32.6 C
Jakarta
Monday, April 20, 2026
spot_img

PERKUAT PERSAUDARAAN WARGA SUMATERA UTARA, LAKUKAN PASKAH RAYA DAN DEKLARASI PWGSU JABODETABEK

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Perayaan Paskah Raya dan deklarasi Persaudaraan Warga Gereja-gereja Se Sumatera Utara (PWGSU) yang berdomisili di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) sukses diselenggarakan.

Dengan mengusung thema yang besar diambil dari Roma 6;4 yaitu “Dari Kematian Menuju Kehidupan”.

Acara ini berlangsung khidmat pada Sabtu (18/4/2026) bertempat di Gedung Manggala Wanabakti, Komplek Departemen Kehutanan Jakarta.

Ibadah raya dipimpin dengan penuh hikmat, di mana khotbah disampaikan oleh Ketua Moderamen GBKP (Gereja Batak Karo Protestan), Pdt. Krismas Imanta Barus,M.Th.

Dalam rangkaian ibadah ini, Panggilan Beribadah disampaikan oleh GKPPD, Votum dan Salam disampaikan HKBP, Koor oleh Remember ME. Litani Penderitaan oleh GMI, Ratapan oleh GKPI, lalu Koor Via Dolorosa. Penurunan ke Dalam Kubur oleh BNKP, lalu Koor dengan judul Kepala Yang Berdarah.

Sementara Fajar Kebangkitan disampaikan oleh HKI, Kesaksian Iman oleh GKPS.
Lalu Nyanyian Kemenangan disampaikan oleh GKPA, lalu Koor dengan judul Haleluya.
Saat Pengumpulan Persembahan jemaat diajak menyanyikan lagu Maut Sudah Dikalahkan yang diambil dari BN 96.

Suasana penuh suka cita dan persaudaraan menyelimuti ribuan umat Kristiani yang hadir dalam perayaan Paskah Nasional Gereja-Gereja asal Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 ini.

Dalam pesan rohaninya, Pdt. Krismas Imanta Barus menekankan momentum penting bagi warga Sumatera Utara untuk kembali meneguhkan posisinya sebagai laboratorium kerukunan antar-umat beragama di Indonesia.

Selain rangkaian ibadah Paskah, acara ini juga dimeriahkan dengan seminar kepemudaan yang bertujuan membekali generasi muda Sumatera Utara.

Sambutan dari pimpinan gereja diwakili oleh Ephorus HKBP, Dr. Viktor Tinambunan, yang didampingi oleh para pimpinan gereja di bawah naungan PWGSU. Dr. Viktor menegaskan bahwa PWGSU harus menjadi wadah persatuan yang membentuk karakter dan integritas.

“Kita mendorong warga gereja asal Sumatera Utara untuk menjadi pribadi yang berintegritas, menjauhi narkoba, menghindari judi online serta pinjaman online. Mari kita jaga persatuan dan terus menjadi terang bagi Sumatera Utara maupun tempat kita berkarya, sehingga memberikan dampak positif bagi umat dan bangsa,” tegas Dr. Viktor.

Ketua panitia, Ir.Dumoly F.Pardede,M.BA, yang didampingi Sekretaris Panitia Pt.Setia Budi Tarigan dalam kesempatan tersebut menyerahkan plakat sebagai tanda tali asih kepada para pimpinan gereja asal Sumatera Utara.

Dumoly menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pihak-pihak yang telah berkolaborasi dengan semangat pelayanan tinggi sehingga kegiatan besar ini terlaksana dengan sukses.

Pt.Setia Budi Tarigan menjelaskan Prosesi Deklarasi PWGSU,

  1. Nol Toleransi Penyakit Masyarakat Berantas Narkoba, Judi Online, dan Pinjol Ilegal Demi Restorasi Moral Serta Integritas Warga Gereja.
  2. Pusat Kemajuan Generasi Penerus Menjadi Mercusuar Pengembangan Pendidikan, Keahlian, dan Profesionalitas Putra-Putri Sumatera Utara.
  3. Mitra Strategis Transpormasi Nasional Berkontribusi Aktif Bagi Indonesia Melalui Program Kerakyatan Yang Sinergis Dengan Gereja-Gereja.

Ketua Majelis GBKP Pasar Minggu Pt.Setia Budi Tarigan menjelaskan mengapa poin 1 Nol Toleransi Penyakit Masyarakat Berantas Narkoba, Judi Online dan Pinjol Ilegal, karena penyalahgunaan Narkoba dan Judi Online ini sangat merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat.

“Penyalahgunaan Narkoba di Provinsi Sumatera Utara saat ini sangat tinggi dan akibat penyalahgunaan Narkoba ini sangat merusak kehidupan bermasyarakat bahkan saat ini sudah merusak satu generasi” jelas Setia Budi Tarigan dan menambahkan bahwa musuh utama Bangsa Indonesia 3 besar, yaitu KKN, Teroris dan Narkoba.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan tokoh asal Sumatera Utara, di antaranya Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo, Prof. Yasonna Laoly (Menteri Hukum dan HAM 2014-2024), Dr. Edimon Ginting, Pdt. Prof. Binsar J. Pakpahan, Dr. Raden Pardede (Staf Khusus Kemenko Perekonomian),

Prof. Otto Hasibuan (Wamenko Kemenhukam), Kapler Marpaung,MM, Lambok Simamora,ST,SH (Sekjen INPEST), Letjend (Purn) Hinsa Siburian, Irjenpol (Purn) Erwin Tobing, Irjenpol (Pur) Tabana Bangun, Martin Hutabarat,SH, Dr.Master Parulian Tumanggor, perwakilan organisasi Horas Halak Hita (H3), serta tokoh-tokoh masyarakat Sumut di Jabodetabek.

Berbagai denominasi gereja asal Sumatera Utara yang hadir seperti, GBKP (Gereja Batak Karo Protestan), GKPS (Gereja Kristen Protestan Simalungun), HKBP (Huria Kristen Batak Protestan), GKPI (Gereja Kristen Protestan Indonesia), dan lainnya, tampak bersatu padu, mencerminkan semangat kebersamaan yang kokoh dalam PWGSU. (RUS).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles