29.4 C
Jakarta
Tuesday, April 28, 2026
spot_img

BREAKING NEWS! KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Penumpang Terjepit dan Jalur Lumpuh Total

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Kecelakaan hebat melibatkan kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Berdasarkan informasi awal, tabrakan terjadi sekitar pukul 20.50–20.55 WIB di area emplasemen stasiun. KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi dilaporkan  adu banteng dengan rangkaian KRL yang tengah berhenti atau melintas di jalur yang sama.

Insiden ini memicu kepanikan penumpang serta menyebabkan jalur kereta api baik Jarak Jauh maupun Commuter Line dari arah Jakarta menuju Bekasi/Cikarang maupun sebaliknya lumpuh total.

Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan kepanikan penumpang di peron stasiun dan kerusakan pada bagian depan rangkaian kereta yang terlibat.

Saksi mata di lapangan, Maksus yang berada di lokasi kejadian mengatakan insiden bermula dari sebuah mobil taxi yang mogok di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pukul 20.00 WIB. Tabrakan itu membuat KRL tak melanjutkan perjalanan.

“Sekitar lima menit kereta yang yang saya naiki jalan sendiri ndak taunya ditabrak dari belakang dari kereta jarak jauh,” tutur Maksus dalam sambungan telepon, Senin malam.

Dia mengatakan, gerbong perempuan yang terletak di bagian paling belakang rangkaian gerbong ditabrak kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek.

“Gerbong di bagian wanita hampir setengah dimasuki kepala kereta jarak jauh,” kata Maksus.

Warga Bekasi ini menuturkan, sejumlah penumpang yang kemudian terjepit di gerbong perempuan tersebut.

“Setengah jam berjalan, evakuasi masih terus berjalan. Ada yang terluka parah, ditaruh di mushala,” kata Maksus.

Riska, salah satu penumpang di gerbong tujuh mengatakan kejadiannya sedemikian mendadak. Gerbong yang ia naiki terguncang hebat saat kecelakaan terjadi pada sekitar 20.00 WIB. Penumpang kemudian berteriak histeris dan berupaya menyelamatkan diri.

Ia yang tengah hamil menyatakan kepalanya terantuk.

”Ini juga sakit banget perutnya, kata dia. Riska menuturkan, ia berada di rangkaian KRL itu menuju rumahnya di Bekasi dari tempat bekerja di Tangerang.

“Banyak banget yang luka,” kata Riska.

PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter), belum bisa memberikan keterangan terkait tabrakan kereta antara KA Agro Bromo dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, belum bisa memberikan keterangan detail terkait peristiwa itu.

“Saat ini kami masih fokus penanganan di lokasi terlebih dahulu,” kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Senin malam.

Anne menyampaikan bahwa korban luka tersebut dipastikan akan dibawa ke rumah sakit terdekat dari Stasiun Bekasi Timur.

“Ada beberapa rumah sakit yang dituju,” ujarnya.

Belum diketahui jumlah pasti korban luka dalam peristiwa ini. Namun, Anne memastikan petugas di lapangan masih terus berupaya mengevakuasi penumpang maupun awak sarana kereta yang terlibat kecelakaan.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, sebagian korban luka dibawa ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dan beberapa rumah sakit swasta lain yang tidak jauh dari Stasiun Bekasi.

Disisi lain, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

“Saat ini, PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” ujar Franoto saat dikonfirmasi.

KAI memastikan petugas di lapangan telah bergerak cepat untuk melakukan penanganan dan pengamanan lokasi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses evakuasi dan pemulihan perjalanan. Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung-Bekasi Timur dan emplasemen Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan.

Adapun penyebab kejadian serta jumlah perjalanan KA yang terdampak masih dalam proses investigasi dan pendataan lebih lanjut. Informasi akan terus diperbarui secara berkala. KAI juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan keselamatan, khususnya di area jalur rel dan perlintasan sebidang, demi mencegah kejadian serupa.

Informasi lebih lanjut akan disampaikan seiring perkembangan penanganan di lapangan.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles