29.3 C
Jakarta
Sunday, June 14, 2026
spot_img

Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Tambah Personel Gabungan Jadi 6.088

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Polda Metro Jaya meningkatkan kekuatan pengamanan dalam menghadapi rangkaian aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar pada hari ini, Jumat (12/6/2026). Total personel gabungan yang dikerahkan kini mencapai 6.088 personel yang terdiri dari unsur Polri dan TNI untuk memastikan jalannya aksi penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Polda Metro Jaya sebelumnya telah menyiapkan 4.151 personel gabungan untuk mengawal aksi mahasiswa di kawasan Bundaran HI.

Namun, menyusul besarnya potensi konsentrasi massa mahasiswa yang menggelar aksi bertajuk “Aksi Indonesia Bangkrut” dan beberapa titik aksi di kawasan DPR/MPR RI, Bundaran HI, Patung Kuda Arjuna Wiwaha, hingga kawasan Cikini yang diperkirakan berlangsung secara bersamaan, sehingga Polda Metro Jaya menambah jumlah personel pengamanan melalui dukungan tambahan dari unsur TNI.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan negara terhadap warga yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum sesuai ketentuan perundang-undangan.

Menurutnya, kehadiran aparat bertujuan menjaga keamanan seluruh pihak, baik peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi demonstrasi.

“Kehadiran TNI dan Polri dengan kekuatan 6.088 personel adalah untuk memberikan pelayanan dalam penyampaian aspirasi. Ini gabungan dari TNI 500 personil, ada dari Korp Limop 1.000 personil, BKO dari Korsabara 200 personil, Polra Metro Jaya 3.802 personil, dan Polres Metro Jakarta Busan 586 personil,” ujar Budi.

Kombes Budi menuturkan personel disiagakan di sejumlah titik rawan potensi kepadatan seperti Bunderan Hotel Indonesia hingga Cikini.

“Kegiatan ini meliputi pengamanan yang pertama di wilayah seputaran DPR-MPR RI, yang kedua seputaran Bundaran HI, yang ketiga seputaran Patung Kuda, dan keempat seputaran Cikini Raya,” tutur dia.

Dia menjelaskan bahwa penyampaian pendapat adalah hak bagi warga negara sehingga dilindungi undang-undang dan kehadiran petugas TNI-Polri bertujuan memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

“Kami mengimbau dan mengajak adik-adik mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya dengan baik, tertib, serta tetap menghormati pengguna jalan dan masyarakat lainnya yang beraktivitas,” kata Budi.

Budi mengingatkan peserta aksi agar tetap memperhatikan situasi di sekitar dan mewaspadai adanya kelompok lain yang berpotensi masuk serta memanfaatkan aksi untuk mengganggu ketertiban.

Menurutnya Satgas Penegakan Hukum Polda Metro Jaya telah mengidentifikasi adanya kelompok tertentu yang diduga mencoba bergabung atau mendompleng aksi.

“Jangan sampai ada kelompok-kelompok lain yang mencoba masuk, memprovokasi, atau menunggangi aksi penyampaian pendapat yang dilindungi undang-undang ini,” ujarnya.

Di sisi lain Budi menyampaikan, Bundaran HI bukan merupakan tempat yang diperuntukkan untuk penyampaian aspirasi karena terdapat aktivitas perekonomian dan kegiatan masyarakat lainnya. Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya pun telah berkomunikasi dengan pihak terkait agar titik penyampaian aspirasi dapat diarahkan ke kawasan Patung Kuda atau depan Gedung DPR/MPR RI, sehingga aspirasi tetap dapat tersampaikan dengan baik.

Untuk arus lalu lintas, kata Budi, personel Ditlantas Polda Metro Jaya telah disebar di sejumlah titik, antara lain Bundaran HI, Patung Kuda, Cikini, DPR/MPR RI, hingga kawasan Semanggi. Rekayasa lalu lintas pun akan diterapkan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Kami menyampaikan kepada masyarakat agar tetap beraktivitas seperti biasa. Untuk arus lalu lintas, petugas akan melakukan pengaturan di lapangan. Apabila diperlukan rekayasa lalu lintas, maka akan diterapkan secara situasional,” tutur Budi.

Ditambahkan Budi, kegiatan pelayanan dan pengamanan penyampaian pendapat diharapkan berjalan aman, tertib, lancar, serta terkendali.

“Kami berharap kegiatan pelayanan dan pengamanan penyampaian pendapat ini dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan terkendali,” ujarnya.

Dia juga mengimbau masyarakat yang memiliki kepentingan atau aktivitas di sekitar lokasi aksi untuk memantau informasi terkini mengenai rekayasa lalu lintas melalui media sosial resmi Ditlantas Polda Metro Jaya maupun Polda Metro Jaya guna menghindari kemacetan maupun keterlambatan perjalanan.

Hingga sore hari, aparat keamanan masih bersiaga di sejumlah lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles