30.1 C
Jakarta
Wednesday, April 22, 2026
spot_img

Helikopter PK-CFX KPN Plantation Hilang Kontak di Sekadau, Kalimantan Barat, Bawa 8 Orang

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Sebuah helikopter dengan nomor registrasi PK-CFX milik perusahaan KPN Plantation dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan di wilayah pedalaman Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (16/4/2026). Tim evakuasi masih berupaya bergerak ke lokasi karena terkendala cuaca.

Serpihan tersebut terdeteksi dari udara di kawasan hutan Dusun Hulu Peniti, yang diduga menjadi lokasi jatuhnya helikopter tersebut. Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, mengatakan temuan itu diperoleh setelah tim udara melakukan penyisiran intensif di lokasi.

“Setelah melakukan searching dan holding dua sampai tiga kali, tim udara menemukan serpihan. Titik awal ini disampaikan oleh Kapten Pilot Puskorma, Abdi Ridho,” ujarnya dalam konferensi pers di Pontianak, Kamis (16/4/2026) malam.

Informasi awal soal hilangnya helikopter diterima dari AirNav pada pukul 10.40 WIB. Helikopter tersebut diketahui lepas landas pukul 07.34 WIB dari wilayah Kabupaten Sintang dan dijadwalkan tiba pukul 08.50 WIB dengan tujuan Kubu Raya, Pontianak, namun dilaporkan hilang kontak dalam perjalanan sekitar pukul 08.39 WIB di kawasan Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Laporan kehilangan kontak baru diterima oleh pihak SAR dari AirNav sekitar pukul 10.40 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR langsung dikerahkan menuju lokasi terakhir yang terdeteksi.

Koordinat awal lokasi hilangnya kontak berada di sekitar 00°12’00” LS – 110°44’00” BT, atau sekitar 114 kilometer dari Pos SAR Sintang.

Sebanyak 20 personel SAR dari Pontianak telah diterjunkan untuk memperkuat tim gabungan yang lebih dahulu bergerak dari Sintang. Operasi pencarian masih berlangsung dengan berbagai kendala, terutama kondisi geografis yang sulit dijangkau.

“Tim udara belum bisa turun karena faktor cuaca. Saat ini tim darat sedang berusaha mendekati titik koordinat,” jelasnya.

I Made Junetra, menyatakan bahwa pihaknya terus mengupayakan pencarian secara maksimal.

“Tim sudah kami kirim ke lokasi, dan perkembangan akan kami sampaikan secara berkala,” ujarnya.

Daftar Identitas 8 Penumpang

Helikopter jenis Airbus H-130 tipe H-130T2 tersebut diketahui membawa total delapan orang — dua kru penerbangan dan enam penumpang korporasi. Lantas, siapa saja mereka?

Berdasarkan data manifes yang dikonfirmasi oleh Polres Sekadau dan Basarnas, berikut identitas lengkap delapan orang di dalam helikopter PK-CFX:

Kru Penerbangan

  1. Captain Marindra, Jabatan Pilot (PIC)
  2. Harun Arasyid, Jabatan W. Engineer on Board (EOB)

Captain Marindra W. bertugas sebagai Pilot in Command (PIC), sementara Harun Arasyid menjabat sebagai Engineer on Board (EOB) — teknisi yang bertugas memastikan kondisi helikopter selama penerbangan berlangsung.

6 Penumpang

  1. Patrick K.
  2. Victor T.
  3. Charles L.
  4. Joko C.
  5. Fauzie O.
  6. Sugito

Keenam penumpang tersebut merupakan bagian dari operasional korporasi KPN Plantation, perusahaan perkebunan besar yang beroperasi di wilayah Kalimantan Barat. Mereka menumpang helikopter untuk keperluan perjalanan dinas dari kawasan Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya.

Pihak SAR mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari otoritas terkait serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai kejadian tersebut.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles