat Melintas di Jalan Mesuji, BKSDA dan Polisi Turun Tangan - Petisi Brawijaya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Viral! Seekor Tapir Satwa Sumatra yang Dilindungi Tewas Disembelih Warga Saat Melintas di Jalan Mesuji, BKSDA dan Polisi Turun Tangan - Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Seekor tapir (Tapirus indicus), salah satu satwa langka yang dilindungi di Indonesia, ditemukan tewas setelah diduga disembelih oleh sejumlah warga di kawasan Jalan Lintas Timur (Jalintim), Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung. Peristiwa yang terekam dalam video dan beredar luas di media sosial tersebut memicu kecaman publik serta mendorong aparat kepolisian [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-03T19:02:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-19.16.34.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"858\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petisiadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"petisiadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=4414#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=4414\"},\"author\":{\"name\":\"petisiadm\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\"},\"headline\":\"Viral! Seekor Tapir Satwa Sumatra yang Dilindungi Tewas Disembelih Warga Saat Melintas di Jalan Mesuji, BKSDA dan Polisi Turun Tangan\",\"datePublished\":\"2026-07-03T19:02:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=4414\"},\"wordCount\":942,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=4414#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-19.16.34.jpeg\",\"articleSection\":[\"Headline News\",\"Megapolitan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=4414#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=4414\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=4414\",\"name\":\"Viral! Seekor Tapir Satwa Sumatra yang Dilindungi Tewas Disembelih Warga Saat Melintas di Jalan Mesuji, BKSDA dan Polisi Turun Tangan - Petisi Brawijaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=4414#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=4414#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-19.16.34.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-07-03T19:02:04+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=4414#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=4414\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=4414#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-19.16.34.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-19.16.34.jpeg\",\"width\":1200,\"height\":858,\"caption\":\"Tapir yang sempat viral berkeliaran di jalan dibunuh warga (Foto: Istimewa\\\/Tangkapan Layar)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=4414#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Viral! Seekor Tapir Satwa Sumatra yang Dilindungi Tewas Disembelih Warga Saat Melintas di Jalan Mesuji, BKSDA dan Polisi Turun Tangan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"description\":\"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"width\":545,\"height\":181,\"caption\":\"Petisi Brawijaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/petisi.brawijaya\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\",\"name\":\"petisiadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"petisiadm\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Viral! Seekor Tapir Satwa Sumatra yang Dilindungi Tewas Disembelih Warga Saat Melintas di Jalan Mesuji, BKSDA dan Polisi Turun Tangan - Petisi Brawijaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Viral! Seekor Tapir Satwa Sumatra yang Dilindungi Tewas Disembelih Warga Saat Melintas di Jalan Mesuji, BKSDA dan Polisi Turun Tangan - Petisi Brawijaya","og_description":"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Seekor tapir (Tapirus indicus), salah satu satwa langka yang dilindungi di Indonesia, ditemukan tewas setelah diduga disembelih oleh sejumlah warga di kawasan Jalan Lintas Timur (Jalintim), Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung. Peristiwa yang terekam dalam video dan beredar luas di media sosial tersebut memicu kecaman publik serta mendorong aparat kepolisian [&hellip;]","og_url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414","og_site_name":"Petisi Brawijaya","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/","article_published_time":"2026-07-03T19:02:04+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":858,"url":"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-19.16.34.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petisiadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"petisiadm","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414"},"author":{"name":"petisiadm","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b"},"headline":"Viral! Seekor Tapir Satwa Sumatra yang Dilindungi Tewas Disembelih Warga Saat Melintas di Jalan Mesuji, BKSDA dan Polisi Turun Tangan","datePublished":"2026-07-03T19:02:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414"},"wordCount":942,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-19.16.34.jpeg","articleSection":["Headline News","Megapolitan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414","name":"Viral! Seekor Tapir Satwa Sumatra yang Dilindungi Tewas Disembelih Warga Saat Melintas di Jalan Mesuji, BKSDA dan Polisi Turun Tangan - Petisi Brawijaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-19.16.34.jpeg","datePublished":"2026-07-03T19:02:04+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414#primaryimage","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-19.16.34.jpeg","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-19.16.34.jpeg","width":1200,"height":858,"caption":"Tapir yang sempat viral berkeliaran di jalan dibunuh warga (Foto: Istimewa\/Tangkapan Layar)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=4414#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Viral! Seekor Tapir Satwa Sumatra yang Dilindungi Tewas Disembelih Warga Saat Melintas di Jalan Mesuji, BKSDA dan Polisi Turun Tangan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","name":"Petisi Brawijaya","description":"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi","publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization","name":"Petisi Brawijaya","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","width":545,"height":181,"caption":"Petisi Brawijaya"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b","name":"petisiadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","caption":"petisiadm"},"sameAs":["http:\/\/petisibrawijaya.or.id"],"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4414","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4414"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4414\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4416,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4414\/revisions\/4416"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4415"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}