25.2 C
Jakarta
Sunday, February 1, 2026
spot_img

Update Korban Banjir dan Longsor Sumatra 3 Desember 2025: 753 Orang Meninggal Dunia, 650 Masih Hilang

PETISI BAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatra — Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terus menelan korban jiwa. Hingga Rabu pagi (3/12/2025), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 753 orang meninggal dunia dan 650 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Rincian Korban per Provinsi

Berdasarkan data resmi dari Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatra 2025 milik BNPB, berikut adalah rincian korban jiwa dan hilang:

1. Aceh:
– Meninggal dunia: 218 orang
– Hilang: 227 orang

2. Sumatera Utara:
– Meninggal dunia: 301 orang
– Hilang: 163 orang

3. Sumatera Barat:
– Meninggal dunia: 234 orang
– Hilang: 260 orang

Data ini pun masih terus diperbarui oleh BNPB secara berkala.

Sementara itu korban luka-luka dalam bencana ini mencapai 2.600 orang di tiga provinsi tersebut. Lalu, jumlah total warga terdampak banjir besar di Aceh, Sumut, dan Sumbar tembus 3,3 juta jiwa.

Kerusakan Infrastruktur dan Pengungsian Massal

BNPB juga melaporkan kerusakan rumah-rumah warga akibat banjir bandang yakni 3,6 ribu rumah rusak berat, 2,1 ribu rusak sedang dan 3,7 ribu rusak ringan.

Banjir bandang dan tanah longsor juga mengakibatkan sejumlah fasilitas umum yang rusak, termasuk fasilitas pendidikan dan tempat ibadah.

“Jembatan 39,34 persen mengalami kerusakan, fasilitas ibadah 16,97 persen, fasilitas pendidikan 42,5 persen, dan fasilitas kesehatan 1,18 persen,” tulis data Pusdatin BNPB.

Di sisi lain, Badan SAR Nasional (Basarnas) telah mengevakuasi sebanyak 35.857 warga korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra. Jumlah tersebut berdasarkan data yang dihimpun Basarnas hingga Selasa (2/12) pukul 20.00 WIB.

Secara rinci, di Aceh, Basarnas mengevakuasi 1.600 warga dari total 18 wilayah yang terdampak. Kemudian di Sumatra Utara (Sumut) sebanyak 4.599 warga telah dievakuasi dari 11 kabupaten/kota terdampak.

Sedangkan di Sumatra Barat, ada sebanyak 29.658 warga yang telah dievakuasi dari total 11 kabupaten/kota terdampak bencana.

BNPB juga membuka hotline atau saluran khusus bagi warga yang kesulitan menghubungi keluarga akibat bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra.

Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengatakan warga bisa menghubungi nomor telepon 081161645500 dengan menyertakan data keluarganya berupa nama, usia, jenis kelamin dan alamat serta titik lokasi terakhir.

“BNPB membuka saluran komunikasi atau hotline yang dapat dihubungi oleh masyarakat yang masih kesulitan menghubungi keluarga di daerah terdampak melalui nomor telepon,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (28/11) lalu.

Ia menjelaskan nantinya BNPB akan mengirimkan data tersebut ke koordinator personel BNPB yang sudah ada di setiap kabupaten atau kota terdampak guna melakukan pengecekan di lokasi.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles