31.3 C
Jakarta
Thursday, February 26, 2026
spot_img

Kekuatan Udara RI Kian Tangguh, 3 Unit Jet Tempur Rafale Bakal Tiba di Indonesia pada Pertengahan 2026

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia memastikan bahwa tiga unit jet tempur Dassault Rafale tambahan akan tiba di Tanah Air pada pertengahan tahun 2026, sebagai bagian dari program modernisasi alutsista Angkatan Udara (TNI AU) dan penguatan pertahanan udara nasional.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Biro Humas Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, kepada wartawan di Jakarta, pada Rabu, 25 Februari 2026. Sirait menjelaskan bahwa pengiriman tersebut merupakan batch kedua dari total pesanan 42 unit jet tempur Rafale buatan Prancis, yang dibeli Indonesia secara bertahap dari produsen Dassault Aviation.

“Tiga unit Rafale sudah tiba dan ditempatkan di Riau sejak Januari lalu. Kita harapkan gelombang berikutnya akan datang pada pertengahan tahun 2026. Batch kedua ini kemungkinan tiga, jadi baru enam. Demikian seterusnya sampai beberapa periode ke depan,”ujar Rico kepada awak media.

Menurut rencana, akan ada acara penerimaan yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menyambut kedatangan 3 pesawat tersebut.

Namun, Rico belum bisa memastikan kapan acara itu akan terselenggara. “Kita tunggu tanggal mainnya,” kata dia.

Adapun Indonesia tercatat sebagai salah satu pelanggan strategis Rafale di kawasan Asia Tenggara. Total pesanan sebanyak 42 unit telah diproses melalui tiga tahap kontrak yang kini semuanya telah dinyatakan efektif.

Sebagai informasi, kontrak pertama sebanyak enam unit diaktifkan pada September 2022, disusul tahap kedua sebanyak 18 unit pada Agustus 2023. Terakhir, Kemhan menuntaskan kontrak tahap ketiga untuk 18 unit pamungkas, sehingga total pesanan menjadi genap 42 unit.

Dassault Aviation selaku produsen telah memulai proses produksi untuk seluruh pesanan Indonesia. Pesawat-pesawat Rafale ini merupakan jet tempur generasi 4,5 yang dilengkapi dengan teknologi multi-peran canggih, termasuk kemampuan serangan udara dan pertahanan udara, serta sistem avionik modern.

Kedatangan unit baru ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat daya gentar (deterrence effect) Indonesia di mata internasional.

Pembelian jet tempur Rafale merupakan satu dari lima kerja sama baru di bidang pertahanan yang disepakati antara Menteri Angkatan Bersenjata Republik Prancis Florence Parly dan Prabowo yang saat itu masih menjadi menteri pertahanan pada Kamis, 10 Februari 2022.

Kesepakatan itu kemudian terwujud untuk pertama kalinya dengan pengiriman 3 unit pesawat tempur Rafale pada 27 Januari 2026 lalu. Kedatangan Rafale ini menambah jajaran pesawat tempur TNI AU yang sebelumnya telah diisi oleh T-80, Hawk 100/200, Sukhoi Su-30, dan F-16.

Menurut lembaga intelejen pertahanan, Janes, nilai kontrak tersebut sekitar US$6,5 miliar atau setara dengan Rp 93 triliun. Situsweb Aero Time menempatkan Rafale sebagai jet tempur termahal ketiga setelah Eurofighter Typhoon, F-35B, serta F-35C.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles