PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik 1.204 Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026 dalam prosesi wisuda dan pelantikan yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu, (29/7/2026).
Berdasarkan tayangan live YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tampak bertindak sebagai Inspektur Upacara. Prabowo terlihat didampingi oleh Mendagri Tito Karnavian.
Prabowo juga sekaligus memberikan penghargaan kepada 10 lulusan terbaik diantaranya adalah anak buruh bangunan dan petani.
Lulusan terbaiknya adalah Aji Bayu Ramadhan yang menerima penghargaan Kartika Astha Bratha. Aji merupakan anak dari Winoto Hadi, seorang buruh bangunan.
Lalu, ada juga Charina Anggie Simbolon yang meraih penghargaan Sapta Abdi Praja. Charina merupakan anak dari Peltu TNI Marisi Mangapul Simbolon.
Penghargaan Sapta Abdi Praja turut diberikan kepada Mohamad Toriq Anwar, yang merupakan anak dari seorang petani bernama Wartoyo.
Prabowo lalu menyematkan tanda pangkat ke 3 perwakilan Pamong Praja Muda dari lulusan terbaik tersebut. Dilanjutkan pengambilan ikrar Pamong Praja Muda yang dipimpin langsung Prabowo. Berikut ini bunyi ikrar tersebut:
Bahwa saya akan melaksanakan tugas pemerintahan dengan sebaik-baiknya, setia dan menjadi perekat NKRI yang berdasarkan Pancasila, dan UUD Negara republik Indonesia tahun 1945,
Bahwa saya siap berkorban jiwa raga untuk kepentingan negara, bangsa, dan masyarakat,
Bahwa saya akan setia melayani, mengabdi dan menjadi tauladan kepada masyarakat.
Presiden pun mengucapkan selamat kepada mereka atas nama pribadi dan pemerintah.
“Hari ini tentunya adalah hari yang istimewa bagi saudara-saudara,” ujar Prabowo.
Prabowo berujar, para pamong praja muda telah memilih jalan hidup untuk mengabdi kepada rakyat, bangsa, dan negara. Ia berujar jalan itu bukanlah pilihan mudah.
“Kalian telah memilih siap berkorban, jiwa dan ragamu untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap dia.
Para sarjana IPDN, kata Prabowo, harus bisa menjadi pamong praja yang hadir ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan.
“Saudara harus menjadi pelita harapan, saudara harus menjadi tonggak dukungan dan kepemimpinan bagi masyarakat,” tuturnya.
Prabowo pun menyoroti keterlibatan angkatan IPDN yang lulus kali ini dalam penanganan bencana Sumatera.
Presiden menyampaikan, mereka adalah angkatan pamong praja yang telah ikut turun langsung selama satu bulan membantu menangani bencana di Aceh pada akhir tahun lalu dan awal tahun ini.
Pada pelantikan IPDN ke-33 ini, IPDN mewisuda 1.404 mahasiswa dari berbagai tingkatan. Wisudawan tersebut terdiri atas 45 Doktor Ilmu Pemerintahan, 73 Magister Terapan Ilmu Pemerintahan, 1.204 Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, dan 82 lulusan Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan.
Selain itu, pada tahun akademik 2025/2026 ini, ada 10 lulusan terbaik yang diberikan penghargaan. Berikut ini rincian 10 lulusan terbaik:
Penerima Penghargaan Kartika Astha Brata
1. Aji Bayu Ramadhan (NTT), Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan
Penerima Penghargaan Sapta Abdi Praja
2. Charina Anggie Simbolon (Kepulauan Riau), Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat
3. Mohamad Toriq Anwar (Jawa Tengah), Keuangan Publik
4. M Ramdhan (Jawa Barat), Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik
5. Febyanti Rachman (Jawa Tengah), Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik
6. Siti Ifadoh (Jawa Timur), Politik Indonesia Terapan
7. Dwi Ajeng Ayu Farahdilah Akbbar (Jawa Timur), Studi Kebijakan Publik
8. Dwimas Januari Setiawan (NTT), Administrasi Pemerintahan Daerah
9. I Kadek Bayu Swastika (Bali), Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil
10. Agung Mirah Prayoga (Jawa Timur), Praktik Perpolisian Tata Pamong.
Pelantikan pamong praja muda IPDN turut dihadiri pejabat pemerintah dan kampus. Rektor IPDN Halilul Khairi dan jajarannya tampak hadir di lokasi.
Selain itu, para menteri juga hadir. Di antara mereka terdapat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini.
Hadir juga Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Tiga wakil menteri dalam negeri, yaitu Wakil Menteri Dalam Negeri I Ribka Haluk, Wakil Menteri Dalam Negeri II Bima Arya, dan Wakil Menteri Dalam Negeri III Akhmad Wiyagus juga ada di lokasi. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun turut mengikuti pelantikan di Jatinangor.



