29.4 C
Jakarta
Thursday, April 23, 2026
spot_img

Rayakan Hari Transportasi Nasional, Pemprov DKI Kenakan Tarif Transjakarta MRT dan LRT Hanya Rp 1 Berlaku Besok

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menghadirkan kebijakan transportasi publik  dengan memberlakukan tarif Rp 1 untuk moda transportasi publik yang ada di ibukota. Yakni mulai dari Transjakarta, MRT dan LRT Jakarta. Penepatan tarif ini dalam rangka menyambut Hari Transportasi Nasional yang diperingati setiap tanggal 24 April.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut kebijakan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik.

“Selamat Hari Transportasi Nasional, pada tanggal 24 April ini, Pemerintah DKI Jakarta untuk menyambut Hari Transportasi Nasional ini akan memberikan fasilitas kemudahan atau gratis bagi MRT hanya cukup membayar Rp1, LRT yang dikelola oleh Jakarta Rp1, demikian juga Transjakarta Rp1,” ujar Pramono, melalui akun Instagram @pramonoanungw, pada Kamis ,(23/4/2026).

Sementara itu, untuk layanan Mikrotrans, Transjakarta Cares, serta kelompok masyarakat penerima tarif Rp0, ketentuan tetap berlaku sesuai Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 160 Tahun 2016.

Dengan adanya kebijakan ini, Pram yang saat ini sedang melakukan kunjungan kerja ke luar negeri berharap jumlah pengguna transportasi umum semakin meningkat dan angka kemacetan di Jakarta akan terus menurun.

“Pemerintah Jakarta menginginkan masyarakat semakin terbiasa menggunakan fasilitas transportasi umum yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” lanjutnya.

Pramono berharap masyarakat memanfaatkan harga spesial tersebut. Oleh sebab itu, bagi warga DKI Jakarta jangan lupa untuk memanfaatkan layanan transportasi umum gratis besok dan jadilah bagian dari perubahan menuju Jakarta yang lebih tertib, bersih, dan berkelanjutan.

Pramono menambahkan penggunaan transportasi umum juga bisa membantu mengurangi polusi di Ibu Kota.

“Beralih ke transportasi publik membantu mengurangi kemacetan dan polusi udara. Selain itu, lebih hemat biaya, waktu, dan tenaga, serta mendorong gaya hidup sehat,” tuturnya.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penumpang transportasi umum di Jakarta pada 2025 ditempati oleh Transjakarta dengan 37,6 juta pengguna per Juli 2025, kemudian disusul MRT dengan 4,3 juta penumpang per Juli 2025, lalu LRT dengan 118 ribu penumpang per Juli 2025.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles