32.1 C
Jakarta
Wednesday, May 6, 2026
spot_img

Menaker: Presiden Prabowo akan Sampaikan “Kado” bagi Buruh di May Day 2026

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan sejumlah “kado” atau kebijakan khusus bagi para pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026.

“Nanti Pak Presiden yang akan menyampaikan beberapa kado untuk teman-teman buruh dan pekerja. Kita tunggu saja,” ujar Yassierli di Jakarta, Rabu (29/04/2026).

Dia mengatakan bahwa terkait persiapan May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Presiden RI nanti akan hadir bersama lebih dari 200 ribu buruh di Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

“Terkait persiapan May Day besok di Monas. Pak Presiden nanti akan hadir Insya Allah beserta lebih dari 200.000 buruh. Kalau yang saya dengar panitia adalah dari teman-teman serikat pekerja, serikat buruh,” katanya.

Namun begitu, Yassierli masih belum mau membocorkan apa saja kebijakan yang telah disiapkan oleh pemerintah di sektor ketenagakerjaan. Menurutnya hal itu akan diumumkan langsung oleh Kepala Negara.

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei mendatang.

Dalam rangkaian itu, Prabowo akan memberikan pidato kunci terkait arah kebijakan pemerintah di sektor ketenagakerjaan.

Selain itu, kegiatan juga akan diisi dengan sambutan dari pimpinan konfederasi buruh, serta kehadiran sejumlah tokoh buruh internasional.

Andi Gani juga mengungkapkan persiapan peringatan May Day 2026 telah dilakukan sejak awal Maret.

Ia bahkan menyebut Presiden Prabowo terlibat langsung dalam berbagai persiapan, termasuk mendesain atribut seperti kaos yang akan dibagikan kepada peserta.

“Sejak awal Maret saya dipanggil Presiden, dan beliau mendesain langsung kaos May Day. Beliau ingin yang terbaik untuk buruh,” katanya dalam konferensi pers, Senin (27/4/2026).

Lebih lanjut, Andi menegaskan pembagian kaos dan payung kepada peserta bukan menggunakan anggaran negara.

“Kaos dan payung itu bukan dari APBN, melainkan dana pribadi Presiden Prabowo,” ujarnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles