33.6 C
Jakarta
Friday, August 7, 2026
spot_img

Ketua PBN Jakarta Pusat Inisiasi Koperasi PKL Diponegoro

Jakarta – Ketua Petisi Brawijaya Nasional (PBN) DPC Jakarta Pusat, Lukmanul Hakim, menginisiasi pembentukan Koperasi UMKM Pedagang Kaki Lima (PKL) Diponegoro sebagai upaya memperkuat ekonomi pedagang kaki lima melalui pengembangan usaha, pemasaran bersama, dan kemitraan strategis.

Menurut Lukmanul Hakim, koperasi menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan para pedagang sekaligus memperluas akses terhadap pasar, pembiayaan, dan pendampingan usaha.

“Koperasi ini kami bentuk sebagai wadah pemberdayaan ekonomi bagi para pedagang kaki lima. Melalui semangat gotong royong, kami ingin para PKL memiliki daya saing yang lebih kuat, memperoleh akses pasar yang lebih luas, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam pengembangan UMKM,” ujar Lukmanul Hakim.

Koperasi UMKM Pedagang Kaki Lima Diponegoro merupakan koperasi pemasaran yang didirikan oleh para PKL bersama aktivis koperasi. Kehadirannya diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha anggota melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.

Adapun fokus kegiatan koperasi meliputi pemasaran produk UMKM, pengadaan barang dan bahan baku secara kolektif, pengembangan kemitraan dengan pemerintah, BUMN, swasta, rumah sakit, dan perkantoran, pelatihan serta pendampingan UMKM, digitalisasi administrasi dan pemasaran, hingga fasilitasi promosi dan akses pembiayaan.

Lukmanul Hakim menambahkan bahwa koperasi tidak hanya menjadi wadah ekonomi, tetapi juga sarana membangun solidaritas dan kemandirian para pelaku usaha kecil.

“Kami mengajak seluruh PKL untuk bersama-sama membangun koperasi yang sehat, profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya. Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis koperasi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Jakarta,” tegasnya.

Melalui pembentukan Koperasi UMKM Pedagang Kaki Lima Diponegoro, PBN DPC Jakarta Pusat berharap tercipta sinergi yang semakin erat antara pelaku UMKM, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles