31.6 C
Jakarta
Wednesday, April 22, 2026
spot_img

Usai 5 Jam Bahas Agenda Strategis dengan Putin di Moskow, Prabowo Lanjutkan Lawatan ke Paris Temui Macron

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Paris, Prancis, pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 23.50 waktu setempat, usai merampungkan rangkaian agenda kenegaraan di Moskow, Rusia, termasuk pertemuan panjang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya menjelaskan, Presiden Prabowo langsung bertolak ke Prancis setelah pertemuan selama sekitar lima jam di Istana Kremlin.

“Setelah melakukan pertemuan yang berlangsung selama lima jam dengan Presiden Putin di Istana Kremlin, Bapak Presiden langsung bertolak menuju Prancis dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam dan tiba tengah malam di Paris,” ujar Seskab Teddy melalui keterangan tertulis, Selasa, 14 April 2026.

Menurutnya, durasi pertemuan yang cukup panjang tersebut menunjukkan kedalaman pembahasan serta keseriusan Indonesia dan Rusia dalam memperkuat kemitraan strategis, khususnya di sektor energi, sumber daya mineral, dan pengembangan industri nasional.

Setibanya di Paris, Presiden Prabowo disambut oleh Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar, Atase Pertahanan KBRI Paris Hendra Gunawan, serta sejumlah pejabat Pemerintah Prancis.

Presiden juga diketahui menggunakan pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1 PK-GIF dalam perjalanan tersebut.

Agenda Strategis Bersama Presiden Macron

Selama berada di Paris, Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée.

Pertemuan tersebut akan berlangsung secara empat mata dan difokuskan pada penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis di berbagai sektor, mulai dari pertahanan, ekonomi, hingga teknologi.

Selain itu, kedua pemimpin juga akan membahas isu-isu global terkini, termasuk dinamika geopolitik internasional yang tengah berkembang. Indonesia disebut akan menyampaikan posisi strategisnya dalam menjaga stabilitas dan mendorong perdamaian dunia.

“Dalam pertemuan tersebut, Bapak Presiden selain memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Prancis, juga akan menyampaikan posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong perdamaian dunia,” tegas Teddy.

Kunjungan Presiden di Paris kali ini merupakan yang kedua kalinya pada tahun 2026 setelah yang pertama pada 23 Januari 2026.

Dalam kunjungannya pada Januari lalu, Presiden Prabowo memenuhi undangan dari Presiden Macron. Keduanya bertemu selama 2,5 jam di Istana Élysée, yang disertai dengan jamuan makan malam.

Langkah cepat Prabowo dari Moskow ke Paris ini kian menegaskan peran Indonesia sebagai jembatan komunikasi antara kekuatan-kekuatan besar dunia di tengah dinamika global yang kian memanas.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles