30.3 C
Jakarta
Wednesday, April 1, 2026
spot_img

Menteri Bahlil Imbau Warga Gunakan Energi BBM-LPG Secara Bijak dan Tidak Timbun BBM

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi baik Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) secara bijak serta tidak melakukan penimbunan BBM di tengah tekanan krisis energi global, khususnya perang di Timur Tengah.

“Saya ingin menyampaikan, tolong gunakan energi dengan bijak. SPBU ini bukan untuk industri, jadi tolong dipakai secara bijaksana. Kalau satu hari katakanlah cukup, contoh ya, cukup 30 liter, 40 liter, ya cukup. Tidak usah ada rasa panic buying. Tidak perlu ada. Jadi, pakailah dengan secukupnya,” ujar Bahlil saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026).

Ia menyoroti adanya fenomena antrean truk di SPBU yang membeli BBM dalam jumlah besar untuk kemudian dijual kembali. Menurutnya, praktik tersebut berpotensi mengganggu distribusi dan ketersediaan BBM bagi masyarakat.

“Saya mohon kepada saudara-saudara saya yang oknum-oknum mau melakukan penimbunan, mohon lihatlah Ibu Pertiwi sekarang lagi membutuhkan anak-anak Ibu Pertiwi yang bijak,” ujar Bahlil.

Dia menilai perbuatan yang tidak patut itu tidak akan dilakukan bila masyarakat cinta Indonesia. Untuk itu, ia memohon oknum tidak melakukan penimbunan BBM.

“Kalau kita cinta negara kita, kalau kita cinta rakyat kita, janganlah kita melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya untuk dilakukan. Cara-cara itu, saya mohon, sudahlah jangan kita lanjutkan, ya,” tegasnya.

Bahlil menegaskan, pemerintah tidak akan bisa bekerja sendirian dalam memastikan ketersediaan BBM. Menurutnya, perlu ada kerja kolaborasi untuk menjaga pasokan BBM.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri seluruh pihak. Ayo kita kawal negara kita, kami bisa mendatangkan minyak seperti yang kami lakukan dalam beberapa bulan terakhir untuk kondisi ini. Kalau rakyat gak bisa bijak berati gak mau dukung,” ujarnya.

Dia menjabarkan, cadangan minyak di tangki minimal 21 hari dan akan terus terisi setiap harinya. Adapun sumber minyak dari Timur Tengah akan diganti dari negara-negara lainnya.

“Presiden perintahkan kepada saya dan tim untuk mencari pasokan minyak hampir dari semua negara dan optimalkan sumber energi di negara kita. Sekalipun negara tetangga di Asia masuk dalam keadaan yang tidak diharapkan dalam keadaan darurat, kita yakinkan bahwa Solar kita insya Allah tidak impor, jadi clear. BBM bensin 50% impor, sebagian dari dalam negeri. LPG saya yakin kita dalam kondisi insya Allah dalam kondisi baik,” ujarnya.

“Minyak kita masih dalam taraf standar (cadangan) nasional, baik Solar dan bensin,” sambungnya.

Pemerintah berharap dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, stabilitas pasokan energi nasional dapat tetap terjaga di tengah dinamika global.

Sebagai informasi, ketegangan di kawasan Teluk Persia meningkat sejak Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini dilaporkan telah menewaskan sekitar 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Iran kemudian membalas agresi militer itu dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.

Teheran juga mengambil kendali Selat Hormuz, jalur pelayaran yang amat penting bagi pasokan minyak sedunia, dengan sebagian besar suplai energi untuk negara-negara Asia pasti melewati kawasan tersebut.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles