{"id":5774,"date":"2026-11-04T13:40:58","date_gmt":"2026-11-04T13:40:58","guid":{"rendered":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774"},"modified":"2026-11-04T13:40:58","modified_gmt":"2026-11-04T13:40:58","slug":"sby-tanggapi-dugaan-penyadapan-presiden-prihatin-dengan-kondisi-politik-indonesia-yang-dinilai-semakin-liar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774","title":{"rendered":"SBY Tanggapi Dugaan Penyadapan Presiden, Prihatin dengan Kondisi Politik Indonesia yang Dinilai Semakin Liar"},"content":{"rendered":"<p><strong>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA<\/strong> &#8211; Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi perpolitikan nasional yang dinilainya semakin mengkhawatirkan. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah mencuatnya kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang turut menyeret sejumlah pejabat tinggi kepolisian.<\/p>\n<p>Melalui unggahan di akun media sosial X miliknya pada Rabu (4\/11\/2026), SBY mempertanyakan arah perkembangan politik Indonesia. Ia menilai dinamika perebutan kekuasaan saat ini berpotensi mengabaikan nilai-nilai moral, etika, serta prinsip-prinsip kehidupan bernegara.<\/p>\n<p>SBY secara terbuka mengungkapkan kegelisahannya melihat situasi politik nasional yang dianggap semakin tidak terkendali. Menurutnya, kekuasaan seharusnya tidak diperoleh dengan menghalalkan segala cara, terlebih jika tindakan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai moral dan kepatutan.<\/p>\n<p>&#8220;Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral,&#8221; tulis SBY melalui akun X resminya.<\/p>\n<p>Tidak hanya mengkritisi situasi politik, SBY juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap dampak buruk dari dinamika politik yang tidak sehat bagi kehidupan masyarakat.<\/p>\n<p>Menurut mantan Presiden yang menjabat selama dua periode, 2004\u20132014, situasi politik yang dipenuhi persaingan tidak sehat dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Ia mengingatkan bahwa rakyat seharusnya merasa aman, tenteram, dan mendapatkan perlindungan ketika menjalani kehidupan di negaranya sendiri.<\/p>\n<p>&#8220;Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tentram hidup di negaranya sendiri,&#8221; lanjut SBY dalam pernyataannya.<\/p>\n<p>Dalam pernyataan yang sama, SBY secara khusus menyampaikan permohonan kepada Presiden Prabowo Subianto agar menghidupkan kembali praktik politik yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadaban.<\/p>\n<p>SBY menilai bahwa kepemimpinan nasional memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan memastikan persaingan politik tetap berlangsung sesuai dengan prinsip hukum, etika, serta moralitas.<\/p>\n<p>Sebagai mantan kepala negara sekaligus warga negara Indonesia, SBY menyebut seruannya tersebut didasari kecintaannya terhadap bangsa dan negara.<\/p>\n<p>&#8220;Sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, seperti juga warga negara Indonesia yang lain, saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat,&#8221; tulisnya.<\/p>\n<p>Ia juga menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo diberikan kekuatan dan tuntunan dalam menjalankan tugas kepemimpinannya.<\/p>\n<p>Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntunan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan Kepala Staf Kepresidenan sekaligus mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo.<\/p>\n<p>Selain Listyo, penyidik menetapkan Irjen Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Eko Hadi Santoso sebagai tersangka. Penetapan tersangka diumumkan Bareskrim pada Selasa (3\/11).<\/p>\n<p>Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin menyampaikan bahwa dugaan penyadapan tersebut berlangsung pada periode 2025 hingga 2026.<\/p>\n<p>Sasaran penyadapan juga disebut tidak hanya menyasar pada Presiden Prabowo. Sejumlah pihak lain, termasuk pejabat pemerintah, politikus, jurnalis, pengusaha, hingga kelompok masyarakat sipil juga disebut masuk dalam daftar pihak yang diduga menjadi sasaran penyadapan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi perpolitikan nasional yang dinilainya semakin mengkhawatirkan. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah mencuatnya kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang turut menyeret sejumlah pejabat tinggi kepolisian. Melalui unggahan di akun media sosial X miliknya pada Rabu (4\/11\/2026), [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5775,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,4,3],"tags":[],"class_list":["post-5774","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-headline-news","category-hukum","category-politik"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>SBY Tanggapi Dugaan Penyadapan Presiden, Prihatin dengan Kondisi Politik Indonesia yang Dinilai Semakin Liar - Petisi Brawijaya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"SBY Tanggapi Dugaan Penyadapan Presiden, Prihatin dengan Kondisi Politik Indonesia yang Dinilai Semakin Liar - Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi perpolitikan nasional yang dinilainya semakin mengkhawatirkan. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah mencuatnya kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang turut menyeret sejumlah pejabat tinggi kepolisian. Melalui unggahan di akun media sosial X miliknya pada Rabu (4\/11\/2026), [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-11-04T13:40:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/WhatsApp-Image-2026-11-04-at-20.36.33.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1170\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"922\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petisiadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"petisiadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5774#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5774\"},\"author\":{\"name\":\"petisiadm\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\"},\"headline\":\"SBY Tanggapi Dugaan Penyadapan Presiden, Prihatin dengan Kondisi Politik Indonesia yang Dinilai Semakin Liar\",\"datePublished\":\"2026-11-04T13:40:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5774\"},\"wordCount\":455,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5774#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/11\\\/WhatsApp-Image-2026-11-04-at-20.36.33.jpeg\",\"articleSection\":[\"Headline News\",\"Hukum\",\"Politik\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5774#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5774\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5774\",\"name\":\"SBY Tanggapi Dugaan Penyadapan Presiden, Prihatin dengan Kondisi Politik Indonesia yang Dinilai Semakin Liar - Petisi Brawijaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5774#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5774#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/11\\\/WhatsApp-Image-2026-11-04-at-20.36.33.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-11-04T13:40:58+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5774#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5774\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5774#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/11\\\/WhatsApp-Image-2026-11-04-at-20.36.33.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/11\\\/WhatsApp-Image-2026-11-04-at-20.36.33.jpeg\",\"width\":1170,\"height\":922},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5774#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"SBY Tanggapi Dugaan Penyadapan Presiden, Prihatin dengan Kondisi Politik Indonesia yang Dinilai Semakin Liar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"description\":\"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"width\":545,\"height\":181,\"caption\":\"Petisi Brawijaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/petisi.brawijaya\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\",\"name\":\"petisiadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"petisiadm\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"SBY Tanggapi Dugaan Penyadapan Presiden, Prihatin dengan Kondisi Politik Indonesia yang Dinilai Semakin Liar - Petisi Brawijaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"SBY Tanggapi Dugaan Penyadapan Presiden, Prihatin dengan Kondisi Politik Indonesia yang Dinilai Semakin Liar - Petisi Brawijaya","og_description":"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi perpolitikan nasional yang dinilainya semakin mengkhawatirkan. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah mencuatnya kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang turut menyeret sejumlah pejabat tinggi kepolisian. Melalui unggahan di akun media sosial X miliknya pada Rabu (4\/11\/2026), [&hellip;]","og_url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774","og_site_name":"Petisi Brawijaya","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/","article_published_time":"2026-11-04T13:40:58+00:00","og_image":[{"width":1170,"height":922,"url":"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/WhatsApp-Image-2026-11-04-at-20.36.33.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petisiadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"petisiadm","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774"},"author":{"name":"petisiadm","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b"},"headline":"SBY Tanggapi Dugaan Penyadapan Presiden, Prihatin dengan Kondisi Politik Indonesia yang Dinilai Semakin Liar","datePublished":"2026-11-04T13:40:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774"},"wordCount":455,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/WhatsApp-Image-2026-11-04-at-20.36.33.jpeg","articleSection":["Headline News","Hukum","Politik"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774","name":"SBY Tanggapi Dugaan Penyadapan Presiden, Prihatin dengan Kondisi Politik Indonesia yang Dinilai Semakin Liar - Petisi Brawijaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/WhatsApp-Image-2026-11-04-at-20.36.33.jpeg","datePublished":"2026-11-04T13:40:58+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774#primaryimage","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/WhatsApp-Image-2026-11-04-at-20.36.33.jpeg","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/WhatsApp-Image-2026-11-04-at-20.36.33.jpeg","width":1170,"height":922},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5774#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"SBY Tanggapi Dugaan Penyadapan Presiden, Prihatin dengan Kondisi Politik Indonesia yang Dinilai Semakin Liar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","name":"Petisi Brawijaya","description":"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi","publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization","name":"Petisi Brawijaya","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","width":545,"height":181,"caption":"Petisi Brawijaya"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b","name":"petisiadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","caption":"petisiadm"},"sameAs":["http:\/\/petisibrawijaya.or.id"],"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5774","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5774"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5774\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5776,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5774\/revisions\/5776"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5775"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5774"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5774"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5774"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}