24.9 C
Jakarta
Wednesday, February 11, 2026
spot_img

Kunjungan ke Kota Tua Meningkat Usai Jadi Lokasi Syuting Film Lisa Blackpink

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Kawasan wisata bersejarah Kota Tua Jakarta, yang terletak di Tamansari, Jakarta Barat, mencatat lonjakan jumlah pengunjung sejak lokasi tersebut digunakan sebagai tempat syuting film yang dibintangi oleh Lisa BLACKPINK. Lonjakan pengunjung tersebut terlihat terutama pada akhir pekan.

“Pastinya (jumlah pengunjung mengalami peningkatan), terutama Sabtu-Minggu,” ujar Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Denny Aputra di Jakarta, Senin, (3/2/2026).

Namun demikian, Denny menyampaikan bahwa peningkatan jumlah wisatawan itu bersifat fluktuatif lantaran cuaca yang tidak menentu. “Tapi (angka jumlah pengunjung) enggak menentu ketika hujan terus,” katanya.

Berdasarkan data UPK Kota Tua, jumlah pengunjung pada periode empat hari sebelum hingga pelaksanaan syuting, yakni 24–27 Januari 2026, tercatat sebanyak 18.500 wisatawan lokal dan 668 wisatawan mancanegara. Total kunjungan mencapai 19.168 orang.

Sementara pada periode 28–31 Januari 2026, jumlah wisatawan lokal meningkat menjadi 19.943 orang, sedangkan wisatawan asing tercatat 614 orang. Total kunjungan pada periode tersebut mencapai 20.557 orang.

Adapun lokasi syuting film berada di Jalan Cengkih, Kelurahan Pinangsia, Tamansari. Kendati menjadi perhatian publik, Denny memastikan aktivitas syuting tidak mengganggu mobilitas pengunjung di kawasan inti Kota Tua.

“Karena syuting film di daerah penunjang Kota Tua. Pengaruh kepada yang lintasan sama warga setempat. Kawasan inti yang ada museum tetap berjalan normal,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Barat juga memastikan kompensasi terhadap pedagang Lokasi Binaan (Lokbin) Kota Intan di kawasan Kota Tua, Jalan Cengkih, Pinangsia, Tamansari, yang terdampak penutupan karena lokasi dipakai untuk keperluan syuting film tersebut.

“Tentunya Pemprov DKI tetap memperhatikan kesejahteraan pedagang dengan memberikan kompensasi atas kegiatan tersebut,” kata Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Kasudin PPKUKM) Jakarta Barat, Iqbal Idham Ramid.

Iqbal mengatakan, berdasarkan data 31 Januari sampai 1 Februari 2026, ada 60 pedagang di Lokbin Kota Intan yang sementara tidak berjualan karena lokasi digunakan untuk syuting. “Total ada 60 pedagang per 31 Januari-1 Februari (tentatif),” tutur Iqbal.

Iqbal menyampaikan, penutupan Lokbin Kota Intan tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat yang digelar pada 15 Januari 2026.

“Pada rapat tersebut dipaparkan pihak JXB terkait pelaksanaan syuting yang akan di laksanakan di beberapa tempat di area Kota Tua,” kata Iqbal.

Menurutnya, pihak JXB menjelaskan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, yang mendorong Jakarta menjadi kota perfilman atau city of cinema, dengan Kota Tua sebagai salah satu lokasinya.

Syuting di Jalan Cengkih sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 31 Januari hingga 7 Februari 2026.

“Posisi Lokbin Kota Intan berada di Jalan Cengkih dan pihak JXB meminta untuk area Lokbin harus steril selama syuting tersebut,” pungkasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles