32.2 C
Jakarta
Thursday, April 16, 2026
spot_img

Presiden Prabowo Bertolak ke Rusia Temui Putin, Bawa Misi Penguatan Kerja Sama Energi

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Moskow, Rusia, untuk melakukan kunjungan kerja dan dijadwalkan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kunjungan ini membawa misi strategis untuk memperkuat kerja sama bilateral, khususnya di sektor energi yang menjadi prioritas nasional.

Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Negara, Presiden Prabowo berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Minggu (12/4/2026) malam sekitar pukul 23.10 WIB, dengan perjalanan menuju Moskow ditempuh selama kurang lebih 12 jam penerbangan non-stop menggunakan maskapai nasional Garuda Indonesia, dan dijadwalkan tiba di Moskow pada Senin, (13/4/2026) pagi waktu setempat.

Keberangkatan Presiden Prabowo dilepas langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra.

Dalam kunjungan ke Moskow, Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Setibanya di Rusia, Prabowo langsung melakukan pertemuan bilateral, termasuk pertemuan empat mata dengan Presiden Putin.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan kedua kepala negara memiliki arti penting di tengah dinamika global yang terus berkembang. Salah satu agenda utama adalah membahas penguatan ketahanan energi nasional melalui kerja sama dengan Rusia.

“Melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Rusia dan memastikan pasokan energi nasional yang stabil, termasuk ketersediaan minyak,” ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya, dilihat Senin (13/4/2026).

Seskab Teddy menambahkan, pembahasan ini menjadi relevan di tengah dinamika geopolitik dan perubahan lanskap energi global yang memengaruhi keseimbangan pasokan dan permintaan energi.

Selain kerja sama energi, kedua kepala negara juga akan bertukar pandangan terkait perkembangan geopolitik global. Indonesia akan menegaskan posisinya dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia, sekaligus memperkuat kemitraan strategis dengan negara mitra.

Kunjungan ini diharapkan menghasilkan kesepakatan konkret yang tidak hanya memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Rusia, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles