{"id":5488,"date":"2026-10-14T14:56:46","date_gmt":"2026-10-14T14:56:46","guid":{"rendered":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488"},"modified":"2026-10-22T14:59:06","modified_gmt":"2026-10-22T14:59:06","slug":"hashim-pamer-program-mbg-di-hadapan-james-robinson-soroti-gizi-anak-dan-kesenjangan-pendidikan-indonesia-dan-korea-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488","title":{"rendered":"Hashim Pamer Program MBG di Hadapan James Robinson, Soroti Gizi Anak dan Kesenjangan Pendidikan Indonesia dan Korea Selatan"},"content":{"rendered":"<p><strong>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA<\/strong> &#8211; Hashim Djojohadikusumo memaparkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia di hadapan peraih Nobel Ekonomi 2024, James A. Robinson bersama Daron Acemoglu dan Simon Johnson atas penelitian mengenai bagaimana institusi sosial dan politik memengaruhi kemakmuran suatu negara.<\/p>\n<p>Hashim, yang merupakan anggota Dewan Penasihat Prasasti Center for Policy Studies, menegaskan bahwa persoalan gizi tidak dapat dipisahkan dari agenda pembangunan nasional.<\/p>\n<p>Menurut dia, anak-anak yang tidak memperoleh asupan nutrisi memadai berisiko mengalami hambatan dalam mengikuti pembelajaran, sehingga dapat memengaruhi kualitas SDM ketika memasuki usia produktif.<\/p>\n<p>Dalam paparannya, Hashim memperkenalkan MBG sebagai salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang diarahkan untuk memperbaiki pemenuhan gizi anak sekaligus mendukung pembangunan manusia dalam jangka panjang.<\/p>\n<p>\u201cSalah satu persoalannya, sekaligus yang menjadi landasan program kami, adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mungkin sudah Anda dengar. Program MBG merupakan salah satu program unggulan yang dijanjikan Presiden Prabowo selama kampanye,\u201d kata Hashim dalam Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di The Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Selasa (13\/10\/2026).<\/p>\n<p>Adik Prabowo itu mengungkapkan gagasan MBG sebenarnya sudah muncul sejak 2006. Kala itu, Prabowo menyampaikan kekhawatirannya terhadap kualitas pendidikan dan gizi anak-anak Indonesia, terutama karena angka stunting yang disebut mencapai 30%.<\/p>\n<p>&#8220;Sebenarnya, gagasan awal program ini sudah muncul pada 2006. Saat itu saya sedang tinggal di Eropa, dan dia (Prabowo) memanggil saya ke kantornya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Berdasarkan informasi yang disampaikan Prabowo kepadanya saat itu, anak-anak yang mengalami stunting dan membawa dampaknya hingga dewasa memiliki rata-rata IQ sebesar 72.<\/p>\n<p>Prabowo khawatir kondisi tersebut akan memengaruhi kualitas tenaga kerja Indonesia pada masa mendatang. Menurut Hashim, persoalan ini juga berkaitan dengan bagaimana Indonesia memanfaatkan bonus demografi.<\/p>\n<p>&#8220;Masalahnya adalah mereka tidak akan menjadi aset. Orang-orang sering bicara tentang bonus demografi, tetapi mereka justru akan menjadi beban\/liabilitas,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Selain menyinggung persoalan stunting, Hashim mengungkapkan hasil kajian pada masa pemerintahan sebelumnya yang disebut menunjukkan sekitar 41 persen anak sekolah di Indonesia berangkat ke sekolah tanpa sarapan.<\/p>\n<p>Menurut dia, kondisi tersebut dapat mengganggu konsentrasi anak ketika mengikuti pelajaran. Anak yang merasa lapar berpotensi kesulitan mempertahankan perhatian selama proses belajar, khususnya apabila kegiatan pembelajaran berlangsung selama beberapa jam.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut menjadi salah satu dasar argumen Hashim mengenai pentingnya pemenuhan gizi dalam mendukung proses pendidikan.<\/p>\n<p>\u201cJadi bisa Anda bayangkan ketika anak-anak harus mengikuti pelajaran selama tiga, empat atau lima jam dengan perut kosong,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Dalam forum yang sama, Hashim turut menyoroti kesenjangan capaian pendidikan Indonesia dibandingkan Korea Selatan. Ia menggunakan Programme for International Student Assessment (PISA) sebagai salah satu rujukan untuk menggambarkan perbedaan kemampuan akademik siswa di berbagai negara.<\/p>\n<p>PISA merupakan asesmen internasional yang diselenggarakan oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Penilaian ini mengukur kemampuan siswa berusia sekitar 15 tahun dalam membaca, matematika, dan sains, dengan fokus pada penerapan pengetahuan untuk menghadapi persoalan kehidupan nyata.<\/p>\n<p>Hashim mengatakan Korea Selatan kerap berada di kelompok negara dengan capaian pendidikan tinggi, sedangkan Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan kemampuan akademik siswa.<\/p>\n<p>\u201cJika Anda melihat, Korea hampir selalu berada di tiga besar, atau mungkin empat besar,\u201d ujar Hashim.<\/p>\n<p>Hashim kemudian menyinggung hasil PISA sebagai salah satu indikator untuk menggambarkan perbedaan capaian pendidikan kedua negara. Ia bahkan menyebut Indonesia pernah berada di peringkat ke-62 dari 70 negara dalam pemeringkatan yang diingatnya.<\/p>\n<p>\u201cJika anda melihat, Korea hampir selalu berada di tiga besar, atau mungkin empat besar. Setahu saya, terakhir kali saya melihat negara-negara seperti Selandia Baru, Singapura, Korea, dan Finlandia berada di posisi teratas. Sementara itu, Indonesia hampir selalu berada di 10 persen terbawah, atau termasuk yang terburuk. Terakhir kali saya melihat, Indonesia berada di peringkat ke-62 dari 70 negara. Kita (Indonesia) berada di peringkat ke-62 dari 70 negara,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dengan demikian, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan Indonesia untuk mengejar pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.<\/p>\n<p>Di hadapan Robinson, Hashim juga menyinggung kritik terhadap program MBG yang bermunculan di media sosial. Ia menegaskan program makan gratis bukan kebijakan baru karena sudah diterapkan di berbagai negara, termasuk Inggris.<\/p>\n<p>&#8220;Dan kalau Anda heran dengan semua kritik yang kita terima di media sosial, ini bukanlah sesuatu yang diciptakan begitu saja tanpa dasar. Ini adalah program yang sebenarnya didasarkan pada preseden program-program sebelumnya yang sangat sukses. Bahkan, Indonesia sebenarnya agak terlambat. Ada ratusan negara lain yang sudah lebih dahulu memulai dan terus menjalankan program makan gratis,&#8221; tegas Hashim.<\/p>\n<p>Melalui pelaksanaan MBG, pemerintah berharap persoalan gizi anak dapat ditangani sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan produktivitas tenaga kerja Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Hashim Djojohadikusumo memaparkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia di hadapan peraih Nobel Ekonomi 2024, James A. Robinson bersama Daron Acemoglu dan Simon Johnson atas penelitian mengenai bagaimana institusi sosial dan politik memengaruhi kemakmuran suatu negara. Hashim, yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5489,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[],"class_list":["post-5488","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-headline-news","category-politik"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Hashim Pamer Program MBG di Hadapan James Robinson, Soroti Gizi Anak dan Kesenjangan Pendidikan Indonesia dan Korea Selatan - Petisi Brawijaya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hashim Pamer Program MBG di Hadapan James Robinson, Soroti Gizi Anak dan Kesenjangan Pendidikan Indonesia dan Korea Selatan - Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Hashim Djojohadikusumo memaparkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia di hadapan peraih Nobel Ekonomi 2024, James A. Robinson bersama Daron Acemoglu dan Simon Johnson atas penelitian mengenai bagaimana institusi sosial dan politik memengaruhi kemakmuran suatu negara. Hashim, yang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-14T14:56:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-22T14:59:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-14-at-15.25.00.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"670\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petisiadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"petisiadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5488#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5488\"},\"author\":{\"name\":\"petisiadm\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\"},\"headline\":\"Hashim Pamer Program MBG di Hadapan James Robinson, Soroti Gizi Anak dan Kesenjangan Pendidikan Indonesia dan Korea Selatan\",\"datePublished\":\"2026-10-14T14:56:46+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-22T14:59:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5488\"},\"wordCount\":740,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5488#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-14-at-15.25.00.jpeg\",\"articleSection\":[\"Headline News\",\"Politik\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5488#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5488\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5488\",\"name\":\"Hashim Pamer Program MBG di Hadapan James Robinson, Soroti Gizi Anak dan Kesenjangan Pendidikan Indonesia dan Korea Selatan - Petisi Brawijaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5488#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5488#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-14-at-15.25.00.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-10-14T14:56:46+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-22T14:59:06+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5488#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5488\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5488#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-14-at-15.25.00.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-14-at-15.25.00.jpeg\",\"width\":1200,\"height\":670,\"caption\":\"Board of Advisors Prasasti Hashim Djojohadikusumo menyampaikan sambutan dalam Prasasti Indonesia Policy Forum 2026, di Jakarta, Selasa (13\\\/10\\\/2026). FOTO: ANTARA\\\/Bayu Saputra\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5488#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hashim Pamer Program MBG di Hadapan James Robinson, Soroti Gizi Anak dan Kesenjangan Pendidikan Indonesia dan Korea Selatan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"description\":\"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"width\":545,\"height\":181,\"caption\":\"Petisi Brawijaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/petisi.brawijaya\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\",\"name\":\"petisiadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"petisiadm\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hashim Pamer Program MBG di Hadapan James Robinson, Soroti Gizi Anak dan Kesenjangan Pendidikan Indonesia dan Korea Selatan - Petisi Brawijaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hashim Pamer Program MBG di Hadapan James Robinson, Soroti Gizi Anak dan Kesenjangan Pendidikan Indonesia dan Korea Selatan - Petisi Brawijaya","og_description":"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Hashim Djojohadikusumo memaparkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia di hadapan peraih Nobel Ekonomi 2024, James A. Robinson bersama Daron Acemoglu dan Simon Johnson atas penelitian mengenai bagaimana institusi sosial dan politik memengaruhi kemakmuran suatu negara. Hashim, yang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488","og_site_name":"Petisi Brawijaya","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/","article_published_time":"2026-10-14T14:56:46+00:00","article_modified_time":"2026-10-22T14:59:06+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":670,"url":"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-14-at-15.25.00.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petisiadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"petisiadm","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488"},"author":{"name":"petisiadm","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b"},"headline":"Hashim Pamer Program MBG di Hadapan James Robinson, Soroti Gizi Anak dan Kesenjangan Pendidikan Indonesia dan Korea Selatan","datePublished":"2026-10-14T14:56:46+00:00","dateModified":"2026-10-22T14:59:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488"},"wordCount":740,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-14-at-15.25.00.jpeg","articleSection":["Headline News","Politik"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488","name":"Hashim Pamer Program MBG di Hadapan James Robinson, Soroti Gizi Anak dan Kesenjangan Pendidikan Indonesia dan Korea Selatan - Petisi Brawijaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-14-at-15.25.00.jpeg","datePublished":"2026-10-14T14:56:46+00:00","dateModified":"2026-10-22T14:59:06+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488#primaryimage","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-14-at-15.25.00.jpeg","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-14-at-15.25.00.jpeg","width":1200,"height":670,"caption":"Board of Advisors Prasasti Hashim Djojohadikusumo menyampaikan sambutan dalam Prasasti Indonesia Policy Forum 2026, di Jakarta, Selasa (13\/10\/2026). FOTO: ANTARA\/Bayu Saputra"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5488#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hashim Pamer Program MBG di Hadapan James Robinson, Soroti Gizi Anak dan Kesenjangan Pendidikan Indonesia dan Korea Selatan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","name":"Petisi Brawijaya","description":"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi","publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization","name":"Petisi Brawijaya","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","width":545,"height":181,"caption":"Petisi Brawijaya"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b","name":"petisiadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","caption":"petisiadm"},"sameAs":["http:\/\/petisibrawijaya.or.id"],"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5488","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5488"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5488\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5490,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5488\/revisions\/5490"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}