25.2 C
Jakarta
Sunday, February 1, 2026
spot_img

Kunjungan Meningkat, PHRI Sebut Banyak Wisatawan Nataru 2025 Lebih Pilih Jogja Ketimbang Bali

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 membawa berkah tersendiri bagi sektor pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mencatat adanya sejumlah besar wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta, bahkan menyebut banyak di antaranya merupakan wisatawan yang berencana berlibur ke Bali.

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono, mengungkapkan bahwa fenomena ini terjadi akibat berbagai faktor, termasuk kekhawatiran wisatawan terhadap potensi keramaian dan harga tinggi di Bali selama puncak liburan. Akibatnya, banyak wisatawan domestik dan mancanegara memilih Yogyakarta sebagai destinasi alternatif yang lebih tenang, terjangkau, dan tetap kaya akan budaya serta atraksi wisata.

“Banyak yang awalnya rencana ke Bali, mengurungkan niat, lalu ke Yogyakarta,” ujar Deddy pada Senin (22/12/2025).

PHRI DIY mencatat bahwa tingkat reservasi hotel di Yogyakarta untuk periode 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 telah mencapai 60–70 persen, dengan tren yang terus meningkat mendekati akhir tahun.

Sebelumnya, tingkat reservasi hanya berada di kisaran 30–40 persen, namun saat ini angka okupansi atau keterisian hotel sudah di angka 61 persen.

“Di tanggal 21 Desember itu 60 persen, ini banyak yang offline datang langsung ke hotel (memesan),” kata Deddy.

Melihat kondisi wisatawan yang datang ke DIY saat ini masih optimistis dapat melampaui target yang telah ditentukan yakni di angka 80 persen okupansi hotel di seluruh DIY.

“Targetnya hanya 80 persen, tapi sepertinya dari target ini bisa naik,” ujar Deddy.

Deddy menambahkan bahwa mengutarakan hal ini menjadi peluang besar bagi pelaku usaha pariwisata di Yogyakarta untuk meningkatkan pendapatan, namun ia juga mengingatkan agar pelaku industri tidak melakukan praktik “aji mumpung” dengan menaikkan tarif secara tidak wajar.

“Kami mengimbau agar pelaku usaha tidak menaikkan harga secara berlebihan. Ini momentum untuk membangun citra baik pariwisata Jogja,” tegasnya.

Yogyakarta tetap menjadi magnet wisata karena kekayaan budaya, kuliner khas, serta destinasi alam dan sejarah yang mudah diakses. Selain itu, tren wisata keluarga dan edukatif juga mendorong banyak wisatawan memilih kota pelajar ini sebagai tujuan utama liburan akhir tahun.

Beberapa destinasi favorit yang ramai dikunjungi selama Nataru 2025 antara lain:

• Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko
• Kawasan Malioboro
• Pantai Parangtritis dan Gunung Kidul
• Museum Ullen Sentalu dan Keraton Yogyakarta

Dengan membeludaknya wisatawan, PHRI DIY berharap pemerintah daerah dan pelaku usaha dapat menjaga kualitas layanan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan. Jika dikelola dengan baik, hal ini dapat menjadi momentum pemulihan dan penguatan sektor pariwisata DIY di tengah persaingan destinasi nasional.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles