{"id":5583,"date":"2026-10-20T16:21:55","date_gmt":"2026-10-20T16:21:55","guid":{"rendered":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583"},"modified":"2026-10-22T16:27:34","modified_gmt":"2026-10-22T16:27:34","slug":"menteri-singapura-kecewa-dengan-ucapan-kepala-bakom-soal-kirim-oksigen-yang-menderita-rakyat-indonesia-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583","title":{"rendered":"Menteri Singapura Kecewa dengan Ucapan Kepala Bakom soal Kirim Oksigen: \u201cYang Menderita Rakyat Indonesia Sendiri!\u201d"},"content":{"rendered":"<p><strong>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA<\/strong> &#8211; Menteri Senior Singapura K. Shanmugam menyampaikan kekecewaannya terhadap pernyataan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Indonesia, Syahganda Nainggolan, yang menyebut hutan Indonesia turut memasok oksigen ke Singapura dan Malaysia ketika kabut asap tidak terjadi. Pernyataan tersebut menuai sorotan di tengah persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali memicu kabut asap lintas negara di kawasan Asia Tenggara.<\/p>\n<p>Shanmugam menilai pernyataan Syahganda tidak tepat disampaikan ketika masyarakat di berbagai negara sedang merasakan dampak kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Menurut dia, masyarakat Indonesia justru menjadi kelompok yang paling menderita akibat persoalan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cTerus terang, tidak tepat mengatakan hal seperti itu ketika seluruh kawasan ini menderita akibat perilaku perusahaan-perusahaan yang melanggar peraturan di Indonesia. Dan yang paling menderita justru masyarakat Indonesia sendiri,\u201d ujar Shanmugam dikutip dari Channel NewsAsia (CNA) pada Senin, 19 Oktober 2026.<\/p>\n<p>Shanmugam pun mengatakan tidak percaya bahwa pernyataan Syahganda tersebut mewakili sikap pemerintah Indonesia secara keseluruhan.<\/p>\n<p>Selain itu, Shanmugam menegaskan bahwa kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan bukan persoalan yang sepenuhnya tidak dapat dicegah. Menurut dia, kebakaran yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan dan pelanggaran aturan perlu ditangani dengan penegakan hukum yang jelas.<\/p>\n<p>&#8220;Kita seharusnya tidak perlu menanggung beban kabut asap akibat pembakaran lahan ini. Masalah ini sebenarnya dapat dicegah sepenuhnya,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ia menyoroti perilaku perusahaan yang dinilai mengutamakan keuntungan dengan melanggar peraturan di Indonesia. Praktik semacam itu, apabila terbukti terjadi, dapat menimbulkan kerugian lingkungan yang dampaknya melampaui batas wilayah negara.<\/p>\n<p>Dalam pandangannya, pemerintah perlu mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab dan memastikan bahwa pelanggaran tidak dibiarkan berulang.<\/p>\n<p>Shanmugam juga mengingatkan pengalaman Singapura menghadapi kabut asap pada 2013 dan 2015. Peristiwa tersebut menjadi catatan penting mengenai dampak pencemaran udara lintas batas terhadap kesehatan masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Saya pernah membahas situasi kabut asap pada tahun 2013 dan kembali pada tahun 2015. Saat itu saya sampaikan bahwa ini bukan sekadar fenomena alam, melainkan masalah yang dipicu oleh perusahaan-perusahaan yang mengejar keuntungan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Menurutnya kabut asap dapat memperburuk kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, serta orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.<\/p>\n<p>Karena itu, Shanmugam menilai penanganan karhutla harus berfokus pada pencegahan, penindakan terhadap pelanggaran, dan pertanggungjawaban pihak yang menyebabkan pencemaran.<\/p>\n<p>\u200e&#8221;Kabut asap ini berdampak serius terhadap kesehatan kami. Ini benar-benar tidak bisa diterima,&#8221; kata Shanmugam.<\/p>\n<p>Meski menyampaikan kritik terhadap pernyataan Kepala Bakom, Shanmugam juga memberikan apresiasi terhadap upaya Presiden Prabowo Subianto dalam menangani krisis kabut asap lintas negara.<\/p>\n<p>&#8220;Presiden telah secara pribadi menyatakan komitmennya untuk menanggulangi kabut asap. Beliau telah mengeluarkan arahan untuk melarang praktik pembakaran lahan, khususnya di lahan gambut. Beberapa langkah ini tergolong belum pernah dilakukan sebelumnya. Hal ini mencerminkan pendekatan serta pola pikir Presiden Prabowo dan pemerintahannya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Singapura juga menyambut baik keputusan Prabowo menerima bantuan asing untuk menangani kebakaran hutan dan lahan.<\/p>\n<p>&#8220;Singapura telah menawarkan bantuan, dan kami berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam upaya penanganan ini,&#8221; ujar Shanmugam.<\/p>\n<p>Diberitakan sebelumnya pada 10 Oktober 2026, Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan, memberikan tanggapan terhadap kritik mengenai kabut asap yang menyebar hingga negara-negara tetangga.<\/p>\n<p>Syahganda menyampaikan pembelaan terhadap Indonesia dengan menekankan bahwa hutan Indonesia tidak hanya dikaitkan dengan kiriman asap, tetapi juga dengan oksigen yang dinikmati negara tetangga ketika tidak terjadi kabut asap.<\/p>\n<p>\u201cKita bukan hanya mengirimkan kabut asap. Ketika tidak ada kabut asap, kami mengirimkan oksigen. Oksigen di Singapura dan Malaysia berasal dari hutan kami, bukan?\u201d demikian pernyataan Syahganda.<\/p>\n<p>Selain itu, ia juga menyebut kebakaran hutan sebagai fenomena alam yang berada di luar kesalahan manusia.<\/p>\n<p>Pernyataan itu kemudian mendapat tanggapan dari Shanmugam. Ia menilai pendekatan tersebut tidak tepat karena persoalan kabut asap seharusnya dilihat dari dampaknya terhadap masyarakat dan tanggung jawab pihak-pihak yang menyebabkan kebakaran.<\/p>\n<p>Bagi Singapura, persoalan kabut asap bukan sekadar perdebatan mengenai kontribusi ekologis hutan Indonesia. Masalah utamanya adalah pencemaran udara yang dapat mengancam kesehatan masyarakat dan memengaruhi kualitas hidup penduduk di kawasan yang terdampak.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Menteri Senior Singapura K. Shanmugam menyampaikan kekecewaannya terhadap pernyataan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Indonesia, Syahganda Nainggolan, yang menyebut hutan Indonesia turut memasok oksigen ke Singapura dan Malaysia ketika kabut asap tidak terjadi. Pernyataan tersebut menuai sorotan di tengah persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali memicu kabut asap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5584,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,2,7],"tags":[],"class_list":["post-5583","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-dunia","category-headline-news","category-megapolitan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Menteri Singapura Kecewa dengan Ucapan Kepala Bakom soal Kirim Oksigen: \u201cYang Menderita Rakyat Indonesia Sendiri!\u201d - Petisi Brawijaya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menteri Singapura Kecewa dengan Ucapan Kepala Bakom soal Kirim Oksigen: \u201cYang Menderita Rakyat Indonesia Sendiri!\u201d - Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Menteri Senior Singapura K. Shanmugam menyampaikan kekecewaannya terhadap pernyataan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Indonesia, Syahganda Nainggolan, yang menyebut hutan Indonesia turut memasok oksigen ke Singapura dan Malaysia ketika kabut asap tidak terjadi. Pernyataan tersebut menuai sorotan di tengah persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali memicu kabut asap [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-20T16:21:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-22T16:27:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-23.26.46.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"822\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"433\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petisiadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"petisiadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5583#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5583\"},\"author\":{\"name\":\"petisiadm\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\"},\"headline\":\"Menteri Singapura Kecewa dengan Ucapan Kepala Bakom soal Kirim Oksigen: \u201cYang Menderita Rakyat Indonesia Sendiri!\u201d\",\"datePublished\":\"2026-10-20T16:21:55+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-22T16:27:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5583\"},\"wordCount\":631,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5583#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-23.26.46.jpeg\",\"articleSection\":[\"Dunia\",\"Headline News\",\"Megapolitan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5583#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5583\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5583\",\"name\":\"Menteri Singapura Kecewa dengan Ucapan Kepala Bakom soal Kirim Oksigen: \u201cYang Menderita Rakyat Indonesia Sendiri!\u201d - Petisi Brawijaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5583#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5583#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-23.26.46.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-10-20T16:21:55+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-22T16:27:34+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5583#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5583\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5583#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-23.26.46.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-23.26.46.jpeg\",\"width\":822,\"height\":433,\"caption\":\"Menteri Senior Singapura K Shanmugam menyoroti pernyataan pejabat Indonesia terkait hutan Indonesia yang disebut memasok oksigen ke Singapura. (Foto: Istimewa)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5583#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menteri Singapura Kecewa dengan Ucapan Kepala Bakom soal Kirim Oksigen: \u201cYang Menderita Rakyat Indonesia Sendiri!\u201d\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"description\":\"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"width\":545,\"height\":181,\"caption\":\"Petisi Brawijaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/petisi.brawijaya\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\",\"name\":\"petisiadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"petisiadm\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menteri Singapura Kecewa dengan Ucapan Kepala Bakom soal Kirim Oksigen: \u201cYang Menderita Rakyat Indonesia Sendiri!\u201d - Petisi Brawijaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menteri Singapura Kecewa dengan Ucapan Kepala Bakom soal Kirim Oksigen: \u201cYang Menderita Rakyat Indonesia Sendiri!\u201d - Petisi Brawijaya","og_description":"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Menteri Senior Singapura K. Shanmugam menyampaikan kekecewaannya terhadap pernyataan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Indonesia, Syahganda Nainggolan, yang menyebut hutan Indonesia turut memasok oksigen ke Singapura dan Malaysia ketika kabut asap tidak terjadi. Pernyataan tersebut menuai sorotan di tengah persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali memicu kabut asap [&hellip;]","og_url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583","og_site_name":"Petisi Brawijaya","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/","article_published_time":"2026-10-20T16:21:55+00:00","article_modified_time":"2026-10-22T16:27:34+00:00","og_image":[{"width":822,"height":433,"url":"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-23.26.46.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petisiadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"petisiadm","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583"},"author":{"name":"petisiadm","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b"},"headline":"Menteri Singapura Kecewa dengan Ucapan Kepala Bakom soal Kirim Oksigen: \u201cYang Menderita Rakyat Indonesia Sendiri!\u201d","datePublished":"2026-10-20T16:21:55+00:00","dateModified":"2026-10-22T16:27:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583"},"wordCount":631,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-23.26.46.jpeg","articleSection":["Dunia","Headline News","Megapolitan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583","name":"Menteri Singapura Kecewa dengan Ucapan Kepala Bakom soal Kirim Oksigen: \u201cYang Menderita Rakyat Indonesia Sendiri!\u201d - Petisi Brawijaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-23.26.46.jpeg","datePublished":"2026-10-20T16:21:55+00:00","dateModified":"2026-10-22T16:27:34+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583#primaryimage","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-23.26.46.jpeg","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-23.26.46.jpeg","width":822,"height":433,"caption":"Menteri Senior Singapura K Shanmugam menyoroti pernyataan pejabat Indonesia terkait hutan Indonesia yang disebut memasok oksigen ke Singapura. (Foto: Istimewa)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5583#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menteri Singapura Kecewa dengan Ucapan Kepala Bakom soal Kirim Oksigen: \u201cYang Menderita Rakyat Indonesia Sendiri!\u201d"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","name":"Petisi Brawijaya","description":"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi","publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization","name":"Petisi Brawijaya","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","width":545,"height":181,"caption":"Petisi Brawijaya"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b","name":"petisiadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","caption":"petisiadm"},"sameAs":["http:\/\/petisibrawijaya.or.id"],"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5583","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5583"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5583\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5585,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5583\/revisions\/5585"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5584"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5583"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5583"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5583"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}