27.4 C
Jakarta
Monday, April 6, 2026
spot_img

Kemenhan Beli Pesawat Jet Tempur KAAN dari Turki dengan Skema Pinjaman Luar Negeri

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia memastikan bahwa rencana pengadaan pesawat tempur generasi kelima KAAN dari Turkish Aerospace Industries dilakukan melalui skema pinjaman luar negeri (PLN) bekerja sama dengan Kementerian Keuangan.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyatakan bahwa pemerintah telah menandatangani kontrak awal dalam jumlah terbatas, yang saat ini masih dalam tahap aktivasi.

“Untuk KAAN, sudah ada kontrak awal dalam jumlah terbatas yang saat ini masih dalam proses aktivasi melalui mekanisme pinjaman luar negeri bersama Kementerian Keuangan,” ujar Rico saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (2/4/2026), dilansir Antara.

Pernyataan tersebut sekaligus membenarkan bahwa Indonesia telah meneken kontrak awal untuk rencana pembelian pesawat tempur generasi kelima tersebut dari Turki.

Namun demikian, Rico belum merinci jumlah pesawat yang akan dibeli maupun nilai anggaran yang disiapkan pemerintah untuk pengadaan alutsista tersebut.

Ia menegaskan bahwa proses pengadaan pesawat tempur tersebut tidak dilakukan sekaligus, melainkan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran negara serta kebutuhan operasional Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Berdasarkan informasi yang beredar menyebutkan Indonesia berpotensi mengakuisisi hingga 48 unit jet tempur KAAN, dengan jadwal pengiriman diperkirakan dimulai pada 2032 mendatang.

Informasi tersebut sempat diunggah akun media sosial Instagram @isds.indonesia yang membahas isu pertahanan, yang menyebut kontrak pembelian pesawat tempur itu ditandatangani Kementerian Pertahanan dan Turkish Aerospace Industries dalam pameran industri pertahanan IDEF di Istanbul pada pertengahan 2025.

Dalam unggahan tersebut juga disebutkan nilai kontrak pengadaan pembelian pesawat tempur KAAN mencapai sekitar US$15 miliar atau sekitar Rp251 triliun, meski angka tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh pemerintah.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles