PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – One Pride Mixed Martial Arts (One Pride MMA) merupakan organisasi dan promotor olahraga bela diri campuran (Mixed Martial Arts/MMA) profesional terbesar dan paling bergengsi di Indonesia.
Didirikan dengan tujuan untuk mengembangkan potensi atlet lokal serta mengangkat standar kompetisi MMA nasional ke tingkat internasional.
One Pride MMA telah menjadi wadah resmi bagi para petarung Indonesia untuk menunjukkan kemampuan, disiplin, dan sportivitas di arena profesional.
Sejak penyelenggaraan pertamanya, One Pride MMA secara konsisten menghadirkan pertandingan berkualitas tinggi dengan sistem kompetisi yang terstruktur, regulasi yang ketat, serta standar keselamatan atlet yang mengacu pada praktik terbaik internasional.
Setiap event One Pride MMA menampilkan atlet-atlet terbaik dari berbagai latar belakang bela diri, seperti gulat, Brazil jiu-jitsu, muay thai, boxing, dan taekwondo, yang berkompetisi secara profesional di bawah pengawasan wasit dan ofisial berlisensi.
Sebagai platform pelatihan atlet, One Pride MMA tidak hanya fokus pada hiburan olahraga, tetapi juga pada pembentukan karakter, profesionalisme, dan jenjang karir atlet. Banyak petarung nasional yang lahir dan berkembang melalui One Pride MMA sebelum melangkah ke panggung internasional.
Dengan jangkauan media yang luas dan basis penggemar yang terus berkembang, One Pride MMA telah menjadi simbol kemajuan olahraga MMA di Indonesia serta sarana strategi bagi mitra dan sponsor untuk menjangkau audiens yang kuat, loyal, dan berorientasi pada gaya hidup aktif serta hiburan olahraga.
Trydyfa Tarigan “Killer Bee” adalah petarung MMA profesional Indonesia di kelas bantamweight yang dikenal karena rekor tak terkalahkan di One Pride MMA sebelum mengalami kekalahan, memiliki latar belakang Wushu Sanda, dan telah menghadapi petarung seperti Pengchu Gexi dari China, serta merupakan sosok yang fokus pada pertarungan meskipun sempat direntok orang lain, dan sampai sekarang memiliki rekor 5 kali menang, dan 1 kekalahan dalam pertarungan internasional melawan China dan sekarang diberi kesempatan melawan Gugun Gusman pemegang di kelasnya.
Meski belum pernah terpecahkan di One Pride MMA, Trydyfa Tarigan yang berumur 23 tahun ini, berdomisili di Kuta Mbelin Tanah Karo Provinsi Sumatera Utara.
Trydyfa Tarigan bermain di Kelas Pertandingan Bantamweight 61,2 Kg ini berada di Panggung Killer Bee, Camp/Gym Bali MMA Feat Simbisa Karo.Trydyfa Tarigan dilaporkan tidak pernah berlatih MMA secara formal, melainkan mengandalkan kemampuan Wushu-nya.
Sempat ditentang orang tuanya namun tetap berjuang mewujudkan mimpinya di dunia tarung.
Rekam Jejak Tanding profesional Trydyfa Tarigan adalah juara 1 kejuraan tahun 2018 Medan, Kejurnas tahun 2018 Yogyakarta, Kejuaran Dunia tahun 2018 Brunei Darussalam, Juara 1 kejuraan tahun 2019 Medan.
Juara 1 Piala Nasional Presiden tahun 2019 Bangka, Juara 1 Kejuaraan Terbuka stok bina guna tahun 2022 Medan, Juara 1 Piala Nasional Presiden tahun 2022 Surabaya, Juara 1 Porprovsu tahun 2022 Medan, Juara 1 Kejuaraan Terbuka Piala Bupati Tapanuli Utara 2023, Kejuaran PON tahun 2024.
Trydyfa Tarigan jadwal akan tanding pada perebutan Sabuk Kelas Bantamweight 61,2 Kg Nasional menghadapi Gigun pada Even One Pride MMA 2026 yang dipertandingkan TV One sebagai penayang KOBI, Kemenpora, Vidio, Sukun pada tanggal 12 Juni 2026. (Rus).




