30.5 C
Jakarta
Sunday, October 11, 2026
spot_img

Viral! Rumah di Komplek TNI Cijantung Digrebek Polisi Diduga Jadi Markas Judol, 11 Operator Diamankan

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Sebuah rumah di kawasan Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Jalan Sederhana 7, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, menjadi sorotan setelah diduga digunakan sebagai tempat operasional judi online (judol).

Kasus tersebut kemudian menjadi perhatian publik setelah video penggerebekan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat sejumlah orang berada di sebuah ruangan yang dipenuhi komputer.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penggerebekan tersebut dilangsungkan pada Minggu (4/10/2026) sekira pukul 07.30 WIB setelah pihak kepolisian menerima laporan dari warga setempat terkait adanya aktivitas mencurigakan di dalam rumah tersebut.

Sebanyak 11 orang yang diduga menjalankan aktivitas sebagai operator judi online kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Dari lokasi kejadian, polisi turut menyita sejumlah barang bukti yang digunakan untuk mengoperasikan praktik judi daring tersebut, meliputi 32 unit komputer PC, 14 unit telepon seluler, serta 9 lembar Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Namun, proses penyelidikan masih diperlukan untuk memastikan fungsi masing-masing perangkat serta peran setiap orang yang diamankan dalam jaringan tersebut.

Rumah Disebut Milik Perwira TNI

Perhatian semakin besar karena rumah yang diduga digunakan sebagai lokasi operasional judol tersebut disebut merupakan rumah dinas yang terkait dengan seorang perwira TNI AD.

Diketahui, rumah lokasi tempat beroperasinya situs judi online tersebut merupakan milik Kasi Intel Gartap 1 Jakarta, Letkol Inf Arman Jab, yang disewakan kepada para tersangka.

Meski demikian, status kepemilikan atau hubungan pemilik rumah dengan aktivitas judi online tersebut masih harus dibedakan dari dugaan keterlibatan dalam tindak pidana.

Hingga informasi yang tersedia pada Rabu, 7 Oktober 2026, belum ada keterangan yang menyatakan bahwa pemilik rumah terbukti terlibat dalam operasional judi online tersebut. Keterlibatan pihak lain masih menjadi bagian dari proses pendalaman aparat.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, menyampaikan bahwa pihak Polres masih berkoordinasi dengan jajaran Polsek setempat.

“Saya tanyakan kapolsek (Pasar Rebo) dulu ya, saya belum dapat informasi,” jelasnya, Rabu (7/10/2026).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pasar Rebo, AKP Lilik Budiyanto, mengonfirmasi bahwa penindakan tersebut tidak dilakukan oleh jajaran penyidik Polsek Pasar Rebo maupun Polres Metro Jakarta Timur.

“Belum monitor saya, bukan dari kami (Polsek Pasar Rebo),” tutupnya.

AKP Lilik menduga operasi penindakan dan penggerebekan markas judi online di perumahan dinas/komplek TNI kawasan Pasar Rebo tersebut diterjunkan langsung oleh tim khusus dari jajaran Polda Metro Jaya.

Seluruh tersangka beserta barang bukti kini telah diboyong guna menjalani proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

KSAD: Akan Tindak Tegas Jika Terbukti

Kasus ini kemudian mendapat perhatian langsung dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Saat ditanya mengenai dugaan rumah dinas TNI digunakan sebagai markas judi online, Maruli menegaskan bahwa TNI AD akan mengambil tindakan tegas apabila laporan tersebut terbukti.

“Pokoknya (kalau) ada laporan kita pasti tindak tegas. Kalau kita pasti respons cepat,” ujar Maruli kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (7/10).

Maruli juga berkomitmen untuk merespons cepat laporan yang datang itu. Menurutnya, dengan respons cepat dari TNI, penindakan terhadap pelanggaran dari oknum tersebut juga akan cepat tertangani.

“Kalau kita pasti respons cepat. Sudah, pasti cepat. Kalau kita cepat lah,” tegasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles