24.4 C
Jakarta
Sunday, February 1, 2026
spot_img

28 Rumah Adat di Lamboya, Sumba Barat Ludes Terbakar: 139 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Musibah kebakaran hebat melanda Kampung Waruwora, Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat sore, 5 Desember 2025. Sebanyak 28 rumah adat hangus terbakar, menyebabkan 139 warga dari 41 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula ketika sejumlah warga datang ke kampung tersebut untuk mengambil kayu sebagai bahan pembuatan kandang babi. Saat melintas di depan rumah milik seorang warga bernama Marsel Yeru, mereka melihat kobaran api muncul dari bagian atap belakang rumah. Warga segera berteriak meminta bantuan, namun api dengan cepat menyebar ke rumah-rumah lain yang saling berdekatan.

Rumah-rumah adat di Kampung Waruwora sebagian besar terbuat dari bahan mudah terbakar seperti alang-alang, kayu, dan bambu. Hal ini membuat upaya pemadaman secara manual oleh warga tidak mampu mengimbangi cepatnya rambatan api. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.45 WITA.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian material diperkirakan sangat besar. Dari 28 rumah yang terbakar, 26 unit ludes terbakar total, sementara 2 lainnya rusak sebagian.

Para korban kini mengungsi ke rumah-rumah kerabat terdekat dan membutuhkan bantuan logistik serta tempat tinggal sementara.

Kapolres Sumba Barat, AKBP Yohanis Nisa Pewali, menyatakan 78 persen dari kampung itu mengalami kebakaran. Kompleks Kampung Waruwora ini memiliki 36 rumah adat, 26 rumah di antaranya hangus total dan 2 rumah mengalami rusak berat akibat kebakaran sore itu.

Ia menyatakan bahwa pihaknya bersama Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat telah turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi warga terdampak. Pemerintah daerah juga tengah mengupayakan bantuan darurat berupa makanan, pakaian, dan kebutuhan pokok lainnya.

Warisan Budaya yang Terancam

Kampung Waruwora dikenal sebagai salah satu situs budaya penting di Sumba Barat. Rumah-rumah adat yang terbakar merupakan bagian dari warisan leluhur masyarakat Sumba yang memiliki nilai historis dan spiritual tinggi. Kebakaran ini menjadi pukulan berat, tidak hanya bagi warga setempat, tetapi juga bagi pelestarian budaya lokal.

Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, bersama Wakil Bupati Thimo Ragga memastikan pembangunan atau rekonstruksi ulang terhadap situs Kampung Adat Waru Wora, Desa Patiala, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Langkah jangka panjang perlu kita pikirkan dan kita bangun kembali dengan mempertahankan nilai-nilai tradisionalnya,” ucap Bupati Yohanis Dade dalam dialog dengan warga setempat, pada Sabtu, (6/12/2025).

Wakil Bupati Thimo Ragga juga siap mendata melalui dinas terkait bersama pemerintah desa untuk memenuhi seluruh kebutuhan keluarga terdampak sama ini.

“Supaya bantuan yang diberikan tepat sasaran dan semua keluarga yang terdampak bisa segera pulih,” katanya.

Tidak hanya dibangun ulang, Pemda Sumba Barat juga memastikan upaya untuk melengkapi fasilitas dan upaya mitigasi bencana pada kawasan permukiman tradisional akan tersedia karena sebagian besar bangunannya berbahan kayu dan ilalang yang rawan terbakar.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles