30.1 C
Jakarta
Monday, August 10, 2026
spot_img

Bertemu 150 Peneliti BRIN, Prabowo Soroti Minimnya Anggaran Riset dan Janjikan Tambahan Dana untuk Penelitian

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk meningkatkan anggaran riset nasional sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing Indonesia di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Komitmen tersebut disampaikan saat memberikan taklimat di hadapan 150 peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diundang ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Presiden Prabowo untuk pertama kalinya bertatap muka dengan 150 ilmuwan dan peneliti BRIN dari berbagai daerah. Dalam kesempatan itu, Presiden menekankan bahwa kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan menguasai sains dan teknologi. Karena itu, pemerintah akan memberikan perhatian lebih besar terhadap pengembangan riset dan inovasi sebagai fondasi pembangunan nasional.

Prabowo mengakui bahwa anggaran riset Indonesia masih relatif rendah dibandingkan dengan negara-negara maju. Menurutnya, kondisi tersebut perlu diperbaiki agar para peneliti memiliki dukungan yang memadai dalam menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun industri nasional.

“Kita koreksi diri kita sebagai bangsa. Investasi kita di bidang research and development sangat sedikit. Dan juga ke depan kita akan berusaha memperbaiki itu,” tegasnya.

Menurut Prabowo, peningkatan investasi riset membutuhkan dukungan pembiayaan yang memadai. Karena itu, pemerintah akan mengoptimalkan ruang fiskal melalui penghematan anggaran dan penindakan terhadap kebocoran keuangan negara.

“Untuk itu tentunya kita perlu dana. Dana itu kita cari. Dana itu dari mana? Dari penghematan, dari menghilangkan hal-hal yang korup, praktik-praktik koruptif, praktik-praktik penipuan (fraud), under invoicing,” ujar Prabowo.

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo juga melihat langsung hasil riset dan inovasi para Peneliti yang dikerjakan selama mereka berdinas di BRIN.

“Saya sengaja mengundang ke Istana, karena saya ingin melihat, mungkin pertama kali, tidak terlalu detail dan tidak terlalu komprehensif, tetapi untuk mendapat gambaran hasil-hasil yang saudara-saudara telah capai di BRIN,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga mengungkap harapannya untuk juga mengunjungi laboratorium riset dan kampus-kampus BRIN di sejumlah daerah.

Sebelumnya, Presiden Prabowo meminta ekosistem riset nasional yang lebih terintegrasi. Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah telah mengalokasikan tambahan anggaran riset sebesar Rp4 triliun.

Tindak lanjut atas arahan tersebut kini dikoordinasikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi dan Sains dan Teknologi, Bappenas, serta BRIN. Pemerintah telah menyusun peta jalan riset nasional agar seluruh kegiatan penelitian tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan berada dalam satu desain besar (grand design) yang mendukung prioritas pembangunan nasional.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles