{"id":5625,"date":"2026-10-22T16:58:20","date_gmt":"2026-10-22T16:58:20","guid":{"rendered":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625"},"modified":"2026-10-22T16:58:20","modified_gmt":"2026-10-22T16:58:20","slug":"malaysia-geram-soal-kabut-asap-karhutla-ri-anggota-parlemen-sentil-prabowo-pakai-bahasa-jawa-aja-digawe-guyonan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625","title":{"rendered":"Malaysia Geram soal Kabut Asap Karhutla RI, Anggota Parlemen Sentil Prabowo Pakai Bahasa Jawa: \u201cAja Digawe Guyonan\u201d"},"content":{"rendered":"<p><strong>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA<\/strong> &#8211; Anggota parlemen Malaysia, Kalam Salan, melontarkan kritik terhadap persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang menyebabkan kabut asap lintas batas hingga berdampak pada masyarakat Malaysia. Dalam sidang Dewan Rakyat Malaysia, Rabu (21\/10\/2026), politikus dari daerah pemilihan Sabak Bernam, Kalam Salan, itu secara khusus menyampaikan pesan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggunakan bahasa Jawa.<\/p>\n<p>Melalui pidatonya, Kalam mendesak pemerintah Indonesia segera memadamkan kebakaran dan memastikan bencana kabut asap tidak terus berulang setiap tahun. Ia juga menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak sepatutnya dijadikan bahan lelucon karena menyangkut kesehatan, pendidikan, dan kehidupan ekonomi masyarakat di kedua negara.<\/p>\n<p>Pesan tersebut disampaikan Kalam saat membahas Rancangan Undang-Undang Perbekalan atau anggaran belanja Malaysia untuk tahun 2027.<\/p>\n<p>Kalam awalnya menggunakan bahasa Melayu saat membahas asap karhutla dari Indonesia yang telah menyelimuti Malaysia.<\/p>\n<p>Dia mengatakan dampak asap bukan hanya dirasakan warga Malaysia, tetapi juga warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia. Menurutnya, banyak kebun di Malaysia yang terganggu sehingga pekerja asal Indonesia tidak bisa bekerja dan tidak dapat mengirim uang ke kampung halaman.<\/p>\n<p>&#8220;Orang Indonesia yang bekerja di ladang Malaysia pun terkena dampaknya. Bila tak bekerja, mereka tak dapat gaji, tak bisa kirim duit ke keluarga ke kampung halaman,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Kalam juga turut menyindir pernyataan Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan yang mengaitkan soal hutan Indonesia yang biasanya mengirim pasokan oksigen bagi Malaysia. Menurut dia, argumen tersebut tidak semestinya digunakan untuk mengecilkan persoalan kabut asap yang melintasi batas negara. Dia mengatakan Malaysia juga memiliki hutan dan pohon.<\/p>\n<p>&#8220;Janganlah masalah ini sebagai bahan lelucon dengan mengeklaim bahwa hutan Indonesia menyediakan oksigen bagi Malaysia. Apakah pepohonan di Malaysia terbuat dari plastik? Apakah pohon-pohon tersebut tidak bisa menghasilkan oksigen?&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Dia berharap Presiden Prabowo mempercepat upaya pemadaman karhutla dan memastikan masalah karhutla serta asap lintas negara tidak berulang.<\/p>\n<p>\u201cSaya ingin menyampaikan pesan kepada Pak Prabowo. Tolong segera ambil tindakan, padamkan api, hentikan kebakaran, dan pastikan masalah ini tidak berulang setiap tahun,\u201d ujar Kalam.<\/p>\n<p>Setelah itu, Kalam memilih menggunakan bahasa Jawa untuk menyampaikan sebagian kritiknya agar pesannya dapat dipahami secara langsung oleh Presiden Prabowo.<\/p>\n<p>Ia berharap pesannya dalam bahasa Jawa ini dapat lebih dipahami para pemangku kepentingan di Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Di sana (Indonesia), kebanyakan orang Jawa tidak memahami bahasa Melayu. Oleh karena itu, izinkan saya, dengan persetujuan parlemen, menyampaikan pidato dalam bahasa Jawa,&#8221; papar Kalam.<\/p>\n<p>Dilansir dari sidang yang disiarkan Parlemen Malaysia melalui YouTube pada Rabu, berikut pernyataan Kalam dalam Bahasa Jawa:<\/p>\n<p>&#8220;Assalamualaikum, Pak Prabowo. Pripun kabare? Paringi waras, nggih (Assalamualaikum, Pak Prabowo. Bagaimana kabarnya? Semoga sehat selalu).&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Kula arep ngomong soal asap kabut sing saben taun kok metu saka Indonesia nganti Malaysia (Saya mau berbicara mengenai kabut asal yang setiap tahun keluar dari Indonesia mencapai Malaysia).&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Pak, asap saka kobongan alas kuwi nggawe wong Malaysia susah arep ambegan. Akeh sing watuk, tenggorokane padha gatel, lan sesek ambegane (Bapak, asap dari kebakaran hutan itu membuat orang Malaysia kesulitan bernapas. Banyak yang batuk, tenggorokannya gatal, dan napasnya sesak).&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Sekolah nganti tutup, pariwisata dadi sepi, lan wong-wong sing nyambut gawe neng kebon ora bisa padha kerja (Sekolah sampai tutup, pariwisata sampai sepi, dan orang-orang yang bekerja di kebun tidak bisa bekerja).&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Sing susah ora mung wong Malaysia, Pak (Yang susah tidak hanya orang Malaysia saja, Pak).&#8221;<br \/>\n&#8220;Wong Indonesia sing nyambut gawe neng kebon Malaysia ya melu susah akibat asap iki, Pak (Orang Indonesia yang bekerja di perkebunan Malaysia ikut susah akibat kabut asap ini, Pak).&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Ora bisa kerja, ora oleh duit. Urip arep terus piye? Arep ngirim duit kanggo anak bojo neng Indonesia (Tidak bisa kerja, tidak bisa dapat uang. Lalu mau bagaimana? Mau mengirim uang untuk anak istri di Indonesia).&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Mula, aja malah iki digawe guyonan, digawe lucu-lucuan, ngomong nek Indonesia wis ngirim oksigen neng Malaysia (Tolong jangan dibuat bercandaan, dibuat lelucon, bilang bahwa Indonesia duah mengirim oksigen ke Malaysia).&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Alas Malaysia kuwi apa, mung pokok plastik? Ora bisa ngasilake oksigen? (Memangnya hutan Malaysia itu apa, apakah dari plastik? Tidak bisa menghasilkan oksigen?)&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Pak Prabowo, tulung masalah iki enggal ditangani. Kobongan alas kudu dipateni. Aja meneh-meneh saben taun Malaysia lan Indonesia padha nandhang susah merga asap (Pak Prabowo, tolong masalah ini segera ditangani. Kebakaran hutan harus dipadamkan. Jangan lagi-lagi setiap tahun Malaysia dan Indonesia menderita karena asap).&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Kita kabeh pengin langit padhang gumebyar, udarane resik, ambegane lega, lan uripe sehat saklawase (Kita semua ingin langit cerah, udara bersih, napasnya lega, dan hidup sehat selamanya).&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Kula matur nuwun, Bapak Presiden (Saya mengucapkan terima kasih, Bapak Presiden).&#8221;<\/p>\n<p>Selain mendesak Indonesia menangani karhutla, Kalam meminta pemerintah Malaysia menggunakan jalur diplomatik untuk mendorong Filipina, yang menjabat sebagai Ketua ASEAN 2026, untuk memimpin upaya regional dalam menangani kabut asap lintas batas.<\/p>\n<p>Ia mengusulkan penguatan penegakan hukum bersama, pembentukan sistem peringatan dini berbasis pemantauan satelit, serta pembentukan tim tanggap darurat regional untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan.<\/p>\n<p>Selain itu, Kalam mendorong penguatan implementasi Perjanjian ASEAN tentang Pencemaran Asap Lintas Batas melalui mekanisme pertanggungjawaban yang lebih efektif.<\/p>\n<p>Ia juga mengusulkan pembentukan dana regional untuk mendukung pencegahan kebakaran, pemulihan lahan gambut, serta pemberian bantuan kepada masyarakat yang terdampak.<\/p>\n<p>Sementara itu, anggota parlemen dari Batang Lupar, Mohamad Shafizan Kepli, menilai Malaysia perlu konsisten memberikan tekanan diplomatik melalui mekanisme regional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Anggota parlemen Malaysia, Kalam Salan, melontarkan kritik terhadap persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang menyebabkan kabut asap lintas batas hingga berdampak pada masyarakat Malaysia. Dalam sidang Dewan Rakyat Malaysia, Rabu (21\/10\/2026), politikus dari daerah pemilihan Sabak Bernam, Kalam Salan, itu secara khusus menyampaikan pesan kepada Presiden Republik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5626,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,2,3],"tags":[],"class_list":["post-5625","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-dunia","category-headline-news","category-politik"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Malaysia Geram soal Kabut Asap Karhutla RI, Anggota Parlemen Sentil Prabowo Pakai Bahasa Jawa: \u201cAja Digawe Guyonan\u201d - Petisi Brawijaya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Malaysia Geram soal Kabut Asap Karhutla RI, Anggota Parlemen Sentil Prabowo Pakai Bahasa Jawa: \u201cAja Digawe Guyonan\u201d - Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Anggota parlemen Malaysia, Kalam Salan, melontarkan kritik terhadap persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang menyebabkan kabut asap lintas batas hingga berdampak pada masyarakat Malaysia. Dalam sidang Dewan Rakyat Malaysia, Rabu (21\/10\/2026), politikus dari daerah pemilihan Sabak Bernam, Kalam Salan, itu secara khusus menyampaikan pesan kepada Presiden Republik [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-22T16:58:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-19.26.34.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"990\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"660\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petisiadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"petisiadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5625#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5625\"},\"author\":{\"name\":\"petisiadm\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\"},\"headline\":\"Malaysia Geram soal Kabut Asap Karhutla RI, Anggota Parlemen Sentil Prabowo Pakai Bahasa Jawa: \u201cAja Digawe Guyonan\u201d\",\"datePublished\":\"2026-10-22T16:58:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5625\"},\"wordCount\":858,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5625#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-19.26.34.jpeg\",\"articleSection\":[\"Dunia\",\"Headline News\",\"Politik\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5625#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5625\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5625\",\"name\":\"Malaysia Geram soal Kabut Asap Karhutla RI, Anggota Parlemen Sentil Prabowo Pakai Bahasa Jawa: \u201cAja Digawe Guyonan\u201d - Petisi Brawijaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5625#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5625#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-19.26.34.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-10-22T16:58:20+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5625#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5625\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5625#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-19.26.34.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-19.26.34.jpeg\",\"width\":990,\"height\":660,\"caption\":\"Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan mendadak berbahasa Jawa saat menyoroti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. (Foto: (Tangkapan Layar YouTube\\\/Parlemen Malaysia)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5625#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Malaysia Geram soal Kabut Asap Karhutla RI, Anggota Parlemen Sentil Prabowo Pakai Bahasa Jawa: \u201cAja Digawe Guyonan\u201d\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"description\":\"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"width\":545,\"height\":181,\"caption\":\"Petisi Brawijaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/petisi.brawijaya\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\",\"name\":\"petisiadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"petisiadm\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Malaysia Geram soal Kabut Asap Karhutla RI, Anggota Parlemen Sentil Prabowo Pakai Bahasa Jawa: \u201cAja Digawe Guyonan\u201d - Petisi Brawijaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Malaysia Geram soal Kabut Asap Karhutla RI, Anggota Parlemen Sentil Prabowo Pakai Bahasa Jawa: \u201cAja Digawe Guyonan\u201d - Petisi Brawijaya","og_description":"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Anggota parlemen Malaysia, Kalam Salan, melontarkan kritik terhadap persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang menyebabkan kabut asap lintas batas hingga berdampak pada masyarakat Malaysia. Dalam sidang Dewan Rakyat Malaysia, Rabu (21\/10\/2026), politikus dari daerah pemilihan Sabak Bernam, Kalam Salan, itu secara khusus menyampaikan pesan kepada Presiden Republik [&hellip;]","og_url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625","og_site_name":"Petisi Brawijaya","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/","article_published_time":"2026-10-22T16:58:20+00:00","og_image":[{"width":990,"height":660,"url":"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-19.26.34.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petisiadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"petisiadm","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625"},"author":{"name":"petisiadm","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b"},"headline":"Malaysia Geram soal Kabut Asap Karhutla RI, Anggota Parlemen Sentil Prabowo Pakai Bahasa Jawa: \u201cAja Digawe Guyonan\u201d","datePublished":"2026-10-22T16:58:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625"},"wordCount":858,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-19.26.34.jpeg","articleSection":["Dunia","Headline News","Politik"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625","name":"Malaysia Geram soal Kabut Asap Karhutla RI, Anggota Parlemen Sentil Prabowo Pakai Bahasa Jawa: \u201cAja Digawe Guyonan\u201d - Petisi Brawijaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-19.26.34.jpeg","datePublished":"2026-10-22T16:58:20+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625#primaryimage","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-19.26.34.jpeg","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-22-at-19.26.34.jpeg","width":990,"height":660,"caption":"Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan mendadak berbahasa Jawa saat menyoroti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. (Foto: (Tangkapan Layar YouTube\/Parlemen Malaysia)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5625#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Malaysia Geram soal Kabut Asap Karhutla RI, Anggota Parlemen Sentil Prabowo Pakai Bahasa Jawa: \u201cAja Digawe Guyonan\u201d"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","name":"Petisi Brawijaya","description":"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi","publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization","name":"Petisi Brawijaya","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","width":545,"height":181,"caption":"Petisi Brawijaya"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b","name":"petisiadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","caption":"petisiadm"},"sameAs":["http:\/\/petisibrawijaya.or.id"],"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5625","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5625"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5625\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5627,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5625\/revisions\/5627"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5626"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5625"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5625"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5625"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}