27.9 C
Jakarta
Monday, February 2, 2026
spot_img

Tiga Demo Buruh Digelar di Jakarta Hari Ini, Warga Diminta Hindari Sejumlah Ruas Jalan

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Tiga kelompok buruh dari berbagai federasi serikat pekerja menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat hari ini, Rabu (3/12/2025). Aksi ini menyebabkan potensi kemacetan di sejumlah titik strategis ibu kota. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas jalan tertentu demi kelancaran lalu lintas dan keamanan bersama.

Tiga Titik Aksi Unjuk Rasa

Menurut keterangan resmi dari Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, ketiga aksi buruh tersebut berlangsung di lokasi berbeda:

1. Kawasan Gambir

  • Diikuti oleh Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Aneka Industri Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) DKI Jakarta dan sejumlah elemen buruh lainnya.
  • Aksi dimulai sejak pagi hari dan berpusat di sekitar area kantor pemerintahan dan Monas.

2. Jalan Jenderal Sudirman

  • Digerakkan oleh Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Regional Jabodetabek.
  • Massa berkumpul di depan kantor PT Agung Podomoro Land untuk menyuarakan tuntutan terkait hak-hak pekerja properti dan perhotelan.

3. Jalan A.M. Sangadji, Petojo Utara

  • Dikoordinasikan oleh Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jakarta.
  • Fokus aksi adalah penolakan terhadap revisi UU Cipta Kerja dan desakan pengembalian substansi ketenagakerjaan ke UU Nomor 13 Tahun 2003.

Aksi hari ini membawa sejumlah tuntutan utama, antara lain:

  • Penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020.
  • Desakan agar klaster ketenagakerjaan dikembalikan ke substansi UU Nomor 13 Tahun 2003.
  • Peningkatan upah minimum dan perlindungan terhadap pekerja kontrak dan outsourcing.

Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

Untuk menghindari kemacetan dan gangguan perjalanan, masyarakat diimbau untuk menghindari beberapa ruas jalan berikut:

– Jalan Medan Merdeka Selatan dan sekitarnya (Gambir)
– Jalan Jenderal Sudirman (terutama sekitar kawasan SCBD dan Semanggi)
– Jalan A.M. Sangadji, Petojo Utara

Rekayasa lalu lintas bersifat situasional dan akan dilakukan sesuai dengan eskalasi massa di lapangan.

Menurut Ruslan, ada 1.365 personel polisi yang diturunkan untuk menjaga tiga titik demo tersebut.

“Pelayanan aksi unjuk rasa 1.365 personel,” kata dia dalam keteranganya.

Pihak kepolisian mengimbau para peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, tidak terprovokasi, dan mematuhi aturan yang berlaku selama menyampaikan aspirasi. Masyarakat umum juga diminta untuk mencari jalur alternatif dan memantau informasi lalu lintas secara berkala.

Ruslan menegaskan pengamanan dilakukan persuasif.

“Silakan berorasi dengan tertib. Jangan memprovokasi, jangan melawan petugas. Hindari tindakan seperti membakar ban, menutup jalan, atau merusak fasilitas umum,” ujarnya.

Dia menambahkan, menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga, tapi harus dilakukan secara damai.

“Mari kita jaga suasana tetap kondusif agar pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik,” pungkasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles