PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi menghentikan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) nasional di ruas Tol Trans Jawa, tepatnya dari KM 70 Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah.
“Atas seizin Bapak Kapolri untuk arus mudik atau one way nasional sementara kami nyatakan ditutup pada pukul 13.22 WIB,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho di command center Km 29 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Utara, Jumat (20/3/2026).
Dengan dihentikannya sistem satu arah tersebut, arus lalu lintas di sepanjang Tol Trans Jawa kini kembali diberlakukan normal dua arah, baik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah maupun sebaliknya.
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Agus juga membeberkan hasil evaluasi data arus mudik tahun ini.
Korlantas menyebut, kondisi lalu lintas pada H-1 Lebaran menunjukkan tren penurunan volume kendaraan dibandingkan puncak arus mudik yang terjadi pada 18–19 Maret 2026. Hal ini menjadi dasar utama penghentian rekayasa lalu lintas tersebut.
“Evaluasi menunjukkan kondisi arus cukup landai dan terkendali,” kata Agus.
Atas evaluasi tersebut, Irjen Agus lantas berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hingga akhirnya diambil kesimpulan bahwa one way nasional dihentikan.
“Oleh sebab itu, tadi kami pukul 13.00 WIB melakukan sosialisasi, setelah sosialisasi kami melakukan sterilisasi, clear untuk arus normal,” tutur dia.
Dia juga menyebut terdapat kenaikan volume kendaraan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode mudik tahun lalu.
” Jadi, memang tahun ini cukup beda, karena kalau dibandingkan arus mudik pada tahun yang lalu, ada peningkatan yang cukup lumayan. Jadi, naik 4,62 persen, dari 258.000 menjadi 270 ribu kendaraan,” ungkapnya.
Meski one way nasional untuk arus mudik telah dihentikan, Korlantas Polri menyatakan tetap bersiaga menghadapi potensi lonjakan arus balik Lebaran dalam beberapa hari ke depan.
Sejumlah skema rekayasa lalu lintas, termasuk kemungkinan penerapan one way atau contraflow, akan kembali disiapkan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.
Dengan berakhirnya kebijakan one way nasional ini, diharapkan arus lalu lintas di Tol Trans Jawa tetap lancar dan aman hingga memasuki periode arus balik Lebaran 2026.




