25.8 C
Jakarta
Saturday, May 30, 2026
spot_img

Gubernur Pramono Buka Peluang LRT Tembus PIK 2 hingga Bandara Soetta

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka peluang pengembangan jalur Light Rail Transit (LRT) Jakarta hingga kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 dan terhubung langsung dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Wacana tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya memperluas konektivitas transportasi massal di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Pramono mengungkapkan rencana itu saat menghadiri peresmian area Kelenteng Tian Fu Gong Riverwalk Island PIK, Jakarta Utara, Minggu (17/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mengkaji kemungkinan perpanjangan jalur LRT dari Velodrome menuju PIK 2 hingga Bandara Soekarno-Hatta.

“Tadi saya bisik-bisik kepada CEO Agung Sedayu. Mungkin sudah waktunya untuk dibuka LRT dari Velodrome sampai dengan tempat ini (PIK 2),” ujar Pramono.

Rencana ini dinilai sebagai langkah penting untuk memperluas konektivitas kawasan utara Jakarta yang selama ini mengalami pertumbuhan pesat baik dari sisi hunian maupun pusat ekonomi baru.

Secara perencanaan trase, pengembangan LRT Jakarta disebut telah mengantongi izin hingga wilayah Ancol, sehingga membuka ruang untuk ekspansi lanjutan ke kawasan strategis lainnya di pesisir utara.

Saat ini, proyek yang tengah berjalan adalah pembangunan jalur LRT dari Velodrome menuju Manggarai sepanjang sekitar 12,2 kilometer dengan total 11 stasiun yang ditargetkan rampung dan beroperasi pada Agustus 2026 dengan nilai investasi mencapai Rp11,5 triliun.

Pramono optimistis proyek sambungan Velodrome-Manggarai bisa diresmikan pada Agustus mendatang. Ia menilai keberadaan jalur itu akan memperkuat integrasi transportasi publik di Jakarta.

Ke depan, pengembangan jalur direncanakan melintasi Tanjung Priok, Jakarta International Stadium (JIS), hingga Ancol. Jika jalur tersebut tersambung, seluruh jaringan transportasi Jakarta diharapkan terintegrasi secara menyeluruh.

“Kalau kemudian ini dilanjutkan dari Velodrome ke Jakarta Utara, Tanjung Priok, dari Tanjung Priok kemudian ke JIS, dari JIS ke Ancol. Maka, lajur lanjutan yang masih perlu dipersiapkan adalah sambungan dari Ancol menuju PIK 2 hingga terkoneksi ke Bandara Soekarno-Hatta,” kata Pramono.

Selain itu, kata Pramono, saat ini konektivitas transportasi massal Jakarta baru mencapai sekitar 93 persen. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta berupaya menyelesaikan jalur loop yang belum terhubung agar mobilitas masyarakat semakin mudah dan efisien.

“Kalau itu sudah bisa disambungkan, maka loop Jakarta ini transportasinya sudah tersambung ke keseluruhan. Sampai hari ini baru 93 persen,” kata dia.

Pramono berharap pengembangan LRT hingga kawasan utara Jakarta dan PIK 2 dapat mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum.

Proyek ini diperkirakan menjadi langkah strategis jangka panjang dalam mewujudkan sistem transportasi modern dan terintegrasi di kawasan metropolitan Jakarta.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles