{"id":5802,"date":"2026-11-06T05:52:20","date_gmt":"2026-11-06T05:52:20","guid":{"rendered":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802"},"modified":"2026-11-06T05:52:20","modified_gmt":"2026-11-06T05:52:20","slug":"jalani-sidang-lebih-dari-13-jam-di-pn-jaktim-jokowi-minta-keadilan-usai-tunjukkan-4-ijazah-asli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802","title":{"rendered":"Jalani Sidang Lebih dari 13 Jam di PN Jaktim, Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli"},"content":{"rendered":"<p><strong>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA<\/strong> &#8211; Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menjalani pemeriksaan sebagai saksi selama lebih dari 13 jam dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (5\/11\/2026).<\/p>\n<p>Dalam persidangan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 22.30 WIB tersebut, Jokowi menunjukkan empat dokumen ijazah pendidikannya, mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga ijazah sarjana (S-1) Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).<\/p>\n<p>Dalam pemeriksaan sebagai saksi, Jokowi terlebih dahulu menjelaskan perjalanan pendidikannya secara berurutan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.<\/p>\n<p>Ia menerangkan bahwa pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri Nomor 111 Surakarta. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Surakarta dan SMA Negeri 6 Surakarta.<\/p>\n<p>Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Jokowi melanjutkan kuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.<\/p>\n<p>Keterangan tersebut disampaikan untuk menjawab pertanyaan jaksa penuntut umum mengenai latar belakang pendidikan dan riwayat akademiknya.<\/p>\n<p>Ijazah sarjana Fakultas Kehutanan UGM menjadi salah satu dokumen yang paling banyak disorot dalam polemik tersebut karena tuduhan keaslian ijazah terutama berkaitan dengan dokumen pendidikan tinggi Jokowi.<\/p>\n<p>Dalam persidangan, Jokowi juga menjelaskan sejumlah hal mengenai perjalanan kuliahnya dan menjawab pertanyaan dari jaksa maupun penasihat hukum pihak terdakwa.<\/p>\n<p>Setelah memberikan keterangan mengenai riwayat pendidikannya di hadapan majelis hakim, Jokowi kemudian meminta izin kepada ketua majelis hakim agar dapat menunjukkan ijazahnya secara langsung kepada publik yang berada di ruang persidangan.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau diperkenankan, saya mau menunjukkan kepada pengunjung juga, Yang Mulia. Karena saya sudah berjanji untuk menunjukkan ijazah dari SD, SMP, SMA, dan ijazah S1 saya,&#8221; ujar Jokowi di ruang sidang.<\/p>\n<p>Setelah mendapatkan izin, Jokowi kemudian berdiri dan memperlihatkan dokumen ijazahnya kepada pengunjung sidang serta awak media.<\/p>\n<p>Dokumen yang diperlihatkan meliputi ijazah SD Negeri Nomor 111 Kota Surakarta, SMP Negeri 1 Surakarta, SMA Negeri 6 Surakarta, serta ijazah S-1 dari Fakultas Kehutanan UGM di Yogyakarta.<\/p>\n<p>Jaksa penuntut umum sebelumnya juga telah memperlihatkan barang bukti ijazah Jokowi kepada majelis hakim. Setelah itu, Jokowi berinisiatif menunjukkan dokumen tersebut kepada pengunjung sidang.<\/p>\n<p>Penunjukan dokumen pendidikan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam persidangan yang menyita perhatian publik. Pasalnya, polemik mengenai keaslian ijazah Jokowi telah berlangsung selama beberapa tahun dan berkembang menjadi persoalan hukum.<\/p>\n<p>Usai memberikan kesaksian, Jokowi meminta majelis hakim memberikan keadilan serta menyelesaikan perkara tersebut secara objektif melalui proses hukum yang berlaku.<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa dokumen-dokumen pendidikan tersebut telah diperlihatkan secara langsung kepada seluruh pihak yang hadir di ruang sidang, termasuk majelis hakim, jaksa penuntut umum, dan pihak terdakwa.<\/p>\n<p>&#8220;Semua bukti-bukti sudah kita tunjukkan, kemudian juga utamanya empat ijazah, ijazah SD, ijazah SMP, ijazah SMA, dan ijazah S-1 saya. Semuanya sudah saya tunjukkan kepada majelis hakim, kepada pihak terdakwa, dan dari jaksa penuntut umum,&#8221; kata Jokowi seusai persidangan.<\/p>\n<p>Ia berharap persidangan dapat menghasilkan keputusan yang memberikan keadilan sekaligus mengakhiri polemik tuduhan ijazah palsu yang selama ini ditujukan kepadanya.<\/p>\n<p>&#8220;Kita serahkan semuanya pada Yang Mulia Majelis Hakim yang terhormat. Saya hanya minta keadilan agar nama baik saya terhadap tuduhan ijazah palsu ini betul-betul bisa diselesaikan dengan baik,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Selain meminta keadilan dan pemulihan nama baik, Jokowi juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap tuduhan yang menurutnya turut menyeret kedua orang tuanya.<\/p>\n<p>Ia mengaku sangat tersinggung dan marah karena persoalan yang awalnya berkaitan dengan dirinya kemudian menyentuh kehormatan ayah dan ibu kandungnya.<\/p>\n<p>&#8220;Ya jelas, saya sangat tersinggung sekali. Saya sangat marah sekali karena orang tua saya, ibu kandung saya, bapak kandung saya dibilang seperti itu,&#8221; ungkap Jokowi.<\/p>\n<p>Menurutnya, kedua orang tuanya memiliki peran besar dalam perjalanan hidup dan pendidikannya. Mereka merawat, membesarkan, serta membiayai pendidikannya sejak kecil hingga berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi.<\/p>\n<p>Jokowi menilai tuduhan yang menyeret nama orang tuanya merupakan sesuatu yang sangat menyakitkan bagi dirinya.<\/p>\n<p>&#8220;Karena beliau, apa pun beliau yang memberi makan saya sejak bayi, yang menyekolahkan saya sejak bayi, kemudian dikata-katai dengan kata-kata seperti itu. Siapa yang enggak sakit?&#8221; ujar Jokowi.<\/p>\n<p>Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui mekanisme hukum sehingga tidak terus berkembang menjadi polemik di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>Jokowi juga tidak mempermasalahkan sikap dua terdakwa, yakni Roy Suryo dan dokter Tifa, yang menolak kesaksiannya dalam persidangan. Menurut dia, penolakan tersebut merupakan hak para terdakwa.<\/p>\n<p>&#8220;Ya tidak masalah, itu hak. Ya nanti kita lihatlah keputusan dari majelis hakim seperti apa,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Menutup keterangannya kepada awak media, Jokowi berharap perkara tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar tidak mudah melontarkan tuduhan tanpa dasar yang jelas.<\/p>\n<p>Ia mengingatkan bahwa tuduhan yang disebarkan tanpa pembuktian dapat merugikan nama baik dan kehormatan seseorang.<\/p>\n<p>Menurutnya, persoalan tersebut sebaiknya diselesaikan melalui mekanisme pengadilan, bukan terus berkembang menjadi perdebatan tanpa ujung di ruang publik agar dapat menimbulkan efek jera terhadap pihak-pihak yang menyebarkan kebohongan.<\/p>\n<p>&#8220;Saya bawa ke ruang sidang pengadilan yang terhormat ini agar menjadi pembelajaran kita semuanya. Jangan mudah menuduh orang, jangan mudah membuat fitnah, sehingga mencemarkan nama baik seseorang,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menjalani pemeriksaan sebagai saksi selama lebih dari 13 jam dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (5\/11\/2026). Dalam persidangan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 22.30 WIB tersebut, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5803,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,4,3],"tags":[],"class_list":["post-5802","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-headline-news","category-hukum","category-politik"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jalani Sidang Lebih dari 13 Jam di PN Jaktim, Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli - Petisi Brawijaya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jalani Sidang Lebih dari 13 Jam di PN Jaktim, Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli - Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menjalani pemeriksaan sebagai saksi selama lebih dari 13 jam dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (5\/11\/2026). Dalam persidangan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 22.30 WIB tersebut, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-11-06T05:52:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/WhatsApp-Image-2026-11-06-at-11.32.32.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"375\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petisiadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"petisiadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5802#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5802\"},\"author\":{\"name\":\"petisiadm\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\"},\"headline\":\"Jalani Sidang Lebih dari 13 Jam di PN Jaktim, Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli\",\"datePublished\":\"2026-11-06T05:52:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5802\"},\"wordCount\":795,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5802#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/11\\\/WhatsApp-Image-2026-11-06-at-11.32.32.jpeg\",\"articleSection\":[\"Headline News\",\"Hukum\",\"Politik\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5802#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5802\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5802\",\"name\":\"Jalani Sidang Lebih dari 13 Jam di PN Jaktim, Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli - Petisi Brawijaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5802#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5802#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/11\\\/WhatsApp-Image-2026-11-06-at-11.32.32.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-11-06T05:52:20+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5802#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5802\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5802#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/11\\\/WhatsApp-Image-2026-11-06-at-11.32.32.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/11\\\/WhatsApp-Image-2026-11-06-at-11.32.32.jpeg\",\"width\":750,\"height\":375,\"caption\":\"Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi menunjukkan ijazahnya dari tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga jenjang S1 dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan dokter Tifa, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5\\\/11\\\/2026).\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=5802#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jalani Sidang Lebih dari 13 Jam di PN Jaktim, Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"description\":\"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"width\":545,\"height\":181,\"caption\":\"Petisi Brawijaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/petisi.brawijaya\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\",\"name\":\"petisiadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"petisiadm\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jalani Sidang Lebih dari 13 Jam di PN Jaktim, Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli - Petisi Brawijaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jalani Sidang Lebih dari 13 Jam di PN Jaktim, Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli - Petisi Brawijaya","og_description":"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menjalani pemeriksaan sebagai saksi selama lebih dari 13 jam dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (5\/11\/2026). Dalam persidangan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 22.30 WIB tersebut, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802","og_site_name":"Petisi Brawijaya","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/","article_published_time":"2026-11-06T05:52:20+00:00","og_image":[{"width":750,"height":375,"url":"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/WhatsApp-Image-2026-11-06-at-11.32.32.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petisiadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"petisiadm","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802"},"author":{"name":"petisiadm","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b"},"headline":"Jalani Sidang Lebih dari 13 Jam di PN Jaktim, Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli","datePublished":"2026-11-06T05:52:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802"},"wordCount":795,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/WhatsApp-Image-2026-11-06-at-11.32.32.jpeg","articleSection":["Headline News","Hukum","Politik"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802","name":"Jalani Sidang Lebih dari 13 Jam di PN Jaktim, Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli - Petisi Brawijaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/WhatsApp-Image-2026-11-06-at-11.32.32.jpeg","datePublished":"2026-11-06T05:52:20+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802#primaryimage","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/WhatsApp-Image-2026-11-06-at-11.32.32.jpeg","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/WhatsApp-Image-2026-11-06-at-11.32.32.jpeg","width":750,"height":375,"caption":"Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi menunjukkan ijazahnya dari tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga jenjang S1 dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan dokter Tifa, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5\/11\/2026)."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=5802#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jalani Sidang Lebih dari 13 Jam di PN Jaktim, Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","name":"Petisi Brawijaya","description":"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi","publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization","name":"Petisi Brawijaya","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","width":545,"height":181,"caption":"Petisi Brawijaya"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b","name":"petisiadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","caption":"petisiadm"},"sameAs":["http:\/\/petisibrawijaya.or.id"],"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5802","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5802"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5802\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5804,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5802\/revisions\/5804"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5803"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5802"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5802"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5802"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}