{"id":5465,"date":"2026-10-13T13:50:34","date_gmt":"2026-10-13T13:50:34","guid":{"rendered":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465"},"modified":"2026-10-13T13:50:34","modified_gmt":"2026-10-13T13:50:34","slug":"puluhan-ribu-buruh-bakal-demo-bergelombang-tuntut-kenaikan-ump-2027-sebesar-75-95-kspi-tak-akan-bikin-bangkrut-pengusaha","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465","title":{"rendered":"Puluhan Ribu Buruh Bakal Demo Bergelombang Tuntut Kenaikan UMP 2027 Sebesar 7,5%\u20139,5%, KSPI: Tak Akan Bikin Bangkrut Pengusaha"},"content":{"rendered":"<p><strong>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA<\/strong> &#8211; Puluhan ribu buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh bersiap menggelar aksi demonstrasi secara bergelombang di 38 provinsi pada 15\u201330 Oktober 2026. Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak pemerintah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 sebesar 7,5% hingga 9,5%.<\/p>\n<p>Rencana demonstrasi tersebut menjadi bagian dari upaya serikat pekerja mengawal kebijakan pengupahan tahun depan. Buruh menilai kenaikan upah minimum diperlukan untuk menjaga daya beli pekerja di tengah perubahan biaya hidup dan kondisi perekonomian.<\/p>\n<p>Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mengatakan aksi akan dipusatkan di daerah masing-masing, terutama di kantor gubernur. Hal ini karena penetapan upah minimum melibatkan pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya.<\/p>\n<p>\u201cBuruh akan berjuang, ada aksi-aksi di bulan Oktober ini, sekitar dalam rentang tanggal 15 Oktober sampai 30 Oktober. Sekali lagi di daerah bukan, di Jakarta, kalau di Jakarta di Kantor Gubernur, karena perjuangannya adalah di daerah masing-masing,\u201d tuturnya dalam konferensi pers, Selasa (13\/10\/2026).<\/p>\n<p>Alasan buruh menggelar aksi di tanggal tersebut lantaran bertepatan dengan rencana Pemerintah menetapkan UMP dan UMK tahun 2027 pada 1 November 2026. Momentum tersebut dinilai tepat agar pemerintah mendengar aspirasi buruh sebelum menetapkan batas UMP\/K.<\/p>\n<p>&#8220;Penetapan upah minimum provinsi dan upah minimum sektoral provinsi, UMP dan UMSP, itu harus ditetapkan 1 November 2026, yaitu 60 hari sebelum berlakunya upah minimum pada 1 Januari 2027,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Said yang juga menjabat Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh mengatakan KSPI bersama Partai Buruh mengusulkan kenaikan upah minimum 2027 dengan mempertimbangkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta penggunaan indeks tertentu pada batas tertinggi dalam formula pengupahan.<\/p>\n<p>Menurut perhitungan yang disampaikan Said, usulan kenaikan tersebut diperhitungkan berdasarkan tiga komponen, yakni rata-rata inflasi nasional secara tahunan, rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional, dan indeks tertentu.<\/p>\n<p>Untuk indeks tertentu, KSPI menggunakan angka 0,9 sesuai rentang yang disebutkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2026, yakni 0,5 hingga 0,9.<\/p>\n<p>Berdasarkan data periode Oktober 2025 hingga Agustus 2026 yang dihimpun KSPI, rata-rata inflasi nasional mencapai 3,20%, sedangkan rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,43%. Data September 2026 belum digunakan karena belum diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS).<\/p>\n<p>Dengan memasukkan indeks tertentu sebesar 0,9, perhitungan KSPI menghasilkan kenaikan rata-rata nasional sekitar 7,7%. Angka itu kemudian menjadi salah satu dasar penetapan batas bawah usulan kenaikan upah minimum sebesar 7,5%.<\/p>\n<p>\u201cSecara rata-rata nasional, perhitungannya menghasilkan angka sekitar 7,7%. Tetapi karena ada daerah yang pertumbuhan ekonominya lebih rendah dari angka nasional, batas bawah usulan kami sesuaikan menjadi 7,5%,\u201d kata Said dalam kesempatan sebelumnya, pada September lalu.<\/p>\n<p>Adapun batas atas 9,5% diajukan dengan mempertimbangkan variasi pertumbuhan ekonomi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tinggi.<\/p>\n<p>Said mencontohkan Maluku Utara yang menurut data yang digunakan KSPI memiliki rata-rata pertumbuhan ekonomi 20,05% dan rata-rata inflasi 5,8%. Berdasarkan perhitungan KSPI, penggunaan indeks tertentu 0,5 di Maluku Utara menghasilkan kenaikan upah sekitar 12,5%.<\/p>\n<p>Namun, KSPI menetapkan batas atas usulan sebesar 9,5% karena kenaikan upah minimum hingga dua digit disebut jarang terjadi dalam sekitar 10 tahun terakhir.<\/p>\n<p>&#8220;Kebiasaan selama, kenaikan UMP ini tidak ada dua digit. Makanya, tuntutan kenaikan UMP kita turunkan menjadi 9,5%. Usulan buruh untuk upah minimum tahun 2027 adalah naik 7,5 sampai 9%,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Said mengatakan, kenaikan UMP 7,5 persen sampai 9,5 persen tak akan membuat perusahaan bangkrut, atau sampai harus pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.<\/p>\n<p>Sebab, menurut dia, pabrik yang tutup pada periode 2025 sampai Juni 2026 justru lebih banyak di wilayah dengan upah minimum terendah.<\/p>\n<p>\u201cPabrik yang paling banyak tutup justru yang memiliki upah minimum rendah, di mana? Di Jawa Tengah, di Majalengka, Sumedang, itu yang upah minimumnya rendah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut penilainnya, gelombang PHK dan penutupan industri sepanjang tahun terakhir dipicu oleh bermacam faktor lain, terkhusus dinamika ekonomi serta geopolitik global yang menekan industri berorientasi ekspor.<\/p>\n<p>&#8220;Saya jumpai, kenapa perusahaan tekstil, garmen, sepatu, ini paling banyak tutup, itu yang orientasi ekspor, yang banyak tutup. Kenapa dia turun? Karena permintaan barang di pasar internasional menurun. Karena pasar internasional melambat, maka permintaan ke Indonesia juga menurun,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Di samping itu, Iqbal menekankan beban tingginya biaya operasional yang tak seimbang dengan ketahanan modal industri. Komponen pembiayaan ini mencakup lonjakan harga bahan baku, gas industri, bahan bakar minyak (BBM), hingga moda logistik.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau ongkos produksi meningkat, dilakukanlah efisiensi dari produksi dengan cara mengurangi karyawan, sehingga biaya produksi, labor cost, menurun,\u201d kata Iqbal.<\/p>\n<p>Said meminta pemerintah dan pengusaha membahas peningkatan produktivitas serta penurunan biaya operasional perusahaan agar kenaikan upah tidak dibebankan sebagai persoalan tunggal.<\/p>\n<p>\u201cTidak ada PHK dengan menaikkan upah, mari kita diskusi produktivitas dan menurunkan angka overhead cost seperti pajak PTKP, PPN biaya cukai logistik, delivery on time dan lain seperti itu,\u201d ujar Said.<\/p>\n<p>Di luar tuntutan upah minimum, KSPI dan Partai Buruh mendesak Menteri Ketenagakerjaan segera menerbitkan aturan pengganti PP No. 35\/2021.<\/p>\n<p>Said menyoroti ketentuan pesangon yang menurutnya memungkinkan pembayaran sebesar 0,5 kali ketentuan, dan meminta besaran pesangon paling sedikit menjadi satu kali ketentuan.<\/p>\n<p>Organisasi buruh juga meminta aturan mengenai pekerja alih daya atau outsourcing diperbarui. Said mendorong agar ketentuan yang disebutnya diatur dalam Permenaker No. 6\/2026 diganti dengan peraturan baru yang membatasi jenis pekerjaan yang dapat dialihdayakan.<\/p>\n<p>Said menilai kejelasan hubungan kerja diperlukan agar pekerja memperoleh perlindungan yang lebih pasti, termasuk terkait status hubungan kerja, kebebasan membentuk serikat pekerja, dan hak atas pesangon.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Puluhan ribu buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh bersiap menggelar aksi demonstrasi secara bergelombang di 38 provinsi pada 15\u201330 Oktober 2026. Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak pemerintah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 sebesar 7,5% hingga 9,5%. Rencana demonstrasi tersebut menjadi bagian dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5468,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,7],"tags":[],"class_list":["post-5465","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-headline-news","category-megapolitan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Puluhan Ribu Buruh Bakal Demo Bergelombang Tuntut Kenaikan UMP 2027 Sebesar 7,5%\u20139,5%, KSPI: Tak Akan Bikin Bangkrut Pengusaha - Petisi Brawijaya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Puluhan Ribu Buruh Bakal Demo Bergelombang Tuntut Kenaikan UMP 2027 Sebesar 7,5%\u20139,5%, KSPI: Tak Akan Bikin Bangkrut Pengusaha - Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Puluhan ribu buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh bersiap menggelar aksi demonstrasi secara bergelombang di 38 provinsi pada 15\u201330 Oktober 2026. Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak pemerintah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 sebesar 7,5% hingga 9,5%. Rencana demonstrasi tersebut menjadi bagian dari [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-13T13:50:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-13-at-16.35.32.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"339\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petisiadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"petisiadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5465#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5465\"},\"author\":{\"name\":\"petisiadm\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\"},\"headline\":\"Puluhan Ribu Buruh Bakal Demo Bergelombang Tuntut Kenaikan UMP 2027 Sebesar 7,5%\u20139,5%, KSPI: Tak Akan Bikin Bangkrut Pengusaha\",\"datePublished\":\"2026-10-13T13:50:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5465\"},\"wordCount\":812,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5465#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-13-at-16.35.32.jpeg\",\"articleSection\":[\"Headline News\",\"Megapolitan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5465#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5465\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5465\",\"name\":\"Puluhan Ribu Buruh Bakal Demo Bergelombang Tuntut Kenaikan UMP 2027 Sebesar 7,5%\u20139,5%, KSPI: Tak Akan Bikin Bangkrut Pengusaha - Petisi Brawijaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5465#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5465#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-13-at-16.35.32.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-10-13T13:50:34+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5465#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5465\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5465#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-13-at-16.35.32.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-13-at-16.35.32.jpeg\",\"width\":600,\"height\":339,\"caption\":\"Foto Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden).\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5465#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Puluhan Ribu Buruh Bakal Demo Bergelombang Tuntut Kenaikan UMP 2027 Sebesar 7,5%\u20139,5%, KSPI: Tak Akan Bikin Bangkrut Pengusaha\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"description\":\"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"width\":545,\"height\":181,\"caption\":\"Petisi Brawijaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/petisi.brawijaya\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\",\"name\":\"petisiadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"petisiadm\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Puluhan Ribu Buruh Bakal Demo Bergelombang Tuntut Kenaikan UMP 2027 Sebesar 7,5%\u20139,5%, KSPI: Tak Akan Bikin Bangkrut Pengusaha - Petisi Brawijaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Puluhan Ribu Buruh Bakal Demo Bergelombang Tuntut Kenaikan UMP 2027 Sebesar 7,5%\u20139,5%, KSPI: Tak Akan Bikin Bangkrut Pengusaha - Petisi Brawijaya","og_description":"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Puluhan ribu buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh bersiap menggelar aksi demonstrasi secara bergelombang di 38 provinsi pada 15\u201330 Oktober 2026. Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak pemerintah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 sebesar 7,5% hingga 9,5%. Rencana demonstrasi tersebut menjadi bagian dari [&hellip;]","og_url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465","og_site_name":"Petisi Brawijaya","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/","article_published_time":"2026-10-13T13:50:34+00:00","og_image":[{"width":600,"height":339,"url":"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-13-at-16.35.32.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petisiadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"petisiadm","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465"},"author":{"name":"petisiadm","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b"},"headline":"Puluhan Ribu Buruh Bakal Demo Bergelombang Tuntut Kenaikan UMP 2027 Sebesar 7,5%\u20139,5%, KSPI: Tak Akan Bikin Bangkrut Pengusaha","datePublished":"2026-10-13T13:50:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465"},"wordCount":812,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-13-at-16.35.32.jpeg","articleSection":["Headline News","Megapolitan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465","name":"Puluhan Ribu Buruh Bakal Demo Bergelombang Tuntut Kenaikan UMP 2027 Sebesar 7,5%\u20139,5%, KSPI: Tak Akan Bikin Bangkrut Pengusaha - Petisi Brawijaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-13-at-16.35.32.jpeg","datePublished":"2026-10-13T13:50:34+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465#primaryimage","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-13-at-16.35.32.jpeg","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-13-at-16.35.32.jpeg","width":600,"height":339,"caption":"Foto Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5465#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Puluhan Ribu Buruh Bakal Demo Bergelombang Tuntut Kenaikan UMP 2027 Sebesar 7,5%\u20139,5%, KSPI: Tak Akan Bikin Bangkrut Pengusaha"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","name":"Petisi Brawijaya","description":"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi","publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization","name":"Petisi Brawijaya","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","width":545,"height":181,"caption":"Petisi Brawijaya"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b","name":"petisiadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","caption":"petisiadm"},"sameAs":["http:\/\/petisibrawijaya.or.id"],"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5465","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5465"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5465\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5469,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5465\/revisions\/5469"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5468"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5465"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5465"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5465"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}