28 C
Jakarta
Wednesday, August 5, 2026
spot_img

Purbaya Beri Sinyal Pemerintah Segera Umumkan Insentif Mobil dan Motor Listrik dalam 1–2 Minggu

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah bakal segera mengumumkan paket stimulus ekonomi dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada semester II-2026.

Salah satu insentif yang tengah disiapkan yakni stimulus untuk pembelian mobil dan sepeda motor listrik sebagai bagian dari upaya memperkuat daya beli sekaligus mendorong industri kendaraan listrik nasional.

Awalnya Bendahara Negara itu mengatakan pemerintah masih mengkaji keputusan terkait bentuk insentif, termasuk mekanisme.

“Ini keputusannya sedang diolah, kita tunggu nanti hasilnya seperti apa,” kata Purbaya, ditemui usai konferensi pers Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Senin (3/8/2026).

Mengenai bentuk insentif yang akan diberikan, ia memilih irit bicara dan meminta menunggu pengumuman resmi pemerintah. Purbaya mengatakan belum mengetahui secara pasti apakah insentif kendaraan listrik tersebut ditujukan untuk mobil merek nasional, mobil nasional, atau motor nasional.

Purbaya hanya menjelaskan skema insentif yang tengah disiapkan tidak akan jauh berbeda dengan konsep yang sebelumnya telah dibahas pemerintah.

“Bentuknya, nanti kalau saya kasih tahu, bocor. Tapi nanti kayaknya nggak beda dengan yang pernah kita diskusikan sebelumnya,” jelasnya.

Dia memberi sinyal bahwa aturan untuk pemberian insentif tidak berbeda dengan yang sudah pernah terbit sebelumnya dalam bentuk Peraturan Mentari Keuangan (PMK).

“Kita akan lihat, mungkin seminggu atau dua minggu lagi,” ucap dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah berencana memberikan insentif kepada 200 ribu kendaraan listrik, masing-masing 100 ribu unit untuk motor dan mobil. Program ini awalnya ditargetkan mulai berjalan Juni 2026 namun akhirnya ditunda.

Khusus motor listrik, subsidi yang rencananya akan diberikan adalah sebesar Rp5 juta per unit. Sementara untuk mobil listrik masih dalam pembahasan.

Airlangga menyebut insentif tersebut akan difokuskan bagi mobil listrik nasional dan motor listrik nasional.

“Itu nanti kita lihat dikaitkan dengan mobil nasional atau motor nasional,” ucap Airlangga di Kemenko Perekonomian, Senin 27 Juli 2026.

Airlangga menegaskan arah kebijakan pemerintah mengacu pada pengembangan industri kendaraan listrik buatan dalam negeri.

“Mobil dan motor elektrik nasional,” jelasnya.

Namun, pemerintah kini tengah menyiapkan skema baru di tengah upaya memperkuat industri otomotif nasional dan mempercepat transisi menuju kendaraan ramah lingkungan.

Hingga kini, pemerintah belum menjelaskan apakah insentif baru tersebut akan menyasar seluruh merek kendaraan listrik atau hanya produsen yang memenuhi kriteria tertentu, termasuk terkait tingkat kandungan dalam negeri (TKDN).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles