28.7 C
Jakarta
Wednesday, April 22, 2026
spot_img

400 Wisman Kapal Pesiar Oceania Vista Kunjungi Destinasi Wisata di Kupang NTT

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Sebanyak 400 wisatawan mancanegara (wisman) yang menumpang kapal pesiar Oceania Vista mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (20/4/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari aktivitas wisata kapal pesiar yang bersandar di Pelabuhan Tenau Kupang.

Kapal pesiar tersebut diketahui membawa sekitar 1.600 penumpang, namun hanya 400 wisatawan yang turun untuk menjelajahi berbagai objek wisata lokal.

Setibanya di pelabuhan, para wisatawan disambut tarian Hegong dari Kabupaten Sikka dan sebagian ikut menari bersama penampil.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Doris Rihi, menjelaskan bahwa para wisatawan dibagi ke dalam dua kelompok perjalanan. Sebagian wisatawan diarahkan ke destinasi di Kota Kupang, sementara sisanya menuju wilayah Kabupaten Kupang.

Doris memaparkan, berdasarkan catatan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT sebanyak 1.300 wisman telah berkunjung ke Kota Kupang dan Kabupaten Kupang periode Januari hingga April. Mereka datang dengan empat kapal pesiar.

“Termasuk hari ini dan total semua ada sekitar 1.300 wisatawan yang berkunjung ke Kupang dan Kabupaten Kupang. Kita bangga karena dengan adanya kapal-kapal wisata ini, kawasan wisata di NTT semakin di kenal dunia,” ujar Doris saat menyambut kedatangan turis dari kapal pesiar Oceania Vista di Pelabuhan Tenau Kupang, Senin (20/4/2026).

Kehadiran sejumlah kapal wisata yang membawa ribuan wisatawan dan menyinggahi NTT tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata NTT khususnya di Pulau Timor semakin dikenal dunia.

Doris mengatakan bahwa objek wisata di NTT sangat banyak tidak hanya di Labuan Bajo atau Pulau Komodo tetapi masih banyak objek wisata lainnya di NTT salah satunya di Pulau Timor ini.

Doris menambahkan setelah Oceania Vista akan ada lagi 10 kapal pesiar yang akan berlabuh di Pelabuhan Tenau.

“Kita masih menunggu kedatangan 10 kapal wisata lagi hingga akhir tahun nanti,” ujar dia.

Para penumpang kapal pesiar itu, lanjut dia, tak hanya akan diajak berkeliling kota, tapi juga diperkenalkan pada jejak sejarah dan kekayaan budaya lokal.

Salah satu destinasi wisata utama adalah Baun. Wisatawan bisa melihat peninggalan kerajaan rumah adat Raja Koroh dan menyicipi kuliner khas daging Se’i, yang di proses secara tradisional dengan cara diasap menggunakan kayu kosambi (kesambi) untuk bara apinya dan ditutup menggunakan daun kosambi.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Dapur NTT di Dekranasda, pusat kuliner, sentra tenun, hingga Pantai Lasiana. Di pantai itu, wisatawan tidak hanya menikmati panorama, tapi juga belajar tentang kearifan lokal, termasuk bagaimana masyarakat mengolah pohon aren dan tuak menjadi gula lempeng secara tradisional.

Pemerintah Provinsi NTT juga menyiapkan sekitar 12 bus pariwisata serta kendaraan travel untuk mendukung mobilitas wisatawan.

Ia berharap pengalaman wisata yang diperoleh para wisatawan dapat menarik kunjungan berikutnya serta berdampak positif bagi perekonomian lokal.

“kehadiran wisatawan mancanegara ini akan memberikan peningkatan ekonomi masyarakat serta pelaku UMKM yang ada di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang,” ujarnya.

Thomas seorang wisatawan asal Inggris saat ditemui di Pelabuhan Tenau, mengaku baru pertama kali datang ke Kupang dan beberapa lokasi wisata di NTT.

“Indah sekali. Dan ini pertama kali saya datang ke Kupang setelah sebelumnya kami sempat singgah di Sumba. Indah sekali,” ujar dia.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles