29.1 C
Jakarta
Friday, June 26, 2026
spot_img

Mensesneg Prasetyo Hadi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK, Apa Tugasnya?

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi resmi ditunjuk sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Penunjukan tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi antara pemerintah, pimpinan DPR RI, serta sejumlah pemangku kepentingan, termasuk dari kelompok buruh yang membahas langkah antisipasi terhadap potensi gelombang PHK di berbagai sektor industri.

Prasetyo Hadi mengatakan dirinya dipercaya memimpin Satgas Mitigasi PHK karena dinilai mampu menjadi penghubung antara pemerintah, kalangan pengusaha, serikat pekerja, dan berbagai pihak terkait dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan.

“Semua bersepakat memohon kami untuk menjadi Ketua Satgas Mitigasi PHK karena dianggap dapat menjembatani berbagai pihak dan berbagai stakeholder terkait,” ujar Prasetyo Hadi kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Prasetyo menjelaskan, Satgas Mitigasi PHK dibentuk sebagai wadah koordinasi untuk mengantisipasi meningkatnya pemutusan hubungan kerja di sejumlah sektor usaha.

Satgas akan bekerja secara lintas kementerian dan lembaga dengan melibatkan organisasi buruh, asosiasi pengusaha, serta aparat penegak hukum apabila diperlukan.

Menurutnya, fokus utama satgas bukan hanya menangani kasus PHK yang telah terjadi, tetapi juga melakukan mitigasi sejak dini terhadap perusahaan-perusahaan yang berpotensi melakukan efisiensi tenaga kerja.

Satgas juga akan menginventarisasi sektor industri yang dinilai rentan mengalami perlambatan usaha, sehingga pemerintah dapat menyiapkan langkah penyelamatan sebelum terjadi pemutusan hubungan kerja secara massal.

Dia menjelaskan bahwa ke depan satgas akan melakukan monitoring serta bersama-sama saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan-permasalahan yang terjadi di perusahaan-perusahaan yang berpotensi PHK.

“Salah satu langkah konkret pagi hari ini, tadi sudah banyak sekali yang kami bahas perusahaan-perusahaan yang sudah kejadian sekian tahun yang lalu, juga sudah ada PHK tapi belum terselesaikan apa yang menjadi kewajiban perusahaan,” ujar Prasetyo.

Terdapat pula data perusahaan yang berpotensi terjadi PHK yang kemudian telah dimitigasi satu per satu. Dia menjelaskan bahwa kadang-kadang permasalahan PHK terjadi karena ada konflik internal manajemen perusahaan.

“Karena permasalahan PHK tidak selalu berkenaan dengan masalah misalnya tadi supply bahan baku. Akan tetapi apapun itu penyebabnya akan menjadi tugas kami untuk bersama-sama melakukan mitigasi,” tuturnya.

Terkait langkah Satgas Mitigasi PHK ke depan, dia menjelaskan bahwa secara formal pihaknya meminta waktu. Sebab, berbagai rencana gerak satgas akan disempurnakan, termasuk ingin mengajak bergabung Desk Ketenagakerjaan Polri dalam mengawal serta mengantisipasi PHK.

“Namun secara formil, kami memohon waktu karena masih kita akan sempurnakan, karena kita juga ingin mengajak bergabung teman-teman di desk ketenagakerjaan yang sudah ada di kepolisian, supaya ini bisa kita satukan,” ucap Prabowo.

“Semua kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian bersama-sama saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan-permasalahan yang terjadi di perusahaan-perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,” imbuhnya.

Dalam rapat tersebut, dari pihak pemerintah hadir Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal, serta Desk Ketenagakerjaan Polri.

Sementara itu, pihak DPR diwakili oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal.

Sufmi Dasco Ahmad menegaskan DPR berkomitmen mendukung langkah pemerintah dalam memitigasi PHK. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah dan DPR akan dilakukan secara rutin untuk memastikan penanganan persoalan ketenagakerjaan berjalan efektif.

“Nanti Satgas Mitigasi PHK, pihak pemerintah dan DPR, akan rutin bertemu untuk kemudian berkoordinasi. Hari-hari di DPR nanti akan dipimpin oleh Pak Cucun Syamsurijal,” kata Dasco.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles