32.2 C
Jakarta
Sunday, May 17, 2026
spot_img

Stok BBM di SPBU Shell Kembali Tersedia, Harga Tembus Rp30.890 per Liter

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Bahan bakar minyak (BBM) kembali tersedia di jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta milik Shell Indonesia per Sabtu (9/5/2026), setelah sempat mengalami kelangkaan sejak awal 2026. Namun, BBM yang tersedia hanya jenis solar atau diesel atau gasoil saja. Bahan bakar tersebut dijual dengan harga Rp30.890 per liter.

Kembalinya stok solar tersebut diumumkan langsung oleh manajemen Shell Indonesia melalui akun Instagram resmi perusahaan @shell_indonesia. Dalam keterangannya, Shell menyampaikan apresiasi kepada pelanggan yang telah menunggu selama masa keterbatasan pasokan.

“Terima kasih sudah setia menanti. Shell V-Power Diesel mulai tersedia kembali secara bertahap di SPBU Shell,” tulis manajemen Shell Indonesia sebagaimana dikutip di Jakarta pada Senin, (11/5/2026).

Berdasarkan informasi resmi perusahaan, distribusi Shell V-Power Diesel saat ini telah tersedia di sejumlah wilayah Jabodetabek dan Bandung, meliputi Jakarta, Tangerang, Bogor, Depok, Bekasi, hingga Bandung.

Namun demikian, beberapa produk BBM lain seperti Shell Super (RON 92), Shell V-Power (RON 95), Shell V-Power Nitro+ (RON 98) hingga saat ini dilaporkan masih belum tersedia di sejumlah SPBU Shell.

Kenaikan harga Shell V-Power Diesel juga menjadi sorotan. Sebelumnya, pada 1 Maret 2026 harga solar Shell tercatat masih berada di level Rp14.620 per liter. Kini harga tersebut melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi Rp30.890 per liter.

Lonjakan harga tersebut disebut sejalan dengan kenaikan harga minyak dunia akibat meningkatnya tensi geopolitik internasional, terutama konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang memengaruhi pasar energi global.

Fenomena kenaikan harga ini tidak hanya dialami oleh Shell, mengingat PT Pertamina (Persero) juga telah melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi di beberapa wilayah tertentu per 4 Mei 2026. Salah satu jenis BBM yang mengalami penyesuaian harga adalah Pertamina Dex.

Harga BBM jenis Dexlite (CN 51) menjadi Rp26 ribub per liter dari Rp23.600 per liter pada April 2026. Pertamina Dex (CN 53) juga berubah menjadi Rp27.900 per liter dari yang sebelumnya Rp23.900 per liter.

Harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo mengalami penyesuaian, sementara Pertamax tetap. Di Jabodetabek, tercatat harga BBM jenis Pertamax Turbo (RON 98) menunjukkan peningkatan ke angka Rp19.900 per liter dari Rp19.400 per liter pada April.

Sementara itu, Pertamina masih menahan harga Pertamax (RON 92) di level Rp12.300 per liter, begitu pula Pertamax Green (RON 95) di level Rp12.900 per liter sejak Maret, tepatnya sebelum perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Harga BBM penugasan dan subsidi juga tidak mengalami perubahan harga, yaitu Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Kemudian sejumlah operator SPBU lain memang tercatat menyesuaikan harga BBM-nya, khususnya jenis diesel.

Harga untuk BP Ultimate Diesel tercatat mengalami lonjakan signifikan, yang kini dibanderol Rp25.560/liter, mengalami kenaikan sebesar Rp10.940 dibandingkan bulan sebelumnya yang masih seharga Rp14.620/liter.

Kemudian, Vivo Indonesia mengumumkan harga BBM jenis diesel tercatat mengalami kenaikan harga. Berdasarkan pengumuman resminya, Vivo menyatakan harga Diesel Primus pada Mei 2026 dibanderol Rp30.890/liter atau naik Rp16.280 dari harga per 1 April 2026 sebesar Rp14.610/liter.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles