PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan pemerintah tengah bergerak cepat untuk mengatasi persoalan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa waktu terakhir.
Ia mengklaim tidak akan ada lagi pemadaman listrik di pelbagai wilayah mulai pekan ini. Dasco menyebut kepastian itu didapat dirinya setelah melakukan rapat bersama Kementerian ESDM, PLN, Badan Intelijen Negara (BIN), hingga Kejaksaan, pada Senin (22/6/2026) kemarin.
Menurutnya, pemerintah telah mengurai berbagai faktor yang menjadi penyebab terjadinya pemadaman listrik bergilir, mulai dari persoalan pasokan energi primer hingga kendala teknis pada sistem pembangkit.
“Kita urai satu per satu, sehingga insyaallah pemadaman listrik itu tidak akan terjadi lagi di minggu-minggu ini dan minggu ke depan,” kata Dasco saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Selasa (22/6/2026).
Dasco tak menampik bahwa padamnya listrik di sejumlah titik pada beberapa waktu belakang merupakan dampak dari kondisi global yang masih belum stabil. Dia pun meminta semua pihak untuk kompak sehingga setiap kemungkinan buruk yang terjadi dampak perang global bisa dicegah oleh Indonesia.
“Memang dampak dari global itu luar biasa, tetapi kalau kita sama-sama kompak, kita sama-sama berkeinginan baik untuk memecahkan hal ini bersama, tentunya kita bisa kemudian sama-sama memitigasi hal-hal yang kemudian tidak kita inginkan yang kemudian akan membuat rakyat kita kemudian menjadi susah,” imbuhnya.
Menurutnya saat ini pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka juga terus berupaya menjaga kepercayaan investor luar agar tidak berdampak buruk terhadap masyarakat dan menyebabkan PHK masal.
“Di negara kita ini perang baru dimulai. Perang terhadap PHK yang karena efek dari perang global kemudian merambah ke negara kita. Perang bagaimana kita kemudian sama-sama menjaga supaya kepercayaan investor luar tetap terjaga,” tuturnya.
Kendati demikian, ia mengatakan situasi tersebut justru dimanfaatkan oleh sejumlah pihak untuk membuat narasi Indonesia tidak dalam keadaan stabil.
Padahal, kata dia, berdasarkan data yang ada kondisi fiskal dan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat untuk menghadapi kondisi global.
“Tapi kemudian digoreng seolah-olah bahwa kita ini adalah negara yang sedang mengalami saat-saat keruntuhan, padahal tidak demikian,” tuturnya.
Dasco pun meminta dukungan dari kelompok buruh agar tetap bersama pemerintah dan kompak dalam menghadapi tantangan global tersebut.
“Saya minta kepada teman-teman buruh sekalian kita harus bersatu, kita harus kompak menjaga pemerintahan, menjaga rakyat kita bersama-sama, menjaga kekompakan buruh untuk kesejahteraan kita semuanya,” paparnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dan beberapa jajaran PLN ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Prabowo meminta laporan terkait pemadaman bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah.
Darmawan mengatakan pemadaman bergilir di Jawa sudah mulai pulih sejak Minggu (21/6). Dia meminta maaf kepada masyarakat atas kondisi tersebut.
“Pemberhentian bergilir yang terjadi minggu lalu di Pulau Jawa mulai kemarin hari Minggu, kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai membaik dan pemadaman bergilir berhasil diminimalisir,” kata Darmawan di Istana, Senin (22/6).
“Kami ingin mohon maaf kepada masyarakat karena ketidaknyamanan dengan terjadinya pemadaman bergilir tersebut,” lanjutnya.
Darmawan mengatakan pasokan energi dari mitra yang sesuai dengan spesifikasi pembangkit listrik mulai mengalir. Hal itu, menurut dia, memperkuat ketahanan sistem kelistrikan di Pulau Jawa.
“Kemudian juga hari Jumat kami menyampaikan ada dua pembangkit besar milik mitra kami yang mengalami kendala teknis dan terpaksa keluar dari sistem,” ujarnya.
Darmawan mengatakan tim PLN sudah dikerahkan untuk perbaikan. Dia mengatakan ada satu pembangkit listrik yang mengalami kendala dan telah dipulihkan.
“Ada kabar yang baik tadi malam, satu pembangkit besar berhasil dipulihkan dan sinkron dengan sistem kelistrikan di Pulau Jawa dan mulai memasok listrik untuk sistem di Pulau Jawa,” ujarnya.



