27.3 C
Jakarta
Monday, June 15, 2026
spot_img

Presiden Jerman Tiba di Jakarta untuk Bertemu Prabowo, Disambut Pasukan Jajar Kehormatan

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, tiba di Jakarta pada Senin pagi, 15 Juni 2026. Berdasarkan tayangan YouTube Setpres, pesawat Bundesrepublik yang membawa Steinmerier mendarat di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur sekitar pukul 09.10 WIB.

Kedatangan Steinmerier disambut dengan prosesi kehormatan yang melibatkan pasukan jajar kehormatan RI sebagai bagian dari rangkaian penyambutan tamu negara.

Mengenakan pakaian jas lengkap, Steinmerier disambut beberapa pejabat negara di antara mereka yakni, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin hingga Duta Besar RI untuk Jerman Abdul Kadir Jailani.

Selain itu, Duta Besar Jerman untuk RI Ralf Beste turut hadir menyambut kedatangan presidennya.

Sebelum meninggalkan Pangkalan TNI AU Halim, Steinmerier sempat menyaksikan tarian daerah didampingi Budi Gunadi.

Frank-Walter Steinmeier akan bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. Sejumlah ruas jalan di Jakarta akan ditutup saat dilalui rombongan Steinmer.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komaruddin mengatakan rekayasa lalu lintas akan dilakukan pada Senin (15/6) mulai pukul 08.00 WIB. Dia menyebut akan ada pengawalan dan pengaturan lalu lintas sementara di beberapa ruas jalan utama Jakarta sebagai bentuk penghormatan.

Dalam foto yang dibagikan Ditlantas Polda Metro Jaya, setidaknya ada 10 ruas jalan di Jakarta yang dilakukan penutupan bersifat situasional mulai pukul 08.00 WIB. Mayoritas jalan yang ditutup itu berada di ruas jalan protokol.

Berikut daftarnya:
• Jalan Halim Perdanakusuma
• Jalan MT. Haryono
• Jalan Gatot Subroto
• Jalan Asia Afrika
• Jalan Sudirman-Thamrin
• Jalan Medan Merdeka Barat
• Jalan Garnisun Dalam
• Jalan Prof Satrio
• Jalan Medan Merdeka Utara
• Jalan Perwira

Sebagai informasi, Lawatan terakhir Steinmeier ke Jakarta berlangsung pada 2022 pada masa pemerintahan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo.

Lawatan Presiden Steinmeier di Jakarta pada Senin hari ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan luar negerinya ke beberapa negara di Asia, yaitu Uzbekistan dan Filipina.

Di Jakarta, selain pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto, Presiden Steinmeier juga dijadwalkan menyambangi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. Kemudian bertemu dan berdiskusi dengan komunitas intelektual dan peneliti Indonesia.

Duta Besar Jerman untuk RI Ralf Beste mengatakan kunjungan Presiden Jerman ke Jakarta adalah sebuah pesan bahwa negara tersebut merupakan mitra yang kuat dan dapat diandalkan bagi Indonesia. Beste berujar bahwa lawatan Steinmeier dilandasi dengan keinginan Jerman menguatkan kemitraan dengan negara-negara berkembang yang kuat, seperti Indonesia.

Menurut Dubes Beste, Steinmeier juga akan melakukan pertemuan dan diskusi dengan komunitas intelektual dan peneliti Indonesia saat kunjungannya pada Senin.

“Dalam pertemuan itu, mereka akan berdiskusi bagaimana Indonesia melihat perubahan dunia saat ini secara geostrategis,” ucapnya.

Dalam kunjungan ke Indonesia, Presiden Jerman akan didampingi oleh delegasi bisnis yang mewakili berbagai sektor usaha di Jerman, seperti logistik, mobilitas, dan peralatan industri, serta perwakilan dari sektor budaya hingga ilmu pengetahuan dan teknologi atau iptek.

Dubes Jerman turut menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo dapat membalas kedatangan Presiden Steinmeier kali ini dengan melakukan kunjungan balasan ke Jerman.

“Kami berharap agar kunjungan Presiden Jerman kali ini dapat dibalas di kemudian hari,” tutur Beste.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles