{"id":454,"date":"2025-10-08T10:10:00","date_gmt":"2025-10-08T10:10:00","guid":{"rendered":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454"},"modified":"2025-10-08T13:46:24","modified_gmt":"2025-10-08T13:46:24","slug":"guntur-siregar-prabowo-jangan-lindungi-dugaan-pemalsuan-ijazah-jokowi-dan-gibran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454","title":{"rendered":"Guntur Siregar: Prabowo Jangan Lindungi Dugaan Pemalsuan Ijazah Jokowi dan Gibran"},"content":{"rendered":"<p><strong>Petisi Brawijaya Media<\/strong> &#8211; Pengamat politik, Guntur Siregar, menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo Subianto bersikap tegas dan tidak melindungi dugaan kejahatan pemalsuan ijazah yang menyeret nama Presiden sebelumnya, Joko Widodo, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.<\/p>\n<p>Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara eksklusif dengan KBA News, pada Senin 6 Oktober 2025, menyusul pertemuan antara Presiden Prabowo dan Jokowi di rumah pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara, Jaksel, Sabtu, 4 Oktober\u00a0 lalu.<\/p>\n<p>Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut diduga membahas banyak hal, termasuk di antaranya perlindungan agar dia dan anaknya tidak dibawa ke pengadilan karena dugaan menggunakan ijazah palsu dalam proses pemilihan pejabat publik.<\/p>\n<p>&#8220;Ini dugaan saya yang membuat Jokowi menemui Presiden prabowo di kediaman\u00a0 Kartanegara. Jokowi salah hitung soal ijazah ini. Dia anggap sepele sewaktu memegang kekuasaan. Dia anggap remeh sosok seorang Bambang Tri,\u201d ujar Guntur seperti dilansir dari KBA News, pada Rabu, (8\/10\/2025).<\/p>\n<p>Adapun isu pemalsuan ijazah Jokowi telah menjadi perdebatan publik sejak beberapa tahun terakhir. Sejumlah aktivis dan akademisi mempertanyakan keabsahan ijazah yang digunakan Jokowi saat mendaftar sebagai calon presiden.<\/p>\n<p>Meski pihak Istana telah membantah tuduhan tersebut, laporan hukum dan gugatan ke pengadilan nyatanya hingga kini tetap bergulir.<\/p>\n<p>Dugaan Jokowi menggunakan ijazah palsu itu pertama kali diungkapkan oleh Bambang Tri Mulyono yang mengarang buku Jokowi Undercover yang membukti bahwa semua ijazah Jokowi dari SD sampai perguruan tinggi adalah palsu. Jokowi marah dan menangkapnya. Dalam proses di PN Solo, dia terbukti mencemarkan nama baik Jokowi dan dihukum dua kali, yaitu 4 tahun dan 6 tahun penjara. Tetapi pengadilan itu cacat karena jaksa tidak pernah sekalipun menunjukkan ijazah asli Jokowi.<\/p>\n<p>Kesaksian bahwa ijazah Jokowi palsu juga diungkapkan oleh Roy Suryo, Rismon Sianipar dan\u00a0 Tifauziyah Tyassuma yang sudah melakukan penelitian\u00a0 mendalam dan bersaksi bahwa ijazah itu palsu. Mereka menghubungi berbagai pihak dan narasumber untuk membuktikan bahwa ijazah kedua anak-bapak memang perlu diragukan keaslian.<\/p>\n<p>Jokowi diduga menggunakan ijazah S-1 palsu sewaktu mencukupi syarat untuk pemilihan Walikota Solo (2005 dan 2010), pemilihan Gubernur DKI Jakarta (2012) dan Pilpres (2014 dan 2019).<\/p>\n<p>Sedangkan Gibran diduga menggunakan ijazah palsu untuk mengikuti proses pemilihan walikota Solo (2021) dan Pilpres (2024) sebagai Cawapres mendampingi Prabowo subianto sebagai Capres.<\/p>\n<p>Gibran, yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden, juga sempat disorot terkait proses pencalonannya yang dinilai kontroversial karena melibatkan putusan Mahkamah Konstitusi yang membuka jalan bagi pencalonan usia muda.<\/p>\n<p>\u201cMereka dengan tidak malu-malu menggunakan identitas palsu untuk ikut pemilihan dalam rangka menipu mengambil hati rakyat,\u201d kata mantan Sekjen Pro Jokowi (Projo) yang mendukung Jokowi sebagai Presiden di Pilpres 2014.<\/p>\n<p>Perkembangan terbaru kasus ini adalah Roy Suryo dan kawan-kawan sudah mendapatkan ijazah sarjana (S-1) kehutanan UGM yang\u00a0 dipergunakan Jokowi sewaktu melengkapi persyaratan menjadi Capres di Pilpres 2019.<\/p>\n<p>Pihak KPU Pusat dengan sukarela memberikan akses bagi Roy dan kawan-kawan untuk melihat dan mendapatkan salinan fotokopi ijazah tersebut. Dengan data terbaru dari KPU itu\u00a0 mereka semakin yakin bahwa ijazah itu palsu.<\/p>\n<p>Terbukanya akses di KPU itu setelah sebelumnya mereka menolak memberikan dengan alasan berlindung kepada kerahasiaan pribadi, bahkan sempat membuat Keputusan KPU bahwa data para Capres tidak boleh dipublikasi, menunjukkan bahwa mereka tidak kuasa melawan kehendak masyarakat yang mendesak akses itu dibuka. KPU sendiri tidak berdaya.\u00a0 Keputusan KPU yang baru berumur beberapa hari itu terpaksa dicabut.<\/p>\n<p>Menurut mantan aktivis GMNI DKI Jakarta itu, \u00a0perubahan sikap KPU tersebut tidak bisa dibaca selain bahwa pemerintahan Prabowo tidak lagi\u00a0<em>keukeuh<\/em>\u00a0untuk melindungi Jokowi dan Gibran. Sebagai lembaga negara di bawah Presiden, mereka tentunya tidak berani melawan Presiden. Mereka akan tegak lurus dengan kehendak pimpinan tertinggi negara.<\/p>\n<p>\u201cJokowi sudah kehabisan cara dan akal bagaimana mengatasi isu ijazah yang menimpa dirinya dan putra dinastinya Gibran Rakabuming Raka. Karena fakta dan data yang selama ini coba ditutupi akhirnya terbongkar juga. Dan ini sangat fatal buat Jokowi dan putranya. Ini penipuan publik yang tidak bisa ditoleransi,\u201d kata Guntur.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Guntur menegaskan bahwa pemalsuan ijazah merupakan kejahatan serius yang tidak boleh ditoleransi, apalagi jika dilakukan oleh atau melibatkan pejabat publik. Ia menyebut bahwa Prabowo, sebagai pemimpin baru, memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu.<\/p>\n<p>\u201cJika benar ada pemalsuan ijazah, maka itu adalah kejahatan yang harus diproses secara hukum. Prabowo tidak boleh melindungi siapa pun, termasuk Jokowi dan Gibran,\u201d ujar Guntur.<\/p>\n<p>Menurutnya, pembiaran terhadap dugaan pelanggaran hukum akan merusak kredibilitas pemerintahan Prabowo dan mengkhianati semangat reformasi serta demokrasi yang telah dibangun sejak 1998.<\/p>\n<p>Guntur Siregar menekankan bahwa Prabowo memiliki kesempatan untuk menunjukkan integritasnya sebagai pemimpin yang berpihak pada kebenaran dan keadilan. Ia menyarankan agar Prabowo membentuk tim independen untuk menyelidiki dugaan pemalsuan ijazah secara transparan.<\/p>\n<p>\u201cIni bukan soal balas dendam politik, tapi soal penegakan hukum. Jika Prabowo ingin dikenang sebagai pemimpin yang adil, maka ia harus berani mengambil sikap,\u201d tegas Guntur.<\/p>\n<p>Guntur mengatakan bahwa publik pasti mendesak supaya Jokowi diadili dan masuk penjara serta sang putra dimakzulkan dari kursi Wapres. Ia juga menilai bahwa Jokowi adalah\u00a0 presiden yang sudah menjadi kecelakaan sejarah kelam bangsa ini.<\/p>\n<p>\u201cIni bisa menjadi musuh bersama rakyat\u00a0 Indonesia apabila ada putusan hukum Jokowi terbukti palsukan ijazahnya dan Gibran putranya ternyata tidak tamat SMA,\u201d pungkas Guntur Siregar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petisi Brawijaya Media &#8211; Pengamat politik, Guntur Siregar, menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo Subianto bersikap tegas dan tidak melindungi dugaan kejahatan pemalsuan ijazah yang menyeret nama Presiden sebelumnya, Joko Widodo, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara eksklusif dengan KBA News, pada Senin 6 Oktober 2025, menyusul pertemuan antara Presiden Prabowo [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":455,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[167,170,165,166,69,59,169,168],"class_list":{"0":"post-454","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-headline-news","8":"category-politik","9":"tag-gibran-rakabuming-raka","10":"tag-guntur-siregar","11":"tag-ijazah-palsu","12":"tag-jokowi","13":"tag-pertemuan-jokowi-dan-prabowo","14":"tag-presiden-prabowo-subianto","15":"tag-rismon-sianipar","16":"tag-roy-suryo"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Guntur Siregar: Prabowo Jangan Lindungi Dugaan Pemalsuan Ijazah Jokowi dan Gibran - Petisi Brawijaya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Guntur Siregar: Prabowo Jangan Lindungi Dugaan Pemalsuan Ijazah Jokowi dan Gibran - Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Petisi Brawijaya Media &#8211; Pengamat politik, Guntur Siregar, menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo Subianto bersikap tegas dan tidak melindungi dugaan kejahatan pemalsuan ijazah yang menyeret nama Presiden sebelumnya, Joko Widodo, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara eksklusif dengan KBA News, pada Senin 6 Oktober 2025, menyusul pertemuan antara Presiden Prabowo [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-08T10:10:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-08T13:46:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/guntur-siregar.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"717\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"431\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petisiadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"petisiadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=454#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=454\"},\"author\":{\"name\":\"petisiadm\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\"},\"headline\":\"Guntur Siregar: Prabowo Jangan Lindungi Dugaan Pemalsuan Ijazah Jokowi dan Gibran\",\"datePublished\":\"2025-10-08T10:10:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-08T13:46:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=454\"},\"wordCount\":818,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=454#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/guntur-siregar.jpg\",\"keywords\":[\"Gibran Rakabuming Raka\",\"Guntur Siregar\",\"Ijazah Palsu\",\"Jokowi\",\"Pertemuan Jokowi dan Prabowo\",\"Presiden Prabowo Subianto\",\"Rismon Sianipar\",\"Roy Suryo\"],\"articleSection\":[\"Headline News\",\"Politik\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=454#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=454\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=454\",\"name\":\"Guntur Siregar: Prabowo Jangan Lindungi Dugaan Pemalsuan Ijazah Jokowi dan Gibran - Petisi Brawijaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=454#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=454#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/guntur-siregar.jpg\",\"datePublished\":\"2025-10-08T10:10:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-08T13:46:24+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=454#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=454\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=454#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/guntur-siregar.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/guntur-siregar.jpg\",\"width\":717,\"height\":431,\"caption\":\"Aktivis politik yang juga Eksponen Angkatan Reformasi 98 Guntur Siregar. (Foto: KBA).\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=454#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Guntur Siregar: Prabowo Jangan Lindungi Dugaan Pemalsuan Ijazah Jokowi dan Gibran\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"description\":\"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"width\":545,\"height\":181,\"caption\":\"Petisi Brawijaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/petisi.brawijaya\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\",\"name\":\"petisiadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"petisiadm\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Guntur Siregar: Prabowo Jangan Lindungi Dugaan Pemalsuan Ijazah Jokowi dan Gibran - Petisi Brawijaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Guntur Siregar: Prabowo Jangan Lindungi Dugaan Pemalsuan Ijazah Jokowi dan Gibran - Petisi Brawijaya","og_description":"Petisi Brawijaya Media &#8211; Pengamat politik, Guntur Siregar, menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo Subianto bersikap tegas dan tidak melindungi dugaan kejahatan pemalsuan ijazah yang menyeret nama Presiden sebelumnya, Joko Widodo, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara eksklusif dengan KBA News, pada Senin 6 Oktober 2025, menyusul pertemuan antara Presiden Prabowo [&hellip;]","og_url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454","og_site_name":"Petisi Brawijaya","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/","article_published_time":"2025-10-08T10:10:00+00:00","article_modified_time":"2025-10-08T13:46:24+00:00","og_image":[{"width":717,"height":431,"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/guntur-siregar.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petisiadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"petisiadm","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454"},"author":{"name":"petisiadm","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b"},"headline":"Guntur Siregar: Prabowo Jangan Lindungi Dugaan Pemalsuan Ijazah Jokowi dan Gibran","datePublished":"2025-10-08T10:10:00+00:00","dateModified":"2025-10-08T13:46:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454"},"wordCount":818,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/guntur-siregar.jpg","keywords":["Gibran Rakabuming Raka","Guntur Siregar","Ijazah Palsu","Jokowi","Pertemuan Jokowi dan Prabowo","Presiden Prabowo Subianto","Rismon Sianipar","Roy Suryo"],"articleSection":["Headline News","Politik"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454","name":"Guntur Siregar: Prabowo Jangan Lindungi Dugaan Pemalsuan Ijazah Jokowi dan Gibran - Petisi Brawijaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/guntur-siregar.jpg","datePublished":"2025-10-08T10:10:00+00:00","dateModified":"2025-10-08T13:46:24+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454#primaryimage","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/guntur-siregar.jpg","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/guntur-siregar.jpg","width":717,"height":431,"caption":"Aktivis politik yang juga Eksponen Angkatan Reformasi 98 Guntur Siregar. (Foto: KBA)."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=454#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Guntur Siregar: Prabowo Jangan Lindungi Dugaan Pemalsuan Ijazah Jokowi dan Gibran"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","name":"Petisi Brawijaya","description":"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi","publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization","name":"Petisi Brawijaya","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","width":545,"height":181,"caption":"Petisi Brawijaya"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b","name":"petisiadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","caption":"petisiadm"},"sameAs":["http:\/\/petisibrawijaya.or.id"],"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/454","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=454"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/454\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":456,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/454\/revisions\/456"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/455"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=454"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=454"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=454"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}