31.9 C
Jakarta
Sunday, June 14, 2026
spot_img

Begini Tanggapan Dadan Hindayana Setelah Dicopot Presiden Prabowo dari Jabatan Kepala BGN

PETISI BRAWIJAYA MEDI, JAKARTA – Dadan Hindayana akhirnya angkat bicara setelah Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot dirinya dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam pernyataannya, Dadan menegaskan bahwa keputusan pergantian pimpinan lembaga merupakan hak prerogatif Presiden dan dirinya menghormati sepenuhnya keputusan tersebut.

Menurut Dadan, Presiden Prabowo tentu memiliki pertimbangan matang dalam menentukan siapa sosok yang paling tepat untuk menjalankan program-program pemerintah ke depan.

“Pergantian anggota kabinet merupakan hak mutlak penuh Bapak Presiden RI. Beliau paham betul yang terbaik untuk melaksanakan program kerja yang dicanangkan,” ujar Dadan saat dimintai konfirmasi oleh wartawan, Rabu (3/6/2026).

Meski tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, Dadan mengaku tetap optimistis terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini menjadi program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.

Menurutnya, program tersebut akan tetap memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia dalam meningkatkan kualitas gizi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Dadan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah memberinya kepercayaan untuk menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih dan memimpin Badan Gizi Nasional sejak lembaga tersebut dibentuk.

“Saya berterima kasih tidak terhingga karena telah diberi kesempatan menjadi anggota Kabinet Merah Putih yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya,” kata Dadan.

Ia bahkan mendoakan agar pemerintahan Presiden Prabowo dapat berjalan sukses dan mampu membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Insyaallah beliau akan sukses memimpin bangsa Indonesia dan membawa kesejahteraan pada seluruh masyarakat,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dadan juga memberikan ucapan selamat kepada jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional yang baru.

“Selamat bekerja kepada pimpinan BGN yang baru. Insya Allah akan membawa program MBG makin berkualitas dan bermanfaat untuk seluruh penerima manfaat,” imbuh Dadan.

Sebelumnya diberitakan, tiga pimpinan BGN, yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung, dicopot dari jabatannya pada Selasa, (2/6/2026) malam.

Mereka digantikan oleh Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, serta Mayjen Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN.

Pasca pencopotan tiga pimpinan BGN tersebut, Pagi tadi Kejagung menggeledah kantor BGN di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Plh. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Mohammad Jeffry menyebut penggeledahan dilakukan oleh tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.

“Penyidik Pidsus (Pidana Khusus) Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN,” ujarnya saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Rabu (3/6).

Jeffry belum mengungkap lebih jauh ihwal kasus yang sedang diusut Kejagung lewat penggeledahan itu. Ia hanya mengatakan nantinya akan dilakukan konferensi pers terkait hasil penggeledahan.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles