{"id":987,"date":"2025-11-20T04:45:32","date_gmt":"2025-11-20T04:45:32","guid":{"rendered":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987"},"modified":"2025-11-20T04:45:32","modified_gmt":"2025-11-20T04:45:32","slug":"mengenal-syamsul-jahidin-mantan-satpam-yang-bikin-ribuan-jenderal-polisi-mundur-dari-jabatan-sipil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987","title":{"rendered":"Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam yang Bikin Ribuan Jenderal Polisi Mundur dari Jabatan Sipil"},"content":{"rendered":"<p><strong>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA<\/strong> &#8211; Nama\u00a0<a href=\"https:\/\/jakarta.suaramerdeka.com\/tag\/syamsul-jahidin\">Syamsul Jahidin<\/a>\u00a0mendadak menjadi sorotan publik setelah Mahkamah Konstitusi (<a href=\"https:\/\/jakarta.suaramerdeka.com\/tag\/mk\">MK<\/a>) mengabulkan permohonan uji materi yang diajukannya terkait larangan polisi aktif menduduki jabatan sipil.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Putusan MK Nomor 114\/PUU\/XXIII\/2025 tersebut berdampak besar, sebanyak 4.351 anggota Polri aktif yang sedang menjabat di posisi sipil harus kembali ke institusi Polri.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Keberhasilan itu membuat publik penasaran siapa sebenarnya sosok Syamsul Jahidin?<\/p>\n<p>Syamsul Jahidin bukanlah berasal dari akademi kepolisian, juga bukan berasal dari barisan keluarga ningrat, melainkan dari pos satpam.<\/p>\n<p>Tempat paling jujur untuk belajar tentang negara, menjaga pintu, melihat siapa yang masuk, siapa yang keluar, dan siapa yang pura-pura tidak salah padahal jelas salah.<\/p>\n<p>Syamsul lahir di Pangesangan, Mataram, NTB. Tempat itu mungkin tak banyak disebut dalam rapat kabinet, tapi dari sanalah lahir anak muda yang kelak mengguncang birokrasi negara.<\/p>\n<p>Orang lain di usia 20-an sibuk tampil estetis di Instagram, Syamsul justru kuliah sambil jaga pintu demi membiayai mimpinya.<\/p>\n<p>Ketika teman &#8211; temannya pamer OOTD, Syamsul pamer shift malam. Ironisnya, justru shift malam itulah yang melatih keberaniannya.<\/p>\n<p>Keberanian yang kelak membuat 4.351 polisi harus kembali ke markas.<\/p>\n<p>Pendidikan Syamsul tidak main-main.<\/p>\n<p><strong>S1 Komunikasi, S1 Hukum, S2 Komunikasi, Magister Hukum Militer dan kini sedang S3 Hukum.<\/strong><\/p>\n<p>Deretan gelar ini membuat sebagian orang bingung, \u201cIni orang belajar atau mau buka warung akademik?\u201d<\/p>\n<p>Tapi bagi Syamsul, ilmu itu bukan pajangan. Ilmu adalah peluru.<\/p>\n<p>Ia menembakkannya langsung ke jantung undang-undang yang dianggapnya bermasalah, UU Polri.<\/p>\n<p>Ketika ribuan polisi aktif duduk manis di jabatan sipil, dari kementerian sampai BUMN, kebanyakan orang hanya menghela napas.<\/p>\n<p>Tapi Syamsul mengangkat alis, lalu mengangkat gugatan. Ia bertanya hal paling tabu di republik ini, \u201cKenapa polisi boleh rangkap jabatan, tapi rakyat biasa dilarang rangkap kerja?\u201d<\/p>\n<p>Pertanyaan sederhana itu menggema sampai ke Mahkamah Konstitusi.<\/p>\n<p>MK pun mengetok palu seperti menghentak meja birokrasi yang terlalu nyaman dan Polisi tidak boleh rangkap jabatan! Kembalilah ke markas!\u201d<\/p>\n<p>Seketika, 4.351 polisi yang sebelumnya berkeliaran di ruang-ruang rapat kementerian mendadak seperti anak magang yang dipanggil pulang lebih awal.<\/p>\n<p>Jabatan sipil kosong. Tanda tangan macet. Kop surat bingung mau ditujukan ke siapa.<\/p>\n<p>Semuanya berawal dari tangan seorang mantan satpam bernama Syamsul Jahidin.<\/p>\n<p>Karier hukum Syamsul memang tak biasa. Ia pernah menggugat pangkat tituler Letkol Deddy Corbuzier.<\/p>\n<p>Ia membela bayi tertukar. Ia menjadi mediator di lima pengadilan.<\/p>\n<p>Ia advokat, tapi juga filsuf jalanan yang memahami bahwa kadang hukum perlu diketuk lewat humor dan keberanian.<\/p>\n<p>Mottonya, \u201cBerani, benar, berhasil,\u201d bukan sekadar pajangan di bio media sosial. Ia hidup dari itu.<\/p>\n<p>Dari keberanian itulah, satu orang tanpa seragam mampu menegur institusi paling berseragam di negeri ini.<\/p>\n<p>Ironinya, Syamsul yang dulu menjaga pintu kini menjaga konstitusi.<\/p>\n<p>Ia tahu kapan harus mengizinkan sesuatu masuk, kapan harus menolaknya.<\/p>\n<p>Ia mungkin tidak punya bintang di pundak, tapi jelas punya nyali yang bersinar lebih terang dari lampu rotator.<\/p>\n<p>Ketika sejarah bangsa ditulis ulang nanti, ada satu paragraf kecil yang pasti akan dikenang, seorang satpam dari Mataram pernah mengguncang 4.351 polisi hanya dengan pena, logika, dan keberanian.<\/p>\n<p>Di republik yang sering lelah oleh drama kekuasaan, nama Syamsul Jahidin hadir seperti alarm yang menyadarkan kita bahwa keberanian tidak butuh pangkat, hanya butuh tekad.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Nama\u00a0Syamsul Jahidin\u00a0mendadak menjadi sorotan publik setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan uji materi yang diajukannya terkait larangan polisi aktif menduduki jabatan sipil. Putusan MK Nomor 114\/PUU\/XXIII\/2025 tersebut berdampak besar, sebanyak 4.351 anggota Polri aktif yang sedang menjabat di posisi sipil harus kembali ke institusi Polri. Keberhasilan itu membuat publik penasaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":988,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,4],"tags":[726,727,725,728,724],"class_list":{"0":"post-987","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-headline-news","8":"category-hukum","9":"tag-larangan-polisi-aktif-menduduki-jabatan-sipil","10":"tag-mahkamah-konstitusi","11":"tag-mantan-satpam","12":"tag-putusan-mk-nomor-114-puu-xxiii-2025","13":"tag-syamsul-jahidin"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam yang Bikin Ribuan Jenderal Polisi Mundur dari Jabatan Sipil - Petisi Brawijaya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam yang Bikin Ribuan Jenderal Polisi Mundur dari Jabatan Sipil - Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Nama\u00a0Syamsul Jahidin\u00a0mendadak menjadi sorotan publik setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan uji materi yang diajukannya terkait larangan polisi aktif menduduki jabatan sipil. Putusan MK Nomor 114\/PUU\/XXIII\/2025 tersebut berdampak besar, sebanyak 4.351 anggota Polri aktif yang sedang menjabat di posisi sipil harus kembali ke institusi Polri. Keberhasilan itu membuat publik penasaran [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petisi Brawijaya\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-20T04:45:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-20-at-11.44.08.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"646\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"431\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petisiadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"petisiadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=987#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=987\"},\"author\":{\"name\":\"petisiadm\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\"},\"headline\":\"Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam yang Bikin Ribuan Jenderal Polisi Mundur dari Jabatan Sipil\",\"datePublished\":\"2025-11-20T04:45:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=987\"},\"wordCount\":518,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=987#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/WhatsApp-Image-2025-11-20-at-11.44.08.jpeg\",\"keywords\":[\"larangan polisi aktif menduduki jabatan sipil\",\"Mahkamah Konstitusi\",\"Mantan Satpam\",\"Putusan MK Nomor 114\\\/PUU\\\/XXIII\\\/2025\",\"Syamsul Jahidin\"],\"articleSection\":[\"Headline News\",\"Hukum\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=987#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=987\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=987\",\"name\":\"Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam yang Bikin Ribuan Jenderal Polisi Mundur dari Jabatan Sipil - Petisi Brawijaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=987#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=987#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/WhatsApp-Image-2025-11-20-at-11.44.08.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-11-20T04:45:32+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=987#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=987\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=987#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/WhatsApp-Image-2025-11-20-at-11.44.08.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/WhatsApp-Image-2025-11-20-at-11.44.08.jpeg\",\"width\":646,\"height\":431,\"caption\":\"Advokat Syamsul Jahidin. (Foto: istimewa)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?p=987#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam yang Bikin Ribuan Jenderal Polisi Mundur dari Jabatan Sipil\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"description\":\"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Petisi Brawijaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/petisi-logo.png\",\"width\":545,\"height\":181,\"caption\":\"Petisi Brawijaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/petisi.brawijaya\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b\",\"name\":\"petisiadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"petisiadm\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/petisibrawijaya.or.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam yang Bikin Ribuan Jenderal Polisi Mundur dari Jabatan Sipil - Petisi Brawijaya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam yang Bikin Ribuan Jenderal Polisi Mundur dari Jabatan Sipil - Petisi Brawijaya","og_description":"PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA &#8211; Nama\u00a0Syamsul Jahidin\u00a0mendadak menjadi sorotan publik setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan uji materi yang diajukannya terkait larangan polisi aktif menduduki jabatan sipil. Putusan MK Nomor 114\/PUU\/XXIII\/2025 tersebut berdampak besar, sebanyak 4.351 anggota Polri aktif yang sedang menjabat di posisi sipil harus kembali ke institusi Polri. Keberhasilan itu membuat publik penasaran [&hellip;]","og_url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987","og_site_name":"Petisi Brawijaya","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/","article_published_time":"2025-11-20T04:45:32+00:00","og_image":[{"width":646,"height":431,"url":"http:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-20-at-11.44.08.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petisiadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"petisiadm","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987"},"author":{"name":"petisiadm","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b"},"headline":"Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam yang Bikin Ribuan Jenderal Polisi Mundur dari Jabatan Sipil","datePublished":"2025-11-20T04:45:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987"},"wordCount":518,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-20-at-11.44.08.jpeg","keywords":["larangan polisi aktif menduduki jabatan sipil","Mahkamah Konstitusi","Mantan Satpam","Putusan MK Nomor 114\/PUU\/XXIII\/2025","Syamsul Jahidin"],"articleSection":["Headline News","Hukum"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987","name":"Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam yang Bikin Ribuan Jenderal Polisi Mundur dari Jabatan Sipil - Petisi Brawijaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-20-at-11.44.08.jpeg","datePublished":"2025-11-20T04:45:32+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987#primaryimage","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-20-at-11.44.08.jpeg","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-20-at-11.44.08.jpeg","width":646,"height":431,"caption":"Advokat Syamsul Jahidin. (Foto: istimewa)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?p=987#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam yang Bikin Ribuan Jenderal Polisi Mundur dari Jabatan Sipil"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#website","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","name":"Petisi Brawijaya","description":"Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi","publisher":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#organization","name":"Petisi Brawijaya","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","contentUrl":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/petisi-logo.png","width":545,"height":181,"caption":"Petisi Brawijaya"},"image":{"@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/petisi.brawijaya\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/#\/schema\/person\/af5f32ff6cc0ae2da590caf92129b28b","name":"petisiadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef5cf825eeadba46b8473399d34d5fa31f9a38bb4a94abe4b3dda776bb5cede2?s=96&d=blank&r=g","caption":"petisiadm"},"sameAs":["http:\/\/petisibrawijaya.or.id"],"url":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/987","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=987"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/987\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":989,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/987\/revisions\/989"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/988"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=987"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=987"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/petisibrawijaya.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=987"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}