27.2 C
Jakarta
Wednesday, March 18, 2026
spot_img

Prabowo Telepon Pangeran MBS, Minta Aksi Militer di Timur Tengah Dihentikan

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan percakapan melalui sambungan telepon dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri (PM) Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).

Dalam pembicaraan tersebut, Prabowo membahas eskalasi militer di Timur Tengah (Timteng) yang kian memanas akibat perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran.

Berdasarkan keterangan resmi dari akun X Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arab Saudi, kedua pemimpin negara meninjau secara mendalam perkembangan situasi di Timur Tengah.

“Yang Mulia (Pangeran MBS) meninjau melalui telepon dengan Presiden Indonesia perkembangan eskalasi militer di kawasan dan dampaknya yang serius terhadap keamanan dan stabilitas regional dan internasional,” tulis dalam keterangan resmi akun X Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, dikutip Kamis (12/3/2026).

Dalam percakapan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya menghentikan aksi militer yang terus meningkat di kawasan tersebut.

Ia mengingatkan bahwa konflik bersenjata yang berkepanjangan dapat menimbulkan dampak luas, tidak hanya bagi negara-negara yang terlibat langsung, tetapi juga bagi perekonomian dan keamanan dunia.

Dalam kesempatan itu, Prabowo secara tegas menyerukan penghentian segera aksi militer di Timur Tengah.

Menurutnya, eskalasi konflik berisiko memperburuk situasi keamanan kawasan dan dapat memicu ketegangan global yang lebih besar.

“Presiden Indonesia menekankan perlunya penghentian segera aksi militer di kawasan tersebut, memperingatkan bahwa tindakan tersebut akan merusak keamanan dan stabilitasnya,” tulis akun Kemenlu Arab Saudi.

Sebagai salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia dan penganut politik luar negeri bebas aktif, Indonesia menekankan pentingnya dialog dan diplomasi dalam menyelesaikan konflik internasional.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkapkan Prabowo siap berperan sebagai mediator guna menurunkan eskalasi di wilayah tersebut turut disampaikan dalam percakapan tersebut.

“Yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut,” kata Menlu Sugiono beberapa waktu lalu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles