PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), mengerahkan sebanyak 7.832 personel operasional untuk melayani penumpang selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Ribuan petugas tersebut disiapkan guna memastikan operasional bandara berjalan lancar di tengah potensi lonjakan penumpang menjelang Hari Raya Idulfitri.
General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan seluruh aspek operasional telah dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan sumber daya manusia, fasilitas bandara, hingga sistem keamanan.
Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama musim mudik serta demi menjamin perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman.
“Kami telah melakukan berbagai persiapan dari sisi operasional, fasilitas, maupun kesiapan personel untuk mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026. Kami berkomitmen memastikan seluruh layanan kebandarudaraan berjalan optimal sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Heru.
Dari total 7.832 personel yang disiagakan, sekitar 2.197 petugas akan bertugas di setiap shift guna memastikan aktivitas operasional bandara tetap berjalan optimal sepanjang hari. Personel tersebut terdiri dari petugas pelayanan penumpang, operasional penerbangan, hingga tenaga teknis pendukung lainnya.
Kehadiran ribuan petugas tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran berbagai aktivitas di bandara, mulai dari proses check-in, pemeriksaan keamanan, penanganan bagasi, hingga pengaturan lalu lintas pesawat.
Selain menyiapkan personel, pengelola bandara juga memastikan kesiapan berbagai fasilitas utama di sisi udara (airside). Bandara Soekarno-Hatta saat ini memiliki tiga landasan pacu (runway), 175 parking stand, serta 115 aviobridge yang siap mendukung operasional penerbangan selama masa mudik.
Untuk menunjang kenyamanan penumpang, sejumlah fasilitas di terminal juga diperkuat. Pengelola bandara menambah unit baggage trolley dan cabin trolley, serta mengoptimalkan layanan Skytrain dan bus shuttle yang menghubungkan antar terminal.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung mobilitas penumpang di area bandara tetap lancar meskipun jumlah pengguna jasa transportasi udara meningkat signifikan selama periode mudik Lebaran.
Lalu, dari segi keamanan dan keselamatan penerbangan, Bandara Soekarno-Hatta juga turut melakukan pemeriksaan kendaraan secara acak (random check) di area terminal, ini untuk memastikan, seluruh aktivitas berlangsung secara aman dan terkendali.
Selain itu, layanan transportasi darat turut diperkuat dengan penyediaan berbagai moda transportasi seperti bus pemadu moda, shuttle AJAP, taksi online, serta taksi reguler. Penambahan armada juga disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama periode Lebaran.
Sebagai langkah mitigasi terhadap potensi kondisi darurat maupun cuaca ekstrem, pengelola bandara menyiapkan sejumlah contingency plan. Di antaranya peningkatan kapasitas sistem drainase, pemasangan alat pemantau tinggi muka air secara real time, serta normalisasi saluran air di sejumlah titik area bandara.
Heru menambahkan, koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar operasional bandara tetap terkendali sepanjang periode Lebaran.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh layanan kebandarudaraan berjalan optimal sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar,” kata Heru.




