24.4 C
Jakarta
Sunday, February 1, 2026
spot_img

Gubernur Bali Bantah Bali Sepi Wisatawan Saat Libur Nataru: Kunjungan Wisman Tembus 20 Ribu per Hari

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA– Gubernur Bali Wayan Koster membantah keras kabar yang menyebutkan bahwa Pulau Dewata mengalami penurunan jumlah wisatawan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Dalam konferensi pers di Denpasar pada Senin, 22 Desember 2025, Koster menegaskan bahwa data resmi menunjukkan tren kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara (wisman), justru mengalami peningkatan signifikan.

“Bohong itu, saya punya data. Setiap hari jumlah kunjungan meningkat. Saat ini kunjungan wisman sudah menembus 20 ribu per hari,” tegas Koster.

Menurut Gubernur Koster, sebelum periode Nataru, rata-rata kunjungan wisman ke Bali berada di angka 17 ribu per hari. Namun sejak pertengahan Desember, angka tersebut melonjak menjadi lebih dari 20 ribu per hari.

Kenaikan ini menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi destinasi favorit wisatawan internasional untuk merayakan liburan akhir tahun.

Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman ke Bali sejak Januari hingga pertengahan Desember 2025 telah mencapai sekitar 6,7 juta orang, meningkat dari 6,3 juta orang pada tahun 2024.

“Kalau dihitung, kenaikannya sekitar 400 ribu atau kurang lebih 8%. Ini menunjukkan pariwisata Bali dalam kondisi baik,” ujarnya.

Isu mengenai Bali yang disebut “sepi wisatawan” sempat beredar di media sosial dan beberapa pemberitaan. Namun, Koster menilai informasi tersebut tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan publik serta merugikan citra pariwisata Bali.

“Jangan menyebarkan informasi yang tidak benar. Bali tetap ramai, dan kami terus berupaya menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan,” ujarnya.

Menanggapi keluhan terkait lalu lintas yang terasa lebih lengang serta berkurangnya panggilan kerja bagi sopir pariwisata di momen libur Nataru, Koster menyebut faktor cuaca turut memengaruhi pola aktivitas wisatawan. Musim hujan, menurutnya, membuat sebagian wisatawan lebih banyak beraktivitas di dalam penginapan dibandingkan berwisata ke luar ruangan.

“Sekarang musim hujan, ada banjir di beberapa tempat. Jadi bisa saja wisatawan memilih lebih banyak beristirahat. Data ini juga kami peroleh dari Angkasa Pura dan dinas pariwisata,” jelasnya.

Selain faktor cuaca, Koster juga menyinggung rendahnya tingkat hunian hotel di beberapa kawasan yang diduga dipengaruhi oleh maraknya penggunaan akomodasi daring seperti Airbnb.

Ia menyebut banyak penginapan nonformal yang sulit terdata dan tidak membayar pajak, sehingga kenaikan jumlah wisatawan tidak sepenuhnya tercermin pada tingkat okupansi hotel dan restoran.

“Hotel terendah masih sekitar 60 persen, sementara di kawasan seperti Sanur dan Nusa Dua bisa mencapai 80 persen. Sebenarnya potensi bisa lebih tinggi, tetapi sekarang banyak rumah kos dan hunian yang difungsikan sebagai penginapan,” katanya.

Koster menambahkan, pemerintah pusat juga telah menaruh perhatian pada persoalan tersebut. Ia mengaku telah menerima surat dari Menteri Investasi terkait rencana penyusunan peraturan gubernur untuk menata operasional akomodasi berbasis online travel agent seperti Airbnb di Bali.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dispar Bali, I Wayan Sumarajaya yang mengatakan bahwa tetap berusaha menciptakan pariwisata berkualitas dan bermartabat melalui koordinasi dengan berbagai pihak, instansi vertikal, perangkat daerah dan kabupaten, termasuk pelaku usaha agar pelayanan dalam pariwisata Nataru bisa lebih baik.

Sehingga, jika ditarget Gubernur Bali agar kunjungan hingga akhir tahun 7 juta, maka di sisa Desember akan dimanfaatkan lebih optimal.

“Kami sudah koordinasi dengan berbagai pihak berkaitan dengan layanan pariwisata, kami sudah mengeluarkan imbauan agar kita menjaga kenyamanan dan keamanan di cuaca penghujan, dan bagaimana kami melakukan imbauan kepada pelaku usaha agar menyiapkan SOP dan mensosialisasikan do’s and don’ts,” kata Sumarajaya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles