26.1 C
Jakarta
Saturday, September 19, 2026
spot_img

Kebakaran Hebat Melanda Kawasan Sunset Road Bali, 5 Hektare Lahan Hangus Terbakar

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Kebakaran hebat melanda gudang rongsokan di sekitar Sunset Road di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Banjar Mergaya, Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, Senin (31/8/2026) malam.

Api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 22.30–23.00 WITA. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merambat ke kawasan yang dipenuhi tumpukan barang bekas, gudang rongsokan, bangunan semi permanen, serta sejumlah kendaraan. Kondisi tersebut membuat api sulit dikendalikan.

Besarnya volume material mudah terbakar membuat api beberapa kali kembali membesar setelah sempat mengecil. Hembusan angin juga turut memperburuk situasi dengan membuat bara menyebar ke bagian lain dari tumpukan rongsokan.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar mengerahkan 12 armada pemadam kebakaran. Penanganan diperkuat enam armada dari Kabupaten Badung sehingga total terdapat 18 armada yang dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Selain petugas pemadam, penanganan di lapangan juga melibatkan personel TNI dan Polresta Denpasar. Petugas bersama unsur terkait terus melakukan pemadaman sekaligus mengantisipasi agar api tidak merambat ke permukiman.

Upaya pemadaman berlangsung lebih dari 15 jam. Pada Selasa (1/9) siang, petugas masih disiagakan di lokasi untuk menangani sejumlah titik yang berpotensi kembali terbakar.

Kepala Damkarmat Kota Denpasar, I Made Tirana, menyebut luas area yang terdampak kebakaran berada di kisaran 4 hingga 5 hektare.

“Sampai 4 hektare yang sekarang kami bisa sudah atasi, sudah bisa kami padamkan,” kata Tirana ketika ditemui di lokasi kebakaran.

Tirana menjelaskan, petugas pemadam kebakaran mengalami kesulitan karena sumber api tertutup seng atap gudang. Atap tersebut ambruk karena struktur bangunan sudah dilalap api.

“Sehingga menyulitkan regu kami untuk mematikan api karena berada di bawah seng. Sekarang kami menunggu alat berat untuk menggaruk agar yang berada di bawah bisa naik dan kami semprot lagi,” jelasnya.

Dinas Damkarmat Kota Denpasar mengimbau agar masyarakat memperhatikan kondisi cuaca yang saat ini cukup panas dan tidak membakar sampah sembarangan.

Tirana juga menyebut, perilaku masyarakat yang kurang disiplin seperti membuang puntung rokok sembarangan juga dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Jangan sampai ada masyarakat Denpasar yang membakar sampah sembarangan. Itu akan memicu merembetnya api sehingga terjadi kebakaran,” tegasnya.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo David Simatupang mengungkapkan, dugaan awal penyebab munculnya kobaran api berasal dari masalah dapur warga di area permukiman padat tersebut.

“Ada muncul api dari salah satu bedeng, di mana itu diperkirakan dari gas,” ungkap Leonardo saat meninjau langsung proses pemadaman di lokasi kejadian.

Hingga saat ini proses penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran masih berlangsung. Meski kerusakan material cukup besar, namun belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka berat dalam peristiwa tersebut.

“Untuk sementara kita lagi lakukan penyelidikan dan informasi sementara tidak ditemukan ada korban jiwa,” ujarnya.

Secara terpisah, unsur TNI dari Kodim 1611/Badung menerjunkan 25 prajurit untuk menembus pekatnya asap dan kobaran api.

Pengerahan pasukan dilakukan langsung atas instruksi Dandim 1611/Badung Kolonel Inf Putu Tangkas kepada jajaran Koramil 1611-07/Denpasar Barat.

Danramil 1611-07/Denpasar Barat Mayor Cke I Made Oka memimpin langsung personelnya di lapangan bersama Babinsa Sertu Tony Cahyono.

Petugas bahu-membahu bersama tim damkar gabungan dari Denpasar dan Badung untuk melokalisasi api. Sekitar 300 kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak akibat kebakaran tersebut.

“Yang terdampak kurang lebih 300 KK. Kami langsung bergerak membantu evakuasi dan membantu damkar memadamkan api,” ujar Oka.

Selain mengevakuasi warga dan menyelamatkan harta benda tersisa ke zona aman, personel Koramil juga dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar Jalan Nakula dan Gang Jatayu.

Hal ini dilakukan guna memastikan mobil suplai air milik damkar dapat keluar masuk tanpa hambatan.

Oka menegaskan bahwa jajarannya akan bertahan di lokasi sampai seluruh proses pemadaman dan penanganan awal dinyatakan selesai.

“Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami dalam situasi darurat ini. Kami dari Kodim 1611/Badung berusaha membantu sampai selesai dan membantu warga mengevakuasi barang-barang yang masih tersisa,” pungkas Oka.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles